<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Diamond Interest &#187; Utama</title>
	<atom:link href="http://www.diamondindonesia.co.id/category/utama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.diamondindonesia.co.id</link>
	<description>Sekadar sebuah weblog WordPress lainnya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 14:19:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Cara Mudah Mendapatkan Tiket Acara Distributor&#8217;s Gathering : Semarak Jalan-jalan ke Pulau Lombok 2010</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/09/cara-mudah-mendapatkan-tiket-acara-distributors-gathering-semarak-jalan-jalan-ke-pulau-lombok-2010/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/09/cara-mudah-mendapatkan-tiket-acara-distributors-gathering-semarak-jalan-jalan-ke-pulau-lombok-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 14:19:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Info Program Promo]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1793</guid>
		<description><![CDATA[
Dalam Rangka Ulang Tahun PT. Diamond Interest Indonesia yang ke-6, kami mengadakan Distributor&#8217;s Gathering &#8220;Semarak Jalan-jalan Ke Pulau Lombok 2010&#8243;, selama 4 hari 3 malam. Cara mengikutinya cukup mudah. Anda tinggal berbelanja Total sebanyak 3 (tiga) Paket, yang dapat dipilh dari 3 Pilihan Paket yang tersedia, yaitu : 


 Setelah Anda berbelanja total sebanyak 3 Paket, maka secara otomatis, Anda sudah mendapatkan Tiket Gathering &#8220;Semarak Jalan-jalan Ke Pulau Lombok 2010&#8243; (tidak termasuk Tiket Transportasi). Jika Anda berbelanja lebih dari 3 Paket, maka, Anda akan mendapatkan Subsidi Transpotasi sebesar Rp. 500.000 ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/09/Lombok_Express_kop-580.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1803" title="Lombok_Express_kop 580" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/09/Lombok_Express_kop-580.jpg" alt="Lombok_Express_kop 580" width="580" height="191" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana,Tahoma,sans-serif; font-size: 13px; text-align: justify;">Dalam Rangka Ulang Tahun <strong><span style="color: #008000;">PT. Diamond Interest Indonesia</span></strong> yang ke-6, kami mengadakan Distributor&#8217;s Gathering &#8220;Semarak Jalan-jalan Ke Pulau Lombok 2010&#8243;, selama 4 hari 3 malam. <br style="margin: 0px; padding: 0px;" />Cara mengikutinya cukup mudah. Anda tinggal berbelanja Total sebanyak 3 (tiga) Paket, yang dapat dipilh dari 3 Pilihan Paket yang tersedia, yaitu : </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana,Tahoma,sans-serif; font-size: 13px; text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=65" target="_blank"><img class="alignnone size-full wp-image-1800" title="Untitled-2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/09/Untitled-21.jpg" alt="Untitled-2" width="580" height="196" /></a><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana,Tahoma,sans-serif; font-size: 13px; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: medium;"> </span></strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/09/Lombok_Express_jpg_125.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1806" style="margin: 10px 20px;" title="Lombok_Express_jpg_125" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/09/Lombok_Express_jpg_125.jpg" alt="Lombok_Express_jpg_125" width="125" height="718" /></a>Setelah Anda berbelanja total sebanyak 3 Paket, maka secara otomatis, Anda sudah mendapatkan Tiket Gathering &#8220;Semarak Jalan-jalan Ke Pulau Lombok 2010&#8243; (tidak termasuk Tiket Transportasi). Jika Anda berbelanja lebih dari 3 Paket, maka, Anda akan mendapatkan Subsidi Transpotasi sebesar Rp. 500.000 (limaratus ribu rupiah) per Paket, dimulai dari Paket yang ke-4 dan seterusnya.<br style="margin: 0px; padding: 0px;" /><br style="margin: 0px; padding: 0px;" /><span style="color: #ff0000;"><strong>Bagi Anda yang belum menjadi Distributor</strong></span>, <strong>dengan berbelanja Paket ini akan terdaftar secara otomatis menjadi Distributor. Dengan demikian, pada pembelian </strong><strong>Paket yang kedua dan seterusnya, Anda berhak untuk mendapatkan Harga Distributor untuk semua Produk</strong> <span style="color: #008000;"><strong>PT. Diamond Interest Indonesia</strong></span>.<br style="margin: 0px; padding: 0px;" /><br style="margin: 0px; padding: 0px;" />Nah&#8230;Tunggu apalagi ? Segeralah berbelanja&#8230;. <br style="margin: 0px; padding: 0px;" />Raih Tiketnya serta Nikmati Hidup Sejahtera dan Sehat Alami bersama <span style="color: #008000;"><strong>PT. Diamond Interest Indonesia</strong></span>&#8230;</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana,Tahoma,sans-serif; font-size: 13px; text-align: justify;">Sampai Jumpa lagi untuk bersama-sama menikmati Indahnya Pulau Lombok&#8230;..</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana,Tahoma,sans-serif; font-size: 13px; text-align: justify;"><strong>Salam Sukses&#8230;!!!!</strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Klik di sini untuk Belanja :</p>
<ul>
<li><a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=61&amp;id=168" target="_blank"><span style="font-size: medium;"><strong><span style="font-family: Verdana,Tahoma,sans-serif; text-align: justify;">Paket Suplemen 1</span></strong></span></a></li>
<li><a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=61&amp;id=169" target="_blank"><span style="font-size: medium;"><strong><span style="font-family: Verdana,Tahoma,sans-serif; text-align: justify;">Paket Suplemen 2</span></strong></span></a></li>
<li><span style="font-family: Verdana,Tahoma,sans-serif; font-size: 13px; text-align: justify;"><a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=61&amp;id=170" target="_blank"><span style="font-size: medium;"><strong>Paket DI Grow</strong></span></a><br />
</span></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/09/cara-mudah-mendapatkan-tiket-acara-distributors-gathering-semarak-jalan-jalan-ke-pulau-lombok-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tengkorak Yang Bisa Berbicara</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/08/tengkorak-yang-bisa-berbicara/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/08/tengkorak-yang-bisa-berbicara/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 12:05:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1766</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, ada seorang pengembara yang berjalan menembus hutan belantara. Di tengah keheningan hutan rimba tiba-tiba dia dikejutkan oleh suara orang yang sedang berbicara. Dituntun oleh rasa penasaranya dia mulai mencari asal sumber suara tersebut. Dan… betapa terkejutnya sang pengembara tersebut karena mendapati beberapa tengkorak yang sedang berbicara di bawah pohon besar. Dengan dipenuhi rasa tak percaya dia berjalan mengendap-endap mendekati tengkorak tersebut dan memberanikan diri untuk bertanya. “ Wahai tengkorak, bagaimana engkau bisa sampai di tempat ini?”. Si tengkorak pun menjawab: “ Yang mebawa aku ke tempat ini adalah mulut ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/06/Bung-Haris.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1671" style="margin: 10px;" title="Bung Haris" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/06/Bung-Haris.jpg" alt="Bung Haris" width="272" height="186" /></a><span style="font-size: medium;"><strong>Alkisah, ada seorang pengembara yang berjalan menembus hutan belantara. Di tengah keheningan hutan rimba tiba-tiba dia dikejutkan oleh suara orang yang sedang berbicara. Dituntun oleh rasa penasaranya dia mulai mencari asal sumber suara tersebut.</strong></span> Dan… betapa terkejutnya sang pengembara tersebut karena mendapati beberapa tengkorak yang sedang berbicara di bawah pohon besar. Dengan dipenuhi rasa tak percaya dia berjalan mengendap-endap mendekati tengkorak tersebut dan memberanikan diri untuk bertanya. “ Wahai tengkorak, bagaimana engkau bisa sampai di tempat ini?”. Si tengkorak pun menjawab: “ Yang mebawa aku ke tempat ini adalah mulut yang banyak bicara”. Sang pengembara pun segera keluar dari hutan lalu bicara kepada semua orang yang ia temui bahwa ia telah melihat tengkorak yang bisa berbicara. Tentu semua orang tidak percaya kepadanya, tetapi dia terus banyak bicara soal tengkorak tersebut sampai suatu saat berita tersebut sampai di telinga sang raja. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/08/tengkorak.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1772" style="margin: 10px;" title="tengkorak" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/08/tengkorak.jpg" alt="tengkorak" width="400" height="267" /></a>Maka sang raja menyuruh prajuritnya untuk menemui dan mengundang sang pengembara untuk menghadap raja. Setelah tiba di istana sang pengembara terus berbicara soal tengkorak itu. “Baginda Raja, hamba telah bertemu dengan tengkorak yang bisa bicara, mungkin baginda bisa menanyakan kepada tengkorak itu tentang masa depan kerajaan ini dan lain sebagainya. Maka sang raja beserta pengawalnya mengajak sang pengembara segera masuk hutan untuk menemui tengkorak itu. Setibanya di  hutan sang pengembara dengan percaya diri langsung bertanya kepada tengkorak itu. “ Hai tengkorak bagaimana engkau bisa sampai di tempat ini?”. Sang raja dengan hati tak sabar menunggu jawaban dari tengkorak itu. Sampai beberapa kali sang pengembara bertanya tetapi tengkorak-tengkorak itu diam saja tidak menjawab sepatah katapun. Sang pengembara mulai ketakutan dan berkata: “ hai tengkorak saya datang bersama baginda raja, tolong tunjukkan rasa hormatmu kepada baginda, bagaimana engkau bisa sampai di tempat ini?”. Lagi-lagi tengkorak-tengkorak itu tetap membisu saja. Para pengawal mulai melihat ke arah sang pengembara itu dengan sorot mata yang tajam karena tahu bahwa sang raja telah diperdaya oleh sang pengembara. Sang rajapun mulai gusar dan memerintahkan kepada pengawal untuk menghukum pancung sang pengembara. Kepala sang pengembara dipenggal dan diletakkan di sebelah tengkorak-tengkorak tersebut. Setelah sang raja dan para pengawalnya pulang ke istana tiba-tiba tengkorak tersebut berbicara : <strong>“ Hai sang pengembara, bagaiman engkau sampai ditempat ini?”.</strong> Maka sang pengembara menjawab: “ Yang membawa aku sampai di tempat ini adalah mulut yang banyak bicara”.</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/08/talkingheads.jpg"></a><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/08/talkingheads.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1775 alignleft" style="margin: 10px;" title="talkingheads" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/08/talkingheads-150x150.jpg" alt="talkingheads" width="150" height="150" /></a><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/08/ear.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-1776" style="margin: 1px;" title="ear" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/08/ear-150x150.jpg" alt="ear" width="150" height="150" /></a>Banyak orang bisa <span style="color: #ff0000;">&#8216;<strong>berbicara</strong></span>&#8216;, namun sedikit yang mampu <span style="color: #ff0000;">“<strong>mendengarkan</strong>”</span>.  Tolong dicatat bahwa <span style="color: #ff0000;">“<strong>mendengarkan</strong>”</span> tidak sama dengan <span style="color: #ff0000;">“<strong>mendengar</strong>”</span>. Mungkin saja kita bisa mendengar suara radio tapi kita tidak menyimak apa saja yang dikatakan oleh si penyiarnya. Mungkin kita sering mendengar nyanyian tapi kita tidak tahu/hafal lirik lagunya. Saat mengemudi mobil kita bisa saja mendengar suara mesin mobil, suara klakson orang lain, suara orang mengamen dan sebaginya, tetapi kita tidak dengan sengaja untuk mendengarkan semua itu.  <span style="color: #ff0000;">“</span><strong><span style="color: #ff0000;">Mendengarkan”</span> </strong>adalah sebuah tindakan aktif dilakukan dengan sengaja dan dengan komitmen untuk memperhatikan apa yang didengarkan, untuk mengerti dan memahami lawan bicara.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify"> <br />
<span style="font-size: medium;"><strong>Banyak orang yang lebih suka didengarkan daripada mendengarkan.</strong></span></p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Padahal jika kita mau kembali ke hukum alam, seharusnya kita harus lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Bukankah Tuhan memberi kita dua telinga dan hanya satu mulut? Begitupun jika kita amati pada bayi yang baru lahir. Indra pendengaran lebih dulu berfungsi daripada indra bicara. Tetapi mengapa <span style="color: #ff0000;">“<strong>mendengarkan</strong>”</span> lebih sulit daripada “berbicara”?.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Orang yang merasa dirinya paling pintar, paling tahu, palin benar, biasanya sulit untuk mendengarkan pendapat orang lain. Sebenarnya, tanpa kemampuan mendengarkan yang baik, biasanya akan muncul banyak masalah, kesalahpahaman, bahkan pertengkaran. Dan sesungguhnya, <strong><span style="color: #ff0000;">“mendengarkan”</span></strong> merupakan bagian esensial yang menentukan dari sebuah komunikasi efektif. Para CEO yang sukses ternyata mereka adalah seorang pendengar yang baik. Tidak seperti konsep sepuluh tahun yang lalu, bahwa seorang marketing yang hebat adalah seorang yang pandai bicara. Tetapi konsep masa kini, seorang marketing yang handal adalah seorang yang “jago” mendengarkan, bukan seorang yang pandai bicara.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Jika kita mau mulai mendengarkan orang lain, maka kita akan mendapat banyak manfaat, bahkan  kita dapat banyak belajar dari mendengarkan orang lain. Sesungguhnya; <strong><span style="color: #ff0000;">“S<em>ebodoh atau sejelek apapun seseorang itu pasti ada sisi positifnya yang tidak kita miliki ”.</em></span> </strong>Seorang yang memiliki kemampuan mendengarkan yang baik mampu menggali dan mengambil sisi postif dari diri orang lain dan dapat membangun sebuah hubungan yang harmonis dan kuat. Jika kita mau mendengarkan dengan baik, maka orang-orang akan simpati kepada kita, orang-orang akan menghargai dan menghormati kita. Hal ini akan menuntun kita kepada keadaan yang lebih baik, lebih sukses dan lebih nikmat.</p>
<p style="text-align: justify;">Mitra DII yang saya hormati, pesan moral dari kisah di atas adalah: <strong><em>“<span style="color: #ff0000;"> Semakin banyak mendengarkan semakin banyak ilmu yang kita dapatkan, semakin banyak bicara semakin banyak kemungkinan kesalahan yang kita lakukan”</span></em>.</strong> Jadi <em>&#8220;Teman&#8230; Mendengarlah dengan sabar dan sepenuh hati, maka kita akan menemukan banyak hikmah dan nasihat di dalamnya, berbicaralah pada masalah yang tepat, waktu yang tepat, tempat yang tepat, dan pada orang yang tepat. </em></p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify"><span style="font-size: medium;"><strong>Mitra DII yang saya cintai, <em><span style="color: #000066;"><span style="color: #ff0000;">“Jika anda ingin menjadi lebih baik, lebih sukses dan lebih nikmat, <span style="color: #000080;">dengarkanlah</span> pimipinan anda, <span style="color: #000080;">dengarkanlah</span> bawahan anda, <span style="color: #000080;">dengarkanlah</span> kolega anda, <span style="color: #000080;">dengarkanlah</span> Upline anda, <span style="color: #000080;">dengarkanlah</span> Downline anda, <span style="color: #000080;">dengarkanlah</span> teman anda, bahkan <span style="color: #000080;">dengarkanlah</span> “musuh” (kompetitor) anda”</span>.</span> </em>Salam Dahsyat…!</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: medium;"><strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/08/6a00d83452068c69e200e55176182b8833-800wi1.jpg"><img class="size-full wp-image-1790 aligncenter" title="Businessman" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/08/6a00d83452068c69e200e55176182b8833-800wi1.jpg" alt="Businessman" width="557" height="356" /></a></strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/08/tengkorak-yang-bisa-berbicara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SEMINAR SEHARI dengan Tema : Pupuk Organik Untuk Meningkatkan Hasil Panen Dalam Rangka Menyongsong Era INDONESIA GO ORGANIC 2014</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/07/seminar-sehari-dengan-tema-pupuk-organik-untuk-meningkatkan-hasil-panen-dalam-rangka-menyongsong-era-indonesia-go-organic-2014/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/07/seminar-sehari-dengan-tema-pupuk-organik-untuk-meningkatkan-hasil-panen-dalam-rangka-menyongsong-era-indonesia-go-organic-2014/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 22:53:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Jadwal Kegiatan Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1757</guid>
		<description><![CDATA[
Salam Sejahtera Petani Indonesia….!
Bagi   Anda yang berdomisili di Bandung dan sekitarnya, JANGAN LEWATKAN   kesempatan untuk mengikuti SEMINAR GRATIS tentang PUPUK ORGANIK yang   diselenggarakan di 2 (dua) tempat, yaitu : 















