<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Diamond Interest &#187; Terstimoni Produk Agrobisnis</title>
	<atom:link href="http://www.diamondindonesia.co.id/category/testimoni-konsumen/testimoni-produk-agrobisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.diamondindonesia.co.id</link>
	<description>Sekadar sebuah weblog WordPress lainnya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2012 10:34:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Gunakan Pupuk Organik D.I Grow Panen Padi Subak Yehembang Kabupaten Negara &#8211; Bali, Naik Jadi 13,5 Ton/Ha</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2012/01/gunakan-pupuk-organik-digrow-panen-padi-menjadi-13-ton-per-hektar/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2012/01/gunakan-pupuk-organik-digrow-panen-padi-menjadi-13-ton-per-hektar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 09:57:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=2416</guid>
		<description><![CDATA[
Dikutip dari BALI POST Online


Negara (Bali Post) -Para petani di Subak Yehembang, Mendoyo pada panen ini patut berbangga dengan hasil panen melonjak. Keberhasilan ini berkat sinergitas petani subak, petugas pertanian dengan pihak swasta penyuplai pupuk organik cair Diamond Interest Grow (D.I Grow). Sebanyak 562 petani di subak dengan luas total 382 hektar itu, setelah menggunakan pupuk organik cair D.I Grow, hasil panen mereka meningkat drastis. D.I Grow adalah pupuk organik cair dengan teknologi dan formula terbaik (Nano Technology) yang disemprotkan ke daun dan seluruh bagian tanaman.
Distributor D.I Grow Bali, Hariyanto, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2012/01/web_Petani-Subak-Yehembang-Negara-Bali.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2428" title="web_Petani Subak Yehembang, Negara-Bali" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2012/01/web_Petani-Subak-Yehembang-Negara-Bali.jpg" alt="web_Petani Subak Yehembang, Negara-Bali" width="585" height="439" /></a></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Dikutip dari <a href="http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberita&amp;kid=2&amp;id=60529" target="_blank"><strong>BALI POST Online</strong></a><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2012/01/web_Koran-Bali-post-edisi-Senin-2-Januari-2012.1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2442" style="margin: 10px;" title="web_Koran Bali post edisi Senin 2 Januari 2012." src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2012/01/web_Koran-Bali-post-edisi-Senin-2-Januari-2012.1.jpg" alt="web_Koran Bali post edisi Senin 2 Januari 2012." width="250" height="767" /></a>Negara (Bali Post)</strong> -Para petani di Subak Yehembang, Mendoyo pada panen ini patut berbangga dengan hasil panen melonjak. Keberhasilan ini berkat sinergitas petani subak, petugas pertanian dengan pihak swasta penyuplai pupuk organik cair Diamond Interest Grow (D.I Grow). <strong>Sebanyak 562 petani di subak dengan luas total 382 hektar itu, setelah menggunakan pupuk organik cair D.I Grow, hasil panen mereka meningkat drastis</strong>. D.I Grow adalah <strong>pupuk organik cair dengan teknologi dan formula terbaik (Nano Technology)</strong> yang disemprotkan ke daun dan seluruh bagian tanaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Distributor D.I Grow Bali, Hariyanto, di sela-sela panen si Subak Yehembang, Sabtu (31/12) lalu mengatakan, pupuk organik D.I Grow sudah terdaftar izinnya di Departemen Pertanian RI. Keunggulan pupuk D.I Grow hijau dan merah di antaranya dapat mengurangi 25 persen penggunaan pupuk kimia dan tidak membebani biaya produksi. &#8221;D.I Grow bermanfaat mempercepat masa panen dan meningkatkan hasil panen, seperti dialami para petani di Subak Yehembang saat ini,&#8221; tukas Hariyanto.</p>
<p style="text-align: justify;">Di Subak Yehembang hasil panen para petani naik drastis. <span style="color: #ff0000;"><strong>Semula satu hektar hanya menghasilkan 7-8 ton, kini hasilnya hingga 13,5 ton</strong></span>.</p>
<p style="text-align: justify;">Klian Subak Yehembang I Ketut Renem didampingi Wakil Klian Subak Gede Suardika mengatakan, peningkatan hasil panen yang cukup menggembirakan itu adalah sinergi petani subak, PPL, POPT, mantri tani Kecamatan Mendoyo (Dinas PKL) dan pihak penyuplai pupuk organik cair D.I Grow.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dari berbagai varietas padi yang ditanam di subak tersebut, menurutnya, varietas padi Way Apo Buru yang menggunakan pupuk organik cair D.I Grow paling banyak menghasilkan. Dari panen sebelumnya sekitar 7-8 ton/ha kini bisa mencapai 13,5 ton kotor. &#8221;Ada peningkatan hasil dan <span style="color: #ff0000;">pendapatan dua kali lipat seperti saya dari 50 are sawah sebelumnya sekali panen Rp 7 juta kini bisa Rp 15 juta</span>,&#8221; terang Renem.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sejumlah petani lain juga merasakan hal serupa dengan memakai satu liter pupuk cair D.I Grow warna hijau dan merah, hasil yang didapatkan berlipat.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>PPL Yehembang Kangin Wayan Suarma mengakui peningkatan hasil panen petani di subak itu dengan D.I Grow</strong>. Di samping membantu program pemerintah meningkatkan hasil pertanian dan penggunaan pupuk organik, pihak penyalur juga proaktif membantu memberikan penyuluhan. &#8221;Mereka juga memberikan teknologi dengan mesin penyemprot dan itu memudahkan petani,&#8221; tukasnya didampingi Mantri Tani Mendoyo, Ngurah Sutarsa. Di samping itu dukungan Koperasi Tani (Koptan) Sari Werdhi dalam penyaluran saprodi termasuk pupuk organik D.I Grow ini kepada para petani.</p>
<p style="text-align: justify;">Distributor Pupuk Organik Cair D.I Grow Bali, Hariyanto, mengatakan <strong>pupuk organik cair D.I Grow ini selain baik untuk padi juga sangat baik untuk semua jenis tanaman yang berbunga atau berbuah</strong>. Penggunaan pun sangat fleksibel <strong>bisa dicampur langsung dengan pestisida</strong> dan tidak berbau seperti kebanyakan pupuk cair. <strong>D.I Grow juga bisa digunakan untuk nutrisi ternak dan perikanan</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800080;"><strong>Pupuk organik D.I Grow bisa didapatkan di Jalan Leli No. 2 Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana &#8211; Bali, Telepon 087762881518 dan 0365-4546111</strong></span>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: medium;"><span style="color: #ff0000;">Untu</span></span></strong><strong><span style="font-size: medium;"><span style="color: #ff0000;">k Berbelanja Pupuk Organik DI GROW secara online,<br