Tempat SEMINAR 1


 


 


 


 


 


 




Stokist PT. Diamond Interest   Indonesia DII  


 


 


 


 




Ruko Taman Kopo Indah III Blok F-25 Kopo Sayati Bandung


 


 




Hari


:


Sabtu &#38; Minggu


 


 


 


 


 


 




Tanggal


:


31 Juli 2010 &#38; 1 Agustus 2010 


 


 


 


 




Jam


:


Seminar Sesi Pertama


:


pk. 10.00


-


12.00


WIB


 ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/07/Seminar-Bandung.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1753" style="margin: 10px;" title="Seminar Bandung" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/07/Seminar-Bandung.jpg" alt="Seminar Bandung" width="566" height="426" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: small;"><strong>Salam Sejahtera Petani Indonesia….!</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: small;"><strong>Bagi   Anda yang berdomisili di Bandung dan sekitarnya, JANGAN LEWATKAN   kesempatan untuk mengikuti SEMINAR GRATIS tentang PUPUK ORGANIK yang   diselenggarakan di 2 (dua) tempat, yaitu : </strong></span></p>
<table style="border-collapse: collapse; width: 470px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<colgroup>
<col style="width: 54pt;" width="72"></col>
<col style="width: 17pt;" width="22"></col>
<col style="width: 109pt;" width="146"></col>
<col style="width: 17pt;" width="22"></col>
<col style="width: 50pt;" width="66"></col>
<col style="width: 17pt;" width="22"></col>
<col style="width: 35pt;" width="47"></col>
<col style="width: 29pt;" width="39"></col>
<col style="width: 25pt;" width="33"></col>
</colgroup>
<tbody>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 180pt;" colspan="3" width="240" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: red; font-weight: bold; font-style: normal;">Tempat SEMINAR 1</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 246pt;" colspan="5" width="328" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Stokist </span><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #006600; font-weight: bold; font-style: italic;">PT. Diamond Interest   Indonesia DII</span><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #006600; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 298pt;" colspan="7" width="398" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Ruko Taman Kopo Indah III Blok F-25 Kopo Sayati Bandung</span></strong></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Hari</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">:</span></strong></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 109pt;" width="146">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Sabtu &amp; Minggu</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Tanggal</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">:</span></strong></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 176pt;" colspan="3" width="234">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">31 Juli 2010 &amp; 1 Agustus 2010 </span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Jam</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">:</span></strong></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 109pt;" width="146">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Seminar Sesi Pertama</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">:</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">pk. 10.00</span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">-</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">12.00</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">WIB</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td class="oa1" style="width: 109pt;" width="146">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Seminar Sesi Kedua</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">:</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">pk. 13.30</span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">-</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">15.30</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">WIB</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td class="oa1" style="width: 109pt;" width="146">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td class="oa1" style="width: 109pt;" width="146">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 180pt;" colspan="3" width="240" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: red; font-weight: bold; font-style: normal;">Tempat SEMINAR 2</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 246pt;" colspan="5" width="328" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Mobile Agent </span><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #006600; font-weight: bold; font-style: italic;">PT. Diamond Interest Indonesia DII</span><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #006600; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 298pt;" colspan="7" width="398" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Jl Tangkuban Prahu No.32 Lembang Kab Bandung Barat</span></strong></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Hari</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">:</span></strong></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 109pt;" width="146">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Sabtu &amp; Minggu</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Tanggal</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">:</span></strong></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 176pt;" colspan="3" width="234">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">31 Juli 2010 &amp; 1 Agustus 2010 </span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Jam</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">:</span></strong></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 109pt;" width="146">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Seminar Sesi Pertama</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">:</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">pk. 10.00</span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">-</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">12.00</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">WIB</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td class="oa1" style="width: 109pt;" width="146">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">Seminar Sesi Kedua</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">:</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">pk. 13.30</span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">-</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">15.30</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;">WIB</span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td class="oa1" style="width: 109pt;" width="146">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 298pt;" colspan="7" width="398" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #002060; font-weight: bold; font-style: normal;">Untuk Keterangan Lebih Lanjut, Silahkan menghubungi : </span></strong></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #002060; font-weight: bold; font-style: normal;">Chandra </span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #002060; font-weight: bold; font-style: normal;">:</span></strong></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 109pt;" width="146">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #002060; font-weight: bold; font-style: normal;">08568468426</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #002060; font-weight: bold; font-style: normal;">Dadang R</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #002060; font-weight: bold; font-style: normal;">:</span></strong></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 109pt;" width="146">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #002060; font-weight: bold; font-style: normal;">0811246232</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 15.24pt;" height="20">
<td class="oa1" style="height: 15.24pt; width: 54pt;" width="72" height="20">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #002060; font-weight: bold; font-style: normal;">Frangky </span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #002060; font-weight: bold; font-style: normal;">:</span></strong></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 109pt;" width="146">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: #002060; font-weight: bold; font-style: normal;">02291145657</span></strong></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 50pt;" width="66">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa3" style="width: 17pt;" width="22">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 35pt;" width="47">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 29pt;" width="39">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
<td class="oa1" style="width: 25pt;" width="33">
<p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed; vertical-align: bottom;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Cambria; color: black; font-weight: bold; font-style: normal;"> </span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;">
<table style="width: 839px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<colgroup>
<col style="width: 104pt;" width="138"></col>
<col style="width: 32pt;" width="43"></col>
<col style="width: 210pt;" width="280"></col>
<col style="width: 32pt;" width="43"></col>
<col style="width: 95pt;" width="127"></col>
<col style="width: 32pt;" width="43"></col>
<col style="width: 68pt;" width="90"></col>
<col style="width: 56pt;" width="75"></col>
</colgroup>
<tbody>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl65" style="height: 29.25pt; width: 346pt;" colspan="3" width="461" height="39">Tempat SEMINAR 1</td>
<td class="xl67" style="width: 32pt;" width="43"></td>
<td class="xl68" style="width: 95pt;" width="127"></td>
<td class="xl67" style="width: 32pt;" width="43"></td>
<td class="xl68" style="width: 68pt;" width="90"></td>
<td class="xl68" style="width: 56pt;" width="75"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" colspan="5" height="39">Stokist   <span class="font5">PT. Diamond Interest Indonesia DII</span><span class="font6"> </span></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" colspan="7" height="39">Ruko   Taman Kopo Indah III Blok F-25 Kopo Sayati Bandung</td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" height="39">Hari</td>
<td class="xl67">:</td>
<td class="xl68">Sabtu &amp; Minggu</td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" height="39">Tanggal</td>
<td class="xl67">:</td>
<td class="xl68" colspan="3">31 Juli 2010 &amp; 1   Agustus 2010</td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" height="39">Jam</td>
<td class="xl67">:</td>
<td class="xl68">Seminar Sesi Pertama</td>
<td class="xl67">:</td>
<td class="xl68">pk. 10.00</td>
<td class="xl67">-</td>
<td class="xl68">12.00</td>
<td class="xl68">WIB</td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" height="39"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68">Seminar Sesi Kedua</td>
<td class="xl67">:</td>
<td class="xl68">pk. 13.00</td>
<td class="xl67">-</td>
<td class="xl68">15.00</td>
<td class="xl68">WIB</td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" height="39"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" height="39"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl65" style="height: 29.25pt;" colspan="3" height="39">Tempat   SEMINAR 2</td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" colspan="5" height="39">Mobile   Agent <span class="font5">PT. Diamond   Interest Indonesia DII</span><span class="font6"> </span></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" colspan="7" height="39">Jl   Tangkuban Prahu No.32 lembang Kab Bandung Barat</td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" height="39">Hari</td>
<td class="xl67">:</td>
<td class="xl68">Sabtu &amp; Minggu</td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" height="39">Tanggal</td>
<td class="xl67">:</td>
<td class="xl68" colspan="3">31 Juli 2010 &amp; 1   Agustus 2010</td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" height="39">Jam</td>
<td class="xl67">:</td>
<td class="xl68">Seminar Sesi Pertama</td>
<td class="xl67">:</td>
<td class="xl68">pk. 10.00</td>
<td class="xl67">-</td>
<td class="xl68">12.00</td>
<td class="xl68">WIB</td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" height="39"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68">Seminar Sesi Kedua</td>
<td class="xl67">:</td>
<td class="xl68">pk. 13.00</td>
<td class="xl67">-</td>
<td class="xl68">15.00</td>
<td class="xl68">WIB</td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl68" style="height: 29.25pt;" height="39"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl69" style="height: 29.25pt;" colspan="7" height="39">Untuk   Keterangan Lebih Lanjut, Silahkan menghubungi :</td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl69" style="height: 29.25pt;" height="39">Chandra</td>
<td class="xl70">:</td>
<td class="xl69">08568468426</td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl69" style="height: 29.25pt;" height="39">Dadang R</td>
<td class="xl70">:</td>
<td class="xl69">0811246232</td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
<tr style="height: 29.25pt;" height="39">
<td class="xl69" style="height: 29.25pt;" height="39">Frangky</td>
<td class="xl70">:</td>
<td class="xl69">02291145657</td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl67"></td>
<td class="xl68"></td>
<td class="xl68"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/07/seminar-sehari-dengan-tema-pupuk-organik-untuk-meningkatkan-hasil-panen-dalam-rangka-menyongsong-era-indonesia-go-organic-2014/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semua Orang, Pintar Marah</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/06/semua-orang-pintar-marah/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/06/semua-orang-pintar-marah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 12:39:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1672</guid>
		<description><![CDATA[Aristoteles di dalam bukunya The Nicomachean Ethics pernah mengatakan : 
&#8220;Siapapun bisa marah. Bahkan pintar marah. Marah itu mudah. Tetapi, marah dengan cara yang tepat pada orang yang tepat, dengan kadar yang tepat, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan, bukanlah hal mudah.&#8221; (tetapi bisa kita pelajari)
Kemampuan menguasai emosi, seringkali kali dianggap remeh. Padahal, kecerdasan otak saja tidak cukup menghantarkan seseorang mencapai kesuksesan. Justru, pengendalian emosi yang baik  menjadi faktor penentu kesuksesan hidup seseorang. Kecerdasan emosi adalah sebuah gambaran mental dari seseorang yang cerdas dalam menganalisa, menyiasati dan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/06/Bung-Haris.jpg"><img class="size-full wp-image-1671 alignleft" style="margin: 10px;" title="Bung Haris" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/06/Bung-Haris.jpg" alt="Bung Haris" width="272" height="186" /></a><span style="font-size: medium;">Aristoteles di dalam bukunya <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nicomachean_Ethics" target="_blank"><strong>The Nicomachean Ethics</strong></a> pernah mengatakan : </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;"><strong>&#8220;Siapapun bisa marah. Bahkan pintar marah. Marah itu mudah. Tetapi, marah dengan cara yang tepat pada orang yang tepat, dengan kadar yang tepat, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan, bukanlah hal mudah.&#8221;</strong> (<em>tetapi bisa kita pelajari</em>)</span></p>
<p style="text-align: justify;">Kemampuan menguasai emosi, seringkali kali dianggap remeh. Padahal, kecerdasan otak saja tidak cukup menghantarkan seseorang mencapai kesuksesan. Justru, pengendalian emosi yang baik  menjadi faktor penentu kesuksesan hidup seseorang. Kecerdasan emosi adalah sebuah gambaran mental dari seseorang yang cerdas dalam menganalisa, menyiasati dan menyelesaikan masalah, mulai dari yang ringan hingga kompleks. Orang yang memiliki kecerdasan emosi bisa memahami orang lain dengan lebih baik dan membuat Keputusan dengan bijak. Ia pun tahu tujuan hidupnya, dan akan bertanggung jawab dalam segala hal yang terjadi dalam hidupnya sebagai bukti tingginya kecerdasan emosi yang dimilikinya.<span style="font-size: medium;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/06/Angry-man-001.jpg"><img class="size-full wp-image-1679 alignright" style="margin: 10px;" title="Angry-man-001" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/06/Angry-man-001.jpg" alt="Angry-man-001" width="197" height="118" /></a></span></p>
<p style="text-align: justify;">Di tahun 1990, Kecerdasan Emosi (yang juga dikenal dengan sebutan &#8220;EQ&#8221;), dikenalkan melalui pasar dunia. Kemampuan seseorang untuk mengendalikan dan menggunakan emosi secara tepat dalam setiap bentuk interaksi lebih dibutuhkan daripada kecerdasan otak (IQ) seseorang. Kecerdasan emosi bisa mengubah segala rintangan menjadi sebuah kesempatan, mengubah keterbatasan menjadi hal yang luar biasa&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/06/lens11146291_1274549565Donald_Trump_The_Art_Of_T.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1687" style="margin: 10px;" title="lens11146291_1274549565Donald_Trump_The_Art_Of_T" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/06/lens11146291_1274549565Donald_Trump_The_Art_Of_T.jpg" alt="lens11146291_1274549565Donald_Trump_The_Art_Of_T" width="250" height="363" /></a>Seorang miliuner kaya di Amerika Serikat, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Donald_Trump" target="_blank"><strong>Donald Trump</strong></a>, adalah contoh apik dalam hal ini. Di tahun 1980 hingga 1990, Trump dikenal sebagai pengusaha real estate yang cukup sukses, dengan kekayaan pribadi yang diperkirakan sebesar satu miliar US dollar. Dua buku berhasil ditulis pada puncak karirnya, yaitu &#8220;The Art of The Deal dan Surviving at the Top&#8221;. Namun jalan yang dilalui Trump tidak selalu mulus&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin anda masih ingat depresi yang melanda dunia di akhir tahun 1990? Pada saat itu harga saham properti anjlok dengan tajam. Hingga dalam waktu semalam, kehidupan Trump menjadi sangat berkebalikan. Dia harus menanggung hutang sebesar 900 juta US Dollar! Bahkan Bank Dunia sudah memprediksi kebangkrutannya. Beberapa temannya yang mengalami nasib serupa berpikir bahwa inilah akhir kehidupan mereka, hingga benar-benar mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Di sini kecerdasan emosi Trump benar-benar diuji. Bagaimana tidak, ketika ia mengharap simpati dari mantan istrinya, ia justru diminta memberikan semua harta yang tersisa sebagai ganti rugi perceraian mereka. Orang-orang yang dianggap sebagai teman dekatnya pun pergi meninggalkannya begitu saja. Sebenarnya situasi saat itu adalah alasan yang sangat kuat bagi Trump untuk putus asa dan menyerah pada hidup. Namun dia tidak memilih untuk melakukan hal itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa yang terjadi selanjutnya ?</p>
<p style="text-align: justify;">Fantastis, enam bulan kemudian Trump sudah berhasil membuat kesepakatan terbesar dalam sejarah bisnisnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tiga tahun berikutnya, Trump mampu mendapat keuntungan sebesar US$3 Milliar. Ia pun berhasil menulis kembali buku terbarunya yang diberi judul <a href="http://www.squidoo.com/donald-trump-the-art-of-the-comeback" target="_blank"><strong>&#8220;The Art of The Comeback&#8221;</strong></a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam bukunya ini Trump bercerita bagaimana kebangkrutan yang menimpanya justru menjadikannya lebih berani, kuat dan bijaksana daripada sebelumnya.Bahkan ia berpikir, jika saja musibah itu tidak terjadi, maka ia tidak akan pernah tahu siapa teman sejatinya dan tidak akan menjadikannya lebih kaya dari yang sebelumnya. Luar biasa bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Kecerdasan Emosi tidak sama halnya seperti kecerdasan otak atau IQ, kecerdasan emosi hadir kepada setiap orang dan bisa dilatih dan dikembangkan. Kecerdasan Emosi memberikan keteguhan untuk bangkit dari keterpurukan, juga mendatangkan kekuatan pada seseorang untuk berani menghadapi ketakutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi pesan moralnya adalah:<br />
<span style="color: #ff0000;"><span style="font-size: medium;"><strong>Kuasailah kecerdasan emosi anda ! kendalikan emosi anda! Jangan menumbar kemarahan yang tidak perlu, marahlah dengan cerdas (tepat). Karena mengendalikan emosi merupakan salah satu faktor penting yang bisa mengantar anda menuju gemilangnya kehidupan.</strong></span></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dengan anda keluarga besar DII ?<br />
Semoga tulisan ini bisa memberikan inspirasi bagi kita semua.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/06/semua-orang-pintar-marah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Kedahsyatan Ganoderma Lucidum Untuk Berbagai Macam Masalah Penyakit</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/06/rahasia-kedahsyatan-ganoderma-lucidum-untuk-berbagai-macam-masalah-penyakit/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/06/rahasia-kedahsyatan-ganoderma-lucidum-untuk-berbagai-macam-masalah-penyakit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 10:32:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Info Product Knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1611</guid>
		<description><![CDATA[ 
Oleh : dr. Imelda Margaretha
PENDAHULUAN
Ganoderma lucidum atau dikenal dengan sebutan “Gano” adalah sejenis jamur di Cina yang dikenal sebagai Ling Zhi, di Jepang disebut Reishi. Ganoderma termasuk di dalam kelompok Polyporaceae, keluarga Jamur – Reishi dan sejumlah senyawa yang ada di dalamnya juga terdapat di dalam jamur lain. Ganoderma tumbuh di lingkungan yang hangat dan lembab pada suhu antara 26 celcius – 27 celcius, oleh karena itu Ganoderma tumbuh dengan subur dihutan-hutan di Malaysia.
Dalam sejarah pengobatan Cina dan Jepang, Ganoderma telah digunakan sejak ribuan tahun untuk pengobatan penyakit-penyakit kronis/degeneratif ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;"><span style="font-size: medium;"> </span><span style="font-size: medium;"><strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/09/imel-239x3001.jpg"><img class="size-full wp-image-83 alignleft" style="margin: 10px;" title="imel-239x300" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/09/imel-239x3001.jpg" alt="imel-239x300" width="177" height="222" /></a><br />
</strong></span><span style="font-size: small;"><strong>Oleh : dr. Imelda Margaretha</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;"><span style="color: #ff0000;">PENDAHULUAN</span></span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ganoderma lucidum atau dikenal dengan sebutan “Gano” adalah sejenis jamur di Cina yang dikenal sebagai Ling Zhi, di Jepang disebut Reishi. Ganoderma termasuk di dalam kelompok Polyporaceae, keluarga Jamur – Reishi dan sejumlah senyawa yang ada di dalamnya juga terdapat di dalam jamur lain. Ganoderma tumbuh di lingkungan yang hangat dan lembab pada suhu antara 26 celcius – 27 celcius, oleh karena itu Ganoderma tumbuh dengan subur dihutan-hutan di Malaysia.<br />
Dalam sejarah pengobatan Cina dan Jepang, Ganoderma telah digunakan sejak ribuan tahun untuk pengobatan penyakit-penyakit kronis/degeneratif dengan hasil yang cukup memuaskan, selain itu juga mengimbangkan seluruh (9) sistem organ tubuh yang menjuruskan pada satu kesehatan yang optimal dan menyeluruh. Pencegahan dan perawatan kesehatan seutuhnya termasuk sebagai antivirus dan anti kanker merupakan masa depan yang cerah. Ganoderma lucidum membantu mengatur kerja serta metabolisme seluruh organ tubuh agar dapat berfungsi seoptimal mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;"><object width="590" height="484"><param name="movie" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayerd.swf?doc=bukuganonew-100518222734-phpapp01&rel=0"/><param name="allowFullScreen" value="true"/><param name="allowScriptAccess" value="always"/><embed src="http://static.slideshare.net/swf/ssplayerd.swf?doc=bukuganonew-100518222734-phpapp01&rel=0"  type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="590" height="484"></embed></object><!-- ysttest:Array
(
    [id] => 4147045&amp;doc=bukuganonew-100518222734-phpapp01&amp;type=d
)
--><br />
<span style="font-size: small;"><em>Dapatkan <span style="color: #000080;"><strong>E-Book Rahasia Kedahsyatan Ganoderma Lucidum</strong></span> dengan cara <a href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/06/Buku-Gano.pdf" target="_blank"><strong>Klik Di Sini</strong></a></em></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><span style="font-size: large;"><strong>Manfaat dan Khasiatnya</strong></span></span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Mengatur dan melindungi sistem imunitas serta menghalau infeksi virus.</li>
<li>Melindungi dan mencegah terjadinya tumor – kanker.</li>
<li>Melindungi dan menguatkan hati dari berbagai racun yang merusakkan, serta menstabilkan fungsi penetralan racun (detoksifikasi).</li>
<li>Memulihkan penyakit jantung.</li>
<li>Melindungi dan mencegah jantung dari berbagai penyakit.</li>
<li>Melambatkan proses penuaan.</li>
<li>Mengatasi sulit tidur.</li>
<li>Menurunkan resiko terkena tekanan darah tinggi.</li>
<li>Mengobati kencing manis (diabetes mellitus).</li>
<li>Memulihkan penyakit radang saluran napas (bronchitis kronis dan asthma).</li>
<li>Mengatasi kelelahan.</li>
<li> Digunakan sebagai bahan kosmetika juga untuk mengatasi berbagai kelainan kulit.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><span style="font-size: large;"><strong>Penyakit Kanker</strong></span></span></p>
<p style="text-align: justify;">Ganoderma ditujukan untuk pengobatan penyakit Kanker karena memiliki kemampuan membersihkan berbagai racun tubuh (detosifikasi) dan membantu meningkatkan serta menguatkan sistem kekebalan/imunitas tubuh secara umum. Membantu hati untuk menetralkan berbagai racun yang memang sudah menjadi tugas hati, secara tidak langsung meningkatkan kemampuan kerja hati dengan cara menguatkan dan memperbaiki kerusakkan sel-sel hati dimana hal ini menjadi penting artinya bagi kebanyakan penderita kanker hati dan juga kanker lainnya.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Senyawa anti-kanker yang ditunjukkan oleh Ganoderma adalah senyawa polisakharida dan Germanium oksida. Pecahan senyawa polisakharida dari Gano memiliki dampak besar terhadap kekhasiatan anti kanker.</li>
<li>Ganoderma dapat digunakan sebagai makanan kesehatan/suplemen, selama pengobatan kanker menggunakan kemoterapi (memakai obat-obatan) atau radioterapi (memakai sinar-x) guna menurunkan resiko dampak efek samping dari pengobatan tersebut seperti kelelahan, hilangnya nafsu makan, kebotakan, berbagai penekanan terhadap aktifitas sumsum tulang serta resiko tinggi terhadap terjadinya infeksi.</li>
<li>Pada berbagai kasus terminal (stadium akhir penyakit kanker) Gano mampu memperpanjang harapan hidup dan meningkatkan kualitas hidupnya.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #ff0000;"><span style="font-size: medium;">Cara Ganoderma menghadapi penyakit kanker sebagai berikut :</span></span></strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Meningkatkan dan membantu mengatur sistem endokrin (penghasil hormon) serta kekebalan tubuh untuk menghambat timbulnya sel kanker, sehubungan dengan beredarnya radikal bebas yang berbahaya bagi kesehatan.</li>
<li>Menghambat pembentukan DNA (faktor pembentukan) sel kanker, merusak aktifitas enzim sel-sel kanker dan dilain pihak merangsang dan meningkatkan keberadaan/pembentukan sel-sel normal tubuh serta mengaktifkan sel pemakan yang dimotori oleh sel T dan B limfosit, yang berguna untuk membatasi penyebaran dan pertumbuhan sel kanker.</li>
<li>Menurunkan efek racun, resiko efek samping dan mengurangi rasa nyeri selama pemberian obat-obatan anti kanker (kemoterapi) dan atau selama dilakukan pengobatan penyinaran (menggunakan sinar-x).</li>
<li>Meningkatkan kemampuan detoksifikasi (pembersihan racun tubuh) organ hati, dengan cara meningkatkan fungsi sel hati dan merangsang perbaikan sel hati yang rusak.</li>
<li>Membantu menghilangkan penumpukan cairan di dalam rongga perut akibat bendungan di dalam hati (asites), meningkatkan nafsu makan dan menurunkan rasa nyeri hebat pada kanker stadium lanjut.</li>
<li>Gano efektif diberikan sekalipun penderita mengalami penyakit ginjal.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><span style="color: #ff0000;"><strong>Penyakit Alzeimer</strong></span></span></p>
<p style="text-align: justify;">Merupakan penyakit degenerasi otak yang mengenai bagian sel-sel otak besar. Penyakit ini akan mengakibatkan menurunnya kemampuan otak mengatur gerakan, kemampuan nalar dan ingatan seseorang. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa tidak ada satu cara pengobatan yang dapat menyembuhkan, kalau ada mungkin hanya memperlambat jalannya penyakit selama 40 minggu saja dari seluruh waktu penderitaannya. Penemuan penyakit ini dilandasi pada penemuan adanya penumpukkan amyloid B-peptide (penyebab timbulnya peradangan) yaitu bagian dari petunjuk terjadinya degenerasi sel saraf. Hal ini merupakan juga salah satu penyebab (dugaan sementara) pemakaian yang berlebihan dari obat anti radang golongan kortikosteroid.<br />
Dari laporan peninggalan abad ke 3-4 (Shen Nong Ben Cao Jing edisi 1, sekitar tahun 456 – 536) disebutkan kalau Ganoderma lucidum mempunyai efek anti radang. Percobaan yang dilakukan pada tikus yang diberi Gano, menunjukkan bukti bahwa khasiat ini betul ada. Dengan dasar inilah lalu diadakan sederet penelitian untuk membuktikan “bahwa anggapan terjadinya peradangan otak pada usia lanjut yang menimbulkan kepikunan dapat diatasi”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;"><span style="color: #ff0000;">Penyakit Jantung</span></span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">“Aspirin” telah ditemukan dan digunakan, merupakan senyawa yang dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Aspirin memiliki khasiat anti radang yang kemudian dikaitkan dengan kelainan jantung yang terjadi akibat peradangan. Hal tersebut di atas didasari adanya penemuan meningkatnya kadar C-reactive protein di dalam plasma darah yang memicu terjadinya proses peradangan sistem pembuluh darah dan jantung.<br />
Penelitian Ganoderma lucidum terhadap masalah tersebut, menunjukkan bahwa kemampuan Gano membatasi peningkatan kadar C-reactive protein, secara tidak langsung menurunkan resiko terjadinya kelainan jantung. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa “Aspirin dapat dengan aman digantikan oleh Gano yang memiliki dampak efek samping yang jauh lebih kecil dan lebih aman dalam penggunaan jangka waktu yang panjang”. Hal ini telah dipromosikan juga oleh “the Ganoderma International Research Institute” di New York, Amerika Serikat di tahun 1993.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong><span style="color: #ff0000;">Berbagai Penelitian terhadap Anti Radang</span></strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Uji coba pada mencit dilakukan oleh Stavinovah dkk. (1991, 1996) menghasilkan kesimpulan bahwa Ganoderma lucidum merupakan senyawa kuat anti radang.<br />
Kandungan aktif Gano yang terdiri dari carrageenan, croton oil dan ekstrak ethyl acetate kesemuanya merupakan anti radang. Senyawa yang diekstrak tersebut memiliki keampuhan anti radang yang setara dengan hidrokortison, tetapi tidak menunjukkan efek samping seperti yang ditunjukkan senyawa kortikosteroid pada umumnya. Selain itu tidak mengganggu lambung seperti obat anti radang non-steroid seperti golongan aspirin.<br />
Gano merupakan anti radang yang cukup kuat, tanpa menimbulkan efek samping sekalipun dikonsumsi jangka panjang, dan dijamin dapat menjadi pencegah sakit yang disebabkan oleh berbagai peradangan. Efek anti radang yang dimiliki Gano juga menempatkan dirinya sebagai salah satu obat alternatif penyembuh berbagai nyeri sendi yang disebabkan oleh radang.<br />
Satu penelitian ekologi yang dilakukan di sepanjang sungai Savannah di negara bagian Carolina selatan oleh Chen dkk (1993) telah mengidentifikasi Gaonderma sebagai satu bentuk spora yang menyatu pada kayu pohon oak. Lebih jauh lagi Chenard Hu (1994) melaporkan bahwa ditemukannya 3 bagian penting yaitu monokaryon, badan buah dan akar, yang kemudian temuan ini dipresentasikan di Organotech of  San Antonio, Amerika Serikat.<br />
Di tahun yang sama Chang (1994) di Sloan-Kettering Cancer Center melaporkan bahwa penggunaan Ganoderma harusnya diteliti lebih lanjut, mengingat bahwa : Penggunaan Gano di dalam pengobatan kanker dapat ditujukan untuk :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Menurunkan resiko efek samping pengobatan menggunakan obat anti kanker dan penyinaran.</li>
<li>Memperpanjang usia harapan hidup penderita kanker, dan menghambat terjadinya penyebaran sel kanker.</li>
<li>Meningkatkan kualitas hidup penderita kanker dan</li>
<li>Mencegah terjadinya kemungkinan kekambuhan penyakit kanker.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Chang dkk (1993) dalam penelitiannya yang cukup menarik perhatian, mengungkapkan besarnya dosis pemberian Gano berdasarkan data yang kemudian menjadi dasar perhitungan kebutuhan anjuran dosis yang perlu dikonsumsi sebagai berikut :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Daun kering Ganoderma 0.5 gr – 1 gr per hari untuk perawatan kesehatan dan pencegahan penyakit.</li>
<li>2 gr – 5 gr per hari bila ditemukan kelelahan, stress penyakit otoimun atau berbagai penyakit kronis lainnya.</li>
<li>5 gr – 10 gr per hari untuk pengobatan penyakit berat.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Hasil daripada perhatian terhadap manfaat Gano inilah kemudian mulai dilakukan berbagai penelitian di Amerika Serikat, terutama manfaatnya terhadap penyakit Alzheimer yang konon merupakan penyebab kematian ke 4 di negara Amerika Serikat tersebut dan juga berbagai penelitian manfaat Gano terhadap berbagai penyakit jantung yang juga merupakan penyebab kematian ke 2 disana. Hasil penelitian membuahkan beberapa pendapat yang berdasar, dan ini membuka wawasan baru di dalam pengetahuan dunia kedokteran barat khususnya, dimana Gano dinyatakan sebagai :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pencegah kepikunan pada usia lanjut.</li>
<li>Merupakan anti-radang yang aman dan cukup bermakna.</li>
<li>Radang sendi merupakan pemicu terjadinya penyakit Alzheimer.</li>
<li>Timbulnya Alzheimer dianggap sebagai akibat dari penggunaan jangka panjang obat anti radang jenis kortikosteroid.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><span style="color: #ff0000;"><strong>Penyakit Acquired Immune Deficiency Sydrome (AIDS)</strong></span></span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Dilaporkan untuk pertama kali pada tahun 1981, dan telah menyebar secara luas ke seluruh dunia.</li>
<li>Pada akhir tahun 1996, WHO mencatat jumlah AIDS sebanyak kira-kira 11 juta kasus.</li>
<li>Sebagai tambahan perlu diketahui bahwa setidaknya 23 milyar penduduk dunia akan hidup bersama dengan penderita – kasus AIDS, dan itu berarti bahwa juga akan hidup bersama dengan virus HIV, penyebab AIDS. Sedikitnya 92.6% berasal dari negara berkembang seperti Afrika, Asia dan Amerika Latin.</li>
<li>AIDS menyebabkan menurunnya dan rusaknya sistem kekebalan-imunitas tubuh (CD4 dan T-lmphosit) yang kemudian akan terjadi infeksi dari berbagai kuman penyakit lainnya tanpa batas.</li>
<li>Virus penyebab AIDS adalah dari golongan retrovirus. Tentunya obatnya yang dibutuhkan adalah obat “Antiretroviral”.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><span style="font-size: large;"><strong> </strong></span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><span style="font-size: large;"><strong>Kandungan Gano yang terdiri dari :</strong></span></span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Terpenoid.</li>
<li>Senyawa Polisakharida (termasuk beta-D-glucan)</li>
<li>Berbagai Protein Kompleks lainnya.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Memiliki  banyak  jasa untuk menanggulangi penyebaran virus AIDS. Beta-D-glucan dan protein kompleks misalnya merupakan immuno-modulator yang juga memegang peranan penting ketika mempelajari Gano terhadap kasus kanker.<br />
Di Thailand, Lingzhi atau Gano ini merupakan obat tradisional yang telah digunakan secara luas untuk berbagai kasus penyakit dan juga penderita HIV-AIDS, selain juga obat-obatan antiretrovirus lainnya. Pemberian Gano ditujukan agar para penderita dapat mengembalikan daya tahan imunitasnya kembali, setidaknya memperpanjang usia harapan hidup.<br />
Satu penelitian yang lamanya 12 minggu terhadap 10 kasus AIDS di Thailand menggunakan ekstrak Lingzhi menunjukkan adanya peningkatan terhadap sistem imunitas yang dimotori oleh kandungan beta-D-glucan, dan beta-D-glucan peptide. Hal ini membawa angin segar yang memberikan harapan positif di masa depan, untuk mengobati penderita penyakit AIDS.<br />
Ekstrak Methanolic dari Ganoderma lucidum juga telah diteliti dan mempunyai efek terhadap sel darah putih manusia, dalam hal ini mampu menstabilkan produksi sel darah putih sebagai penggerak sistem imunitas/kekebalan tubuh manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><span style="font-size: large;"><strong>Cara penggunaan</strong></span></span></p>
<p style="text-align: justify;">Ganoderma yang diekstrak oleh Diamond Interest dapat diminum dalam jangka panjang, bahkan untuk beberapa penyakit kronis atau penyakit degenerasi, Gano plus diharapkan dapat dikonsumsi secara jangka panjang untuk mendapatkan efek penyembuhannya.<br />
Dosis awal yang lazim diberikan adalah antara 1 – 2 kali sehari 1 kapsul, setelah 2 – 3 minggu berikutnya dosis dapat dinaikkan sampai 3 kali sehari 1 – 2 kapsul tergantung kebutuhan dan keparahan penyakit.<br />
Ganoderma tidak lazim diberikan pada anak kecil di bawah usia 5 tahun kecuali pada beberapa kasus tertentu seperti leukemia.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong><span style="color: #ff0000;">Tanya Jawab</span></strong></span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #0000ff;">G<strong>anoderma lucidum dikenal sebagai jamur yang sering mendapat perhatian sebagai tumbuhan yang bermanfaat bagi kesehatan, namun ada sejumlah isu yang mengatakan bahwa karena Gano ini merupakan jamur, sering juga dapat menimbulkan keracunan. Apakah Gano plus Diamond Interest memiliki resiko yang sama?</strong></span><strong><br />
Jawab </strong>: <em>Memang, jamur sering menimbulkan masalah keracunan, bahkan gano pun pernah diisukan seperti tersebut diatas. Namun perlu diingatkan sekali lagi bahwa Gano plus Diamond Interest bukan lagi Gano jamur, melainkan sudah diekstrak atau kandungan bergunanya diambil. Hal ini sudah tidak lagi memungkinkan terjadinya keracunan akibat senyawa lainnya yang ada di Gano terkonsumsi. Keamanan ini berkat teknologi ekstrak yang modern dan canggih sehingga meski Gano plus dikonsumsi dalam jangka waktu lama dalam dosis yang tinggi sekalipun, tetap aman digunakan. Namun demikian untuk efektifitas dan efisiensi khasiat, dihimbau agar penggunaan Gano plus disesuaikan dengan kebutuhan.</em></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #0000ff;"><strong>Apakah produk Gano plus dalam bentuk kapsul dan gano dalam bentuk kopi gano ada perbedaan dosis dan khasiat ?</strong></span><br />
<strong>Jawab </strong><em>: Perbedaan dosis memang ada, tetapi tidak khasiatnya. Di Amerika Serikat kopi Gano sangat digemari, karena rasa kopinya tetap memiliki manfaat yang amat tinggi bagi perawatan kesehatan secara menyeluruh.</em></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p><span style="font-size: medium;">Untuk   Belanja <span style="color:   #ff0000;"><strong>DI Gano</strong></span>, Silahkan <a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=65" target="_blank"><strong>Klik Di Sini<br />
</strong></a><span style="font-size: small;"><strong><br />
</strong></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/06/rahasia-kedahsyatan-ganoderma-lucidum-untuk-berbagai-macam-masalah-penyakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download E-Book Manfaat Susu Kambing (Goat&#8217;s Milk)</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/04/download-e-book-manfaat-susu-kambing-goats-milk/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/04/download-e-book-manfaat-susu-kambing-goats-milk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 09:02:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Info Product Knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1483</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sejak bertahun-tahun para ahli gizi dan para dokter telah memperkenalkan susu kambing (goat&#8217;s milk) sebagai makanan/minuman kesehatan. Sebagai alternatif lain dari susu sapi.
Susu kambing banyak mengandung gizi berupa vitamin A, Niacin, dan Riboflavin. Juga kaya akan kandungan mineral Kalsium, Klaium, Magnesium, Phospor, Khlor dan Mangan. Oleh karena kandungan dan manfaatnya yang baik untuk membantu kesehatan manusia, maka Diamond Interest International telah memproduksi susu kambing dalam bentuk tablet kunyah, praktis dan mudah di konsumsi. Goat&#8217;s milk tablet dari Diamond Interest International dibuat dari susu kambing yang berkualitas tinggi, kaya dengan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sudah sejak bertahun-tahun para ahli gizi dan para dokter telah memperkenalkan susu kambing (goat&#8217;s milk) sebagai makanan/minuman kesehatan. Sebagai alternatif lain dari susu sapi.</p>
<p style="text-align: justify;">Susu kambing banyak mengandung gizi berupa vitamin A, Niacin, dan Riboflavin. Juga kaya akan kandungan mineral Kalsium, Klaium, Magnesium, Phospor, Khlor dan Mangan. Oleh karena kandungan dan manfaatnya yang baik untuk membantu kesehatan manusia, maka Diamond Interest International telah memproduksi susu kambing dalam bentuk tablet kunyah, praktis dan mudah di konsumsi. Goat&#8217;s milk tablet dari Diamond Interest International dibuat dari susu kambing yang berkualitas tinggi, kaya dengan protein, vitamin dan mineral. Produk ini mampu menjaga kesehatan tulang dan sifat alkalinya mampu mengelminir asam lambung yang berlebihan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tablet susu kambing DII merupakan makanan tambahan yang paling sesuai untuk tumbuhkembang anak dan orang-orang yang sibuk di jaman modern ini. Oleh karena itu, Diamond Interest International telah membuat Buku Panduan tentang Goat&#8217;s Milk tablet ini, yang akan menambah pengetahuan anda mengenai produk ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong>Selain itu, </strong></span><strong><span style="color: #ff0000;">Kami tambahkan juga berbagai artikel tentang susu kambing dari berbagai media cetak</span> <span style="color: #ff0000;">yang terbit di Indonesia untuk semakin menambah wawasan anda.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><object width="590" height="484"><param name="movie" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayerd.swf?doc=e-bookmanfaatsusukambing-100430023731-phpapp02&rel=0"/><param name="allowFullScreen" value="true"/><param name="allowScriptAccess" value="always"/><embed src="http://static.slideshare.net/swf/ssplayerd.swf?doc=e-bookmanfaatsusukambing-100430023731-phpapp02&rel=0"  type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="590" height="484"></embed></object><!-- ysttest:Array
(
    [id] => 3911713&amp;doc=e-bookmanfaatsusukambing-100430023731-phpapp02&amp;type=d
)
--></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;">Silahkan <a href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/e-book-Manfaat-Susu-Kambing.pdf" target="_blank"><strong>Klik di sini </strong></a></span><span style="font-size: large;">untuk download <span style="color: #ff0000;"><strong>E-Book</strong></span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;">Dan klik <strong><a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=61&amp;id=43" target="_blank">Goat&#8217;s Milk Tablet</a> </strong>atau<strong> <a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=61&amp;id=64" target="_blank">Goat&#8217;s Milk Soap</a> </strong>untuk belanja Produk</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/04/download-e-book-manfaat-susu-kambing-goats-milk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenali Kondisi Kesehatan Organ Tubuh Anda Dengan Metode IRIDOLOGY</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/04/kenali-kondisi-kesehatan-organ-tubuh-anda-dengan-metode-iridology/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/04/kenali-kondisi-kesehatan-organ-tubuh-anda-dengan-metode-iridology/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 17:54:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1372</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : dr. Zen Djaja, MD &#38; Jimmy
IRIDOLOGY merupakan ilmu yang mempelajari tentang keadaan kesehatan setiap bagian dari tubuh manusia, melalui pemetaan serta penampakannya pada “Iris mata” kita.



Sejarah perkembangan Iridologi
Oleh sebagian besar pakar kesehatan dan dunia Ilmu Kedokteran, nampaknya ilmu ini masih dianggap kontrofersial dan mengada ada. Namun segalanya dapat dijelaskan secara ilmiah dan juga melalui suatu pengujian yang memakan waktu cukup lama. Ilmu “Iridologi” sendiri mulai dipelajari di negeri Cina jauh sebelum ilmu kedokteran barat berkembang, dan mulai diperkenalkan oleh bangsa barat (Kulit Putih), setelah zaman perang dunia kedua.  ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/03/Iridology-2.jpg"><img class="size-full  wp-image-1373 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="Iridology - 2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/03/Iridology-2.jpg" alt="Iridology - 2" width="200" height="129" /></a></span></strong><span style="font-size: medium;"><strong>Oleh : dr. Zen Djaja, MD &amp; Jimmy</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;">IRIDOLOGY merupakan ilmu yang mempelajari tentang keadaan kesehatan setiap bagian dari tubuh manusia, melalui pemetaan serta penampakannya pada “Iris mata” kita.</span><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Sejarah perkembangan Iridologi</strong></span><br />
Oleh sebagian besar pakar kesehatan dan dunia Ilmu Kedokteran, nampaknya ilmu ini masih dianggap kontrofersial dan mengada ada. Namun segalanya dapat dijelaskan secara ilmiah dan juga melalui suatu pengujian yang memakan waktu cukup lama. Ilmu “<strong>Iridologi</strong>” sendiri mulai dipelajari di negeri Cina jauh sebelum ilmu kedokteran barat berkembang, dan mulai diperkenalkan oleh bangsa barat (Kulit Putih), setelah zaman perang dunia kedua.  Itupun masih banyak yang menyanggah, dan meragukan kebenarannya, sampai pada  akhirnya  seorang  pakar  kesehatan dari Amerika Serikat (<strong>dr. Bernard Jensen</strong>) mencatat setiap penemuannya itu serta melakukan uji kebenaran terhadap lebih dari 350.000 kasus penyakit yang tersebar diseluruh dunia terutama wilayah Asia. Catatannya kemudian dibukukan menjadi sebuah buku ajar Iridologi yang terdiri dari 2 jilid. Dan sebelum beliau meninggalkan kita semua untuk selamanya, pada tahun 1981, beliau sempat membuat peta Iridologi yang sampai hingga kini menjadi pedoman bagi para pakar iridologi dan juga bagi yang berminat mempelajari iridologi.<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-Chart-English-.jpg"><img class="size-full wp-image-1382 alignnone" style="margin: 10px 15px;" title="Iridology Chart English" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-Chart-English-.jpg" alt="Iridology Chart English" width="550" height="389" /></a><br />
Iridologi adalah ilmu diluar dari Ilmu kesehatan mata. Pemeriksaan Iridologi adalah semacam pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh yang menggunakan Iris mata sebagai media. Dari awal pembentukan (embryo), terdapat lebih dari 280.000 serabut syaraf yang kemudian disatukan dan kemudian masuk ke dalam otak melalui “Syaraf mata” (nervus Optikus), yang kemudian oleh otak, melalui sistem syaraf otonom disebarkan ke semua penjuru organ tubuh manusia. Hal inilah yang menjadi <strong>dasar dari Ilmu Iridologi</strong> untuk menjelaskan mengapa kita dapat menganalisa keadaan organ tubuh melalui Iris mata. Bagi awam maupun ilmu kedokteran barat, masih merupakan hal yang misterius, tetapi setelah dr. Bernard Jensen memperkenalkan dan memberikan uraian serta membuat pemetaan sebagai salah satu pedoman untuk mempelajari dan menganalisa iris maka mulai saat itu Iridologi berkembang menjadi sebuah ilmu yang cukup menarik dan digemari serta penuh tantangan. Dan pada saat yang bersamaan <strong>dr. Bernard Jensen</strong> kemudian dinobatkan menjadi <strong>“Bapak Iridologi”.</strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-Bernard-Jensen.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1389" style="margin: 10px;" title="Iridology - Bernard Jensen" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-Bernard-Jensen.jpg" alt="Iridology - Bernard Jensen" width="252" height="171" /></a><br />
Gelar tersebut patut beliau peroleh,<strong> </strong>karena dasar dasar analisa menuju pada suatu kesimpulan adanya gangguan organ secara fisik telah beliau abadikan ke dalam satu metode yang sederhana dan bersifat ilmiah.<br />
Iridologi sudah diakui dunia kedokteran dan merupakan “<strong>scientific analysis</strong>” dan Iris digunakan sebagai “<strong>Health recorder</strong>” dari individu masing masing.<br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-4.jpg"><img class="alignright size-full  wp-image-1386" style="margin: 10px;" title="Iridology - 4" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-4.jpg" alt="Iridology - 4" width="252" height="242" /></a>Pemeriksaan Iridologi adalah pemeriksaan yang memiliki nilai “Kwalitatif” dimana keakuratannya tergantung pada keterampilan seorang menganalisa. Keterampilan itu diperoleh dari banyaknya ia memeriksa dan menganalisanya dengan benar. Semangkin sering memeriksa, maka semangkin banyak kasus yang dianalisa, maka keilmuannya juga akan semangkin berkembang dan semangkin akurat.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Teknis pemeriksaan Iridologi yang diakui oleh dunia Kesehatan</strong></span><br />
Ilmu Iridologi bukan suatu ilmu yang harus dan dapat dipelajari oleh yang berlatar belakang Kesehatan atau dokter, tetapi dapat dipelajari juga oleh setiap orang yang mempunyai minat serta kesungguhan yang tinggi untuk mempelajarinya. Hanya saja bedanya adalah bila analisa tersebut dibuat atau dilakukan oleh seseorang yang berlatar belakang dari kalangan Non-medis, maka kesimpulannnya hanya sampai pada suatu gangguan saja. Lain halnya kalau yang memeriksa adalah dari <strong>kalangan Medis</strong>, maka kesimpulannya bisa sampai mencapai pada suatu tingkat “<strong>Diagnosa penyakit</strong>” atau pada tingkat keparahan dari penyakit yang diderita. Dan hal inilah yang tidak dapat dilakukan oleh seorang Iridolog yang berasal dari kalangan Non-medis. Berdasarkan konsensus, maka yang memiliki otoritas atau kewenangan untuk menyatakan seseorang itu sakit atau sehat adalah seorang dokter, dan kalau itu dilakukan oleh bukan seorang dokter, maka itu sudah tergolong suatu pelanggaran.  Namun, apabila itu dinyatakan dengan kata “<strong>terdapat gangguan</strong>” dengan tujuan untuk memberikan Peringatan pada seseorang, agar melakukan “<strong>tindakan Pencegahan</strong>”, itu adalah sesuatu yang <strong>Bijak</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-5.jpg"><img class="size-full wp-image-1392 alignnone" style="margin: 10px 15px;" title="Iridology - 5" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-5.jpg" alt="Iridology - 5" width="550" height="360" /></a><br />
Dalam melakukan pemeriksaan Iridologi, juga mengalami perkembangan yang cukup pesat, yaitu dari mulai pemeriksaan hanya memakai lampu senter dan kaca pembesar, Camera digital dan seperangkat monitor sampai kepada peralatan yang menggunakan perangkat Komputer. Namun sekali lagi 70% keakuratan ditentukan oleh keterampilan yang dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;"><strong>Metode pemeriksaan</strong></span><br />
Ada dua metode pemeriksaan, yaitu :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><span style="font-size: medium;"><strong>Metode      pemeriksaan dengan menggunakan mata yang bergerak</strong></span></li>
<li><span style="font-size: medium;"><strong>Metode      pemeriksaan dengan menggunakan mata yang tidak bergerak (melihat gambar).</strong></span></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;"><strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-6.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1395" style="margin: 10px;" title="Iridology - 6" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-6.jpg" alt="Iridology - 6" width="200" height="87" /></a>Pemeriksaan mata bergerak</strong></span>, adalah menggunakan lampu senter dan kaca pembesar, dimana analisa dilakukan langsung pada mata penderita yang diperiksa. Pemeriksaan ini sangat terbatas, sebab pergerakan mata akan mengganggu analisa itu sendiri dan keakuratannya. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-8.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1400" style="margin: 10px;" title="Iridology - 8" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-8.jpg" alt="Iridology - 8" width="200" height="160" /></a>Yang dapat dinilai hanyalah, apakah penderita atau yang diperiksa memiliki masalah kesehatan atau tidak. Sebesar apa gangguannya, sering sulit untuk dinilai. Selain itu kenyamanan dari pihak yang diperiksa juga menjadi kurang nyaman, karena penyinaran yang lama yang menyilaukan mata, akan mengeluarkan air mata, ini juga akan memberikan gangguan tersendiri bagi yang memeriksa, sehingga kerap pemeriksaan menjadi kurang akurat,  kemudian cara ini sudah hampir ditinggalkan.<span style="font-size: medium;"><strong><br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-7.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1397" style="margin: 10px;" title="Iridology - 7" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-7.jpg" alt="Iridology - 7" width="200" height="122" /></a>Pemeriksaan mata tidak bergerak</strong></span>, adalah cara dimana kita mengambil gambar dari mata, dengan cara melakukan fiksasi kepala, penyinaran yang secukupnya dan tidak memberikan pantulan sinar pada iris yang mengganggu analisa. Cara ini ternyata lebih nyaman, baik bagi yang melakukan analisa, maupun yang diperiksa, karena hanya membutuhkan waktu yang singkat untuk mengambil gambar, kemudian analisa dapat dilakukan dengan lebih santai, dimana yang diperiksa dapat melihat matanya sendiri yang bermasalah atau tidak tersebut. Pengambilan gambar dapat dilakukan dengan Camera digital yang kemudian ditampilkan melalui layar monitor. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-9.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1399" style="margin: 10px;" title="Iridology - 9" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-9.jpg" alt="Iridology - 9" width="200" height="138" /></a>Banyak keuntungan lainnya yang diperoleh, selain yang disinggung tersebut di atas, yaitu dimana gambar bisa diperbesar beberapa kali dari besar mata aslinya, sehingga untuk melakukan analisa juga menjadi lebih mudah dan lebih akurat, semangkin canggih alat yang digunakan, tentunya akan menghasilkan gambar yang semangkin sempurna, tetapi kembali saya katakan disini adalah, untuk mendapatkan hasil analisa yang akurat itu tergantung pada keterampilan sipemeriksa, dan bukan dari besaran harga yang harus anda bayar pada setiap pemeriksaan.<br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-10.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1403" style="margin: 10px;" title="Iridology - 10" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-10.jpg" alt="Iridology - 10" width="200" height="176" /></a>Tentu anda akan kembali bertanya, lalu dari ke dua metode pemeriksaan di atas metode mana yang disarankan atau yang <strong>memenuhi standart ilmu kedokteran</strong> ? Jawabannya tentu adalah yang menggunakan metode pemeriksaan menggunakan gambar mata (tidak bergerak). Bahkan kini untuk lebih memudahkan pengambilan gambar, dibuatlah alat khusus yang dapat terkoneksi ke perangkat komputer, lalu dengan segala kemampuan dan keterampilannya sipemeriksa dapat menganalisa serinci mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1377" style="margin: 10px 15px;" title="Iridology - 1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-1.jpg" alt="Iridology - 1" width="550" height="410" /></a><span style="font-size: large;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Program Pemeriksaan Iridologi yang dilakukan Diamond Interest</strong></span><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-11.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1405" style="margin: 10px;" title="Iridology - 11" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-11.jpg" alt="Iridology - 11" width="200" height="280" /></a><br />
Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas penggunaan makanan kesehatan – supplement yang diproduksi oleh PT. Diamond Interest International, maka pihak produsen mencoba untuk membantu para konsumen dan distributor untuk lebih mengutamakan kebutuhan atas dasar “<strong>Prioritas</strong>”. Banyak produk makanan kesehatan – supplement yang beredar tetapi produk mana yang lebih diperlukan saat ini.  Melalui program “<strong>Cek Up</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Iridolologi</strong>” maka hal tersebut di atas dapat dengan mudah terjawab.<br />
Program Cek-Up Kesehatan Iridologi ini mempunyai kepentingan  untuk melakukan “<strong>Pendeteksian Dini Gangguan Kesehatan</strong>” guna melakukan “<strong>Pencegahan</strong>” terhadap sakit penyakit, dengan demikian maka diharapkan dapat memilih produk Diamond Interest  yang tepat, dan lebih mengena kepada para konsumen dan distributor. Kemudian selanjutnya dilakukan tindak lanjut, 3 bulan berikutnya untuk dilakukan pemeriksaan kembali guna mengetahui adanya perbaikan dari gangguan yang lalu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/04/kenali-kondisi-kesehatan-organ-tubuh-anda-dengan-metode-iridology/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makin Hebring, Euy&#8230;. : PAKET IMUN Plus dalam Rangkaian Pilihan Paket BPH Seri 2</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/1251/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/1251/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 09:17:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Info Program Promo]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1251</guid>
		<description><![CDATA[Berita Gembiraaaaaaaaa&#8230;&#8230;&#8230;!!!!!!
Sebelumnya, Kami mengucapkan Terima Kasih dan Penghargaan yang setinggi-tingginya bagi Seluruh Distributor DII dan Seluruh Lapisan Masyarakat  Indonesia.
Di luar dugaan kami, ternyata animo  Distributor DII Indonesia untuk berinvestasi  dalam Paket BONUS PASANGAN HARIAN Seri 2&#8230; Sangatlah LUAR BIASAAAA&#8230;
Dan Fakta menunjukkan bahwa, banyak Jutawan-Jutawan baru Indonesia yang lahir melalui Program ini.
Sebagai Ungkapan Rasa Syukur dan Terima kasih kami, kini menyediakan 1 lagi Pilihan Paket dalam Rangkaian Paket BPH Seri 2&#8230;&#8230; yaitu : PAKET IMUN Plus&#8230;&#8230;..
Nah tunggu apalagi ? Pilihan semakin banyak, semakin sesuai dengan kebutuhan masing-masing&#8230;&#8230;.
Jangan buang waktu lagi&#8230;.
Segera kunjungi ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: small;">Berita Gembiraaaaaaaaa&#8230;&#8230;&#8230;!!!!!!</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: small;">Sebelumnya, Kami mengucapkan Terima Kasih dan Penghargaan yang setinggi-tingginya bagi Seluruh Distributor DII dan Seluruh Lapisan Masyarakat  Indonesia.<br />
Di luar dugaan kami, ternyata animo  Distributor DII Indonesia untuk berinvestasi  dalam Paket <a href="http://www.diamondindonesia.co.id/2009/10/bonus-pasangan-harian/" target="_blank"><span style="font-size: large;"><strong>BONUS PASANGAN HARIAN Seri 2&#8230;</strong></span> </a>Sangatlah LUAR BIASAAAA&#8230;<br />
Dan Fakta menunjukkan bahwa, banyak Jutawan-Jutawan baru Indonesia yang lahir melalui Program ini.</span></p>
<p>Sebagai Ungkapan Rasa Syukur dan Terima kasih kami, kini menyediakan 1 lagi Pilihan Paket dalam Rangkaian Paket BPH Seri 2&#8230;&#8230; yaitu : <span style="font-size: large;"><strong>PAKET IMUN Plus&#8230;&#8230;..</strong></span></p>
<p>Nah tunggu apalagi ? Pilihan semakin banyak, semakin sesuai dengan kebutuhan masing-masing&#8230;&#8230;.<br />
Jangan buang waktu lagi&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: small;">Segera kunjungi<strong><span style="font-size: large;"><a href="http://diamondindonesia.com/index.php?m=66" target="_blank"> www.diamondindonesia.com</a></span></strong> untuk mewujudkan mimpi Anda menjadi kenyataan&#8230;&#8230;..</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: small;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Bonus_Pasangan_2010_baru_cmf2222.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1252" title="Bonus_Pasangan_2010_baru_cmf2222" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Bonus_Pasangan_2010_baru_cmf2222.jpg" alt="Bonus_Pasangan_2010_baru_cmf2222" width="565" height="902" /></a></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: small;"><strong><object width="590" height="484"><param name="movie" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=bphseri2ver19012010-2-100120064044-phpapp01&rel=0"/><param name="allowFullScreen" value="true"/><param name="allowScriptAccess" value="always"/><embed src="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=bphseri2ver19012010-2-100120064044-phpapp01&rel=0"  type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="590" height="484"></embed></object><!-- ysttest:Array
(
    [id] => 2954976&amp;doc=bphseri2ver19012010-2-100120064044-phpapp01
)
--></strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/1251/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BONUS PASANGAN HARIAN Seri ke-2. Makin Heboh&#8230; Satu Harga Paketnya, Tambah Guedeeee&#8230;.Bonusnya&#8230;!!!</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/10/bonus-pasangan-harian/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/10/bonus-pasangan-harian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 17:30:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Info Program Promo]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=348</guid>
		<description><![CDATA[Selamat Pagi !
Menyusul Suksesnya Program BONUS PASANGAN HARIAN Seri ke-1 yang diluncurkan tanggal 24 Oktober 2009 yang lalu, kini terhitung sejak Hari Senin tanggal 18 Januari 2010, PT. Diamond Interest Indonesia meluncurkan Program Program BONUS PASANGAN HARIAN Seri 2 (Program BPH Seri ke-2) sebagai pengganti BPH Seri ke-1.
Makin Heboh&#8230; Satu Harga Paketnya, Tambah Guedeeee&#8230;.Bonusnya&#8230;!!!.
Semakin Banyak Keunggulan yang membuat akan Anda makin basah kuyup&#8230;.mandi uang setiap hari, setiap minggu, setiap bulan di sepanjang tahun…..


Nah, untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu persatu.

A. KEUNGGULAN

CUKUP SEKALI BELANJA, UNTUNG TERUS

 

Anda cukup SEKALI SAJA ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><span style="font-size: large;"><strong>Selamat Pagi !</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Menyusul Suksesnya Program <strong>BONUS PASANGAN HARIAN Seri ke-1</strong> yang diluncurkan tanggal 24 Oktober 2009 yang lalu, kini <strong>terhitung sejak Hari Senin tanggal 18 Januari 2010</strong>, PT. Diamond Interest Indonesia <span style="font-size: small;">meluncurkan Program Program <strong>BONUS PASANGAN HARIAN Seri 2 (Program BPH Seri ke-2) sebagai pengganti BPH Seri ke-1.</strong></span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: large;"><strong>Makin Heboh&#8230; Satu Harga Paketnya, Tambah Guedeeee&#8230;.Bonusnya&#8230;!!!.</strong></span></p>
<p style="text-align: left;">Semakin Banyak Keunggulan yang membuat akan Anda makin basah kuyup&#8230;.mandi uang setiap hari, setiap minggu, setiap bulan di sepanjang tahun…..<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/10-Keunggulan.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1021" style="margin: 10px 15px;" title="10 Keunggulan" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/10-Keunggulan.jpg" alt="10 Keunggulan" width="550" height="413.4" /></a></p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">Nah, untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu persatu.</p>
<p style="text-align: left;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Bonus_Pasangan_2010_baru_cmf2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1319" title="Bonus_Pasangan_2010_baru_cmf2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Bonus_Pasangan_2010_baru_cmf2.jpg" alt="Bonus_Pasangan_2010_baru_cmf2" width="570" height="910" /></a></p>
<p style="text-align: left;"><strong style="font-size: 24px;">A. KEUNGGULAN</strong></p>
<ul style="text-align: left;">
<li><strong><span style="font-size: 16px;">CUKUP SEKALI BELANJA, UNTUNG TERUS</span></strong></li>
</ul>
<p style="text-align: left;"><strong><span style="font-size: 16px;"> </span></strong></p>
<ol style="text-align: left;">
<li>Anda cukup SEKALI SAJA berbelanja salah satu dari Paket Bonus Pasangan Harian yang tersedia, untuk bisa mengikuti  Program Bonus Pasangan Harian ini.</li>
<li>Bebas pilih Paket, yaitu : <strong>PAKET SEHAT PLUS, PAKET SUBUR PLUS Atau PAKET CANTIK PLUS, dengan satu Harga yang sama.<br />
</strong></li>
<li>Pembelian Setiap Paket BPH , bernilai Poin 50.000 PV, yang PV tersebut akan dihitung dalam Marketing Plan Standar (HARUS di-Cash Bill-kan).</li>
<li>Bagi Distributor Baru (New Distributor) yang berbelanja Paket BPH, akan langsung mendapatkan Peringkat sebagai Distributor 12%.</li>
<li>Bagi Distributor lama, Peringkat akan mengacu pada Peringkat Lama, atau Peringkat Distributor 12%, mana yang lebih tinggi.<strong><span style="font-size: 16px;"> </span></strong></li>
<li>Untuk menikmati keuntungan dari Program Bonus Pasangan Harian, Anda tidak perlu tutup poin belanja setiap bulan (Perhitungan Bonus dilakukan secara otomatis setiap hari).<strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Sudah-Kembali-Modal.jpg"><img class="size-full wp-image-1006  alignright" style="margin: 10px 15px;" title="Sudah Kembali Modal" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Sudah-Kembali-Modal.jpg" alt="Sudah Kembali Modal" width="200" height="167" /></a></strong><strong><span style="font-size: 16px;"> </span></strong></li>
<li>Anda wajib meng-aktivasi-kan NOMOR  SERI  AKTIVASI  khusus  yang tertera di bagian belakang Kartu Voucher  Aktivasi, melalui <strong><span style="font-size: 16px;"> </span></strong>website www.diamondindonesia.com  atau  melalui Layanan SMS  DII-9168  untuk bisa diikutsertakan dalam proses penghitungan Bonus Pasangan Harian pada hari itu.</li>
<li>Bila Anda BELUM meng-aktivasi-kan Nomor Seri tersebut, Anda belum terdaftar dalam Program ini.</li>
<li><strong>A</strong><strong>nda tidak perlu khawatir kehilangan Modal Anda</strong>. Setiap Anda merekrut 4 Member/Distributor Baru, maka <strong>Modal Anda sudah kembali</strong></li>
</ol>
<ul style="text-align: left;">
<li style="font-size: 16px;"> <strong><span style="font-size: large;">BONUS SPONSOR Rp. 100.000 PER ORANG </span><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Bonus_Pasangan-Bonus-Sponsor.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-495" style="margin: 10px 30px;" title="Bonus_Pasangan - Bonus Sponsor" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Bonus_Pasangan-Bonus-Sponsor.jpg" alt="Bonus_Pasangan - Bonus Sponsor" width="200" height="160" /></a></strong></li>
</ul>
<p style="text-align: left;"><strong> </strong></p>
<ol style="text-align: left;">
<li>Bonus Sponsoring ini akan diberikan kepada setiap Upline yang mensponsori Jaringan di bawahnya untuk membeli Paket BPH, baik Downline langsung maupun Downline Tidak Langsung, di kedalaman tanpa batas, &amp; sudah mengaktifkan NOMOR SERI AKTIVASI-nya.</li>
<li>Bonus Sponsor Rp. 100.000,- juga BERLAKU UNTUK BELANJA ULANG jika Downline Langsung-nya berbelanja PAKET BPH lagi .</li>
<li>Bila Downline Tidak Langsung, Anda wajib mengisi data sebagai Upline Perekrut dalam Formulir Pendaftaran Distributor.</li>
<li>Jika Downline pada Group Anda sudah berbelanja dan meng-aktivasi Paket BPH, sedangkan Anda sendiri BELUM, maka Bonus Sponsoring akan berlaku PASS UP ke Upline Anda yang sudah melakukan Aktivasi terlebih dahulu.</li>
</ol>
<ul style="font-size: 16px; text-align: left;">
<li><span style="font-size: large;"><strong>BONUS PASANGAN MENJADI SEMAKIN BESAR, YAITU : Rp. 100.000 PER PASANG</strong></span></li>
</ul>
<ol style="text-align: left;">
<li>Bonus   Pasangan adalah bonus yang Anda dapatkan ketika terjadi PASANGAN antar downline dalam Group Anda pada jalur downline di kaki A &amp; kaki B dalam satu hari yang sama.<strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Contoh-Perhitungsn-Bonus-BPH-a1.jpg"><img class="size-full wp-image-998 alignleft" style="margin: 10px 30px;" title="Contoh Perhitungsn Bonus BPH a1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Contoh-Perhitungsn-Bonus-BPH-a1.jpg" alt="Contoh Perhitungsn Bonus BPH a1" width="200" height="320" /></a></strong></li>
<li>Besar bonus yang Anda dapatkan adalah sebesar Rp. 100.000,- per pasang per hari,  dengan  maksimal  bonus  10  pasang X Rp. 100.000,-. Jadi total bonus yang akan Anda terima dari jalur kaki A dan kaki B adalah Rp. 1.000.000,- per hari. Demikian  juga  akan berlaku  untuk  jalur  pasangan  downline di kaki C &amp; kaki D, pasangan kaki E dan kaki F serta seterusnya.</li>
<li>Program pencarian pasangan dalam jaringan akan dilakukan dengan sistem urutan dari jumlah paling besar ke paling kecil (MAXIMUM PAIR SYSTEM),</li>
<li>Dan untuk lebih memaksimalkan Bonus Anda, berlaku juga PAIR SAVING-UP SYSTEM, dimana bila terjadi jumlah pasangan yang belum mencapai MAXIMUM (10 pasang), maka sisanya akan dipasangkan lagi secara MAXIMUM PAIR SYSTEM pada hari berikutnya (Periode PAIR SAVING-UP SYSTEM adalah Senin s/d Minggu pada pekan yang sama).<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Pair-Saving-Up-System.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1000" style="margin: 10px 15px;" title="Pair Saving Up System" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Pair-Saving-Up-System.jpg" alt="Pair Saving Up System" width="500" height="500" /></a></li>
</ol>
<ul style="text-align: left;">
<li><span style="font-size: large;"><strong style="font-size: 16px;">OVER-PAID SHARING</strong></span></li>
</ul>
<p style="text-align: left;">Bila terjadi kelebihan pembayaran per hari dari penghitungan standar bonus perusahaan (terjadi over paid), maka kelebihan tersebut akan di-sharing kepada semua Distributor penerima Bonus pada hari itu, dengan penghitungan :</p>
<p style="text-align: left;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Bonus_Pasangan-Overpay.jpg"><img class="size-full wp-image-492 aligncenter" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Bonus_Pasangan - Overpay" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Bonus_Pasangan-Overpay.jpg" alt="Bonus_Pasangan - Overpay" width="546" height="81" /></a></p>
<ul style="text-align: left;">
<li><span style="font-size: large;"><strong style="font-size: 16px;">BONUS POINT REWARDS</strong></span></li>
</ul>
<p style="text-align: left;">Selain kedua jenis Bonus di atas, setiap Qualified 10 pasang perhari, Anda juga akan mendapatkan 10 Point Reward, yang bisa Anda kumpulkan untuk ditukar dengan hadiah khusus POINT REWARDS BPH, yang terdiri dari :</p>
<ul style="text-align: left;">
<li><strong> 150 Point Rew</strong><strong>ards </strong>ditukar dengan<strong> Handphone</strong></li>
<li><strong> 400 Point Rewards</strong> ditukar dengan <strong>Tour ke Pabrik Diamond Interest </strong><em>( di Penang, Malaysia,  selama 4 harr  3 malam, termasuk ticket Jakarta/Medan &#8211; Penang, Hotel , Akomodasi dan tour)</em></li>
<li><strong> 600 Point Rewards </strong>ditukar dengan <strong>Komputer Laptop</strong></li>
<li><strong> 1500 Point Rewards </strong>ditukar dengan<strong> Sepeda Motor Bebek</strong></li>
<li style="text-align: left;"><strong> 2500 Point Rewards </strong>ditukar dengan<strong> DP MOBIL, senilai Rp. 25 jt.</strong></li>
<li><strong> 5000 Point Rewards </strong>ditukar dengan <strong>DP RUMAH, senilai Rp. 50 jt.</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: left;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Bonus_Pasangan-Gambar-Poin-Rewards.jpg"><img class="size-full wp-image-498 aligncenter" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Bonus_Pasangan - Gambar Poin Rewards" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Bonus_Pasangan-Gambar-Poin-Rewards.jpg" alt="Bonus_Pasangan - Gambar Poin Rewards" width="544" height="143" /></a></p>
<p style="text-align: left;"><em>Keterangan :</em> <em> </em></p>
<ul style="text-align: left;">
<li><em>Hadiah wajib diambil untuk setiap tahapan pencapaian hadiah (tidak dapat ditukar dengan uang).</em></li>
<li><em>Point Reward akan dihitung dari awal lagi setelah pencairan hadiah untuk ketahap hadiah berikutnya.</em></li>
</ul>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;"><strong style="font-size: 24px;">B. SISTEM KERJA</strong></p>
<ol style="text-align: left;">
<li>Perhitungan Bonus BPH akan dilakukan SETIAP HARI dan dibagikan secara MINGGUAN melalui transfer Bank.</li>
<li>Bonus pekan/minggu ke-1 ( hari Senin s/d hari Minggu) akan dibayarkan hari SENIN pekan/minggu ke-3 dan bonus Minggu ke-2 dibayarkan pada hari SENIN pekan/minggu ke-4  dan seterusnya.</li>
<li>Setiap pe  mbelian Paket produk akan mendapat Voucher Aktivasi yang berisi NOMOR SERI AKTIVASI khusus (12 digit).  Anda wajib meng-aktivasi-kan NOMOR  SERI  AKTIVASI  khusus  yang <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Kartu-Aktivasi.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-499" style="margin: 10px 30px;" title="Kartu Aktivasi" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Kartu-Aktivasi.jpg" alt="Kartu Aktivasi" width="206" height="293" /></a>tertera dibagian belakang Kartu Voucher  Aktivasi, melalui website www.diamondindonesia.com  atau  melalui Layanan SMS  DII-9168  untuk bisa diikutsertakan dalam proses penghitungan Bonus Pasangan Harian pada hari itu (s/d pk. 24.00 WIB setiap harinya). Untuk proses Aktivasi online, bisa Anda lakukan di Training Centre (TC), Kantor Cabang setempat dan Kantor Pusat. Untuk proses aktivasi nomor seri dan monitoring pembelian paket dalam jaringan Anda, bisa Anda setiap hari bisa langsung online 24 jam setiap hari melalui website www.diamondindonesia.com</li>
</ol>
<ul style="text-align: left;">
<li><span style="color: #000080;"><strong><em>CATATAN PENTING :</em><em> NOMOR SERI AKTIVASI tertera di belakang Kartu Voucher Aktivasi. Harap Diperhatikan bahwa  Nomor Seri Aktivasi HARUS </em></strong></span><span style="color: #000080;"><strong><em>DITULIS SESUAI DENGAN </em></strong></span><span style="color: #000080;"><strong><em>ASLINYA, BAIK HURUF BESAR, HURUF KECIL MAUPUN ANGKA-NYA</em></strong></span></li>
</ul>
<p style="text-align: left;"><span style="color: #000080;"><strong><em><br />
</em></strong></span></p>
<p style="text-align: left;">4. Untuk menggunakan Layanan SMS DII-9168 :</p>
<ul style="text-align: left;">
<li>Pastikan Anda sudah terdaftar sebelumnya dalam Layanan ini. Dan jika belum  terdaftar, silahkan Anda ketik :  <strong>REG</strong>&lt;spasi&gt;<strong>DII</strong> dan  kirim SMS ke  <strong>9168</strong></li>
<li>Beri jeda <span style="text-decoration: underline;">+</span>15 menit, selanjutnya, untuk meng-aktivasi-kan NOMOR SERI, silahkan ketik lagi : <strong>DII</strong>&lt;spasi&gt;<strong>PASANGAN</strong>&lt;spasi&gt;<strong>Nomor Seri Aktivasi</strong> dan kirim ke SMS <strong>9168</strong></li>
<li>Beri jeda 15 menit lagi, lalu untuk melihat apakah Aktivasi yang Anda lakukan sudah berhasil atau belum, silahkan ketik lagi : : <strong>DII</strong>&lt;spasi&gt;<strong>PASANGAN</strong>&lt;spasi&gt;<strong>CEK</strong> dan kirim ke SMS <strong>9168</strong>.</li>
</ul>
<p style="text-align: left;">5.  Bila Bonus BPH yang Anda terima  dari program ini minimal sebesar  Rp. 100.000,-  akan  dibayarkan  dengan    komposisi  75% Cash  dan 25% Voucher Produk (dengan PV), dengan ketentuan sbb :</p>
<ul style="text-align: left;">
<li>Bonus Rp.100.000-199.000 (Rp. Cash + Voucher senilai Rp. 25.000 )</li>
<li>Bonus Rp.200.000-299.000 (Rp. Cash + Voucher senilai Rp. 50.000 )</li>
<li>Bonus Rp.300.000-399.000 (Rp. Cash + Voucher senilai Rp. 75.000 )</li>
<li>Bonus Rp.400.000-499.000 (Rp. Cash + Voucher senilai Rp. 100.000 )</li>
<li>Contoh 1   :       Bila Bonus BPH Anda adalah Rp. 100.000,-, maka yang akan Anda terima akan terdiri dari Rp. 75.000/- berupa CASH dan Rp. 25.000,- berupa Voucher Product.</li>
<li>Contoh 2   :       Bila Bonus BPH Anda adalah Rp. 150.000,-, maka yang akan Anda terima akan terdiri dari Rp. 125.000/- berupa CASH dan Rp. 25.000,- berupa Voucher Product.</li>
<li>Contoh 3   :       Bila Bonus BPH Anda adalah Rp. 250.000,-, maka yang akan Anda terima akan terdiri dari Rp. 200.000/- berupa CASH dan Rp. 50.000,- berupa Voucher Product.</li>
<li>dst</li>
</ul>
<p style="text-align: left;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Voucher_Pembayaran_Bph.jpg"><img class="size-full wp-image-500 aligncenter" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Voucher_Pembayaran_Bph" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Voucher_Pembayaran_Bph.jpg" alt="Voucher_Pembayaran_Bph" width="487" height="197" /></a></p>
<p style="text-align: left;"><span style="color: #000080;"><strong><em>Keterangan :</em><em> </em></strong></span></p>
<ul style="text-align: left;">
<li><span style="color: #000080;"><strong><em> </em><em>Voucher Produk tidak bisa digunakan untuk membeli Paket BPH, tetapi hanya bisa  digunakan  untuk  pembelian  produk-produk DII  dan  akan diproses untuk perhitungan bonus dalam Marketing Plan Standar DII (Plan A dan Plan B). </em></strong></span></li>
<li><span style="color: #000080;"><strong><em>Voucher Produk bisa digabung dan dipindah tangankan ke Downline DII yang lain</em></strong></span></li>
</ul>
<p style="text-align: left;"><em> </em></p>
<p style="text-align: left;">6. Bonus bisa Anda lihat di website <strong>www.diamondindonesia.com</strong> dan laporannya akan dikirimkan setiap tanggal 20 pada bulan berikutnya, bersama dengan Voucher produk.</p>
<p style="text-align: left;">7. Marketing Plan Standar DII (Plan A dan B)  tetap dihitung &amp; berlaku seperti biasa.<em> </em></p>
<p style="text-align: left;"><span style="color: #ff0000;"><span style="font-size: medium;"><strong><em> </em></strong></span></span><span style="color: #000080;"><strong><em> </em></strong></span><span style="color: #000080;"> </span><span style="color: #000080;"><strong><em> </em></strong></span></p>
<p style="text-align: left;"><em> </em></p>
<p style="text-align: left;">Segera dapatkan Voucher Aktivasi agar Anda tidak ketinggalan untuk mandi Hujan Bonus yang akan tercurah hari, setiap minggu, setiap bulan di sepanjang tahun….. sampai Anda kebanjiran dan berharap agar musim tidak segera berlalu. Ayoooooooooo&#8230;&#8230; JANGAN SAMPAI KETINGGALAN&#8230;&#8230;.JANGAN SAMPAI MENYESAL KEDULUAN YANG LAIN&#8230;..</p>
<p style="text-align: left;">Untuk Informasi yang lebih Lengkap, Hubungi Sponsor Anda atau Distributor Centre (DC), Training Centre (TC), Kantor Cabang setempat dan Kantor Pusat.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Silahkan </strong><strong>DOWNLOAD  <a href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/BPH-Seri-2-ver-19012010.2.pptx">Power Point BPH Seri 2 </a>atau </strong><strong><a href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/bonuspasangan2010adion-100116000923-phpapp01.pdf">Brosur</a>-nya di sini </strong><strong><a href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/10/Bahan-Presentasi-BPH-ver.-0411091.ppt"><br />
</a></strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong><object width="590" height="484"><param name="movie" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=bphseri2ver19012010-2-100120064044-phpapp01&rel=0"/><param name="allowFullScreen" value="true"/><param name="allowScriptAccess" value="always"/><embed src="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=bphseri2ver19012010-2-100120064044-phpapp01&rel=0"  type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="590" height="484"></embed></object><!-- ysttest:Array
(
    [id] => 2954976&amp;doc=bphseri2ver19012010-2-100120064044-phpapp01
)
--></strong></p>
<p style="text-align: left;">Sudah memiliki Voucher Aktivasi? Langsung <strong><a href="http://diamondindonesia.com/?m=70" target="_blank">masukkan Nomor Seri Aktivasi disini</a>&#8230;</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/10/bonus-pasangan-harian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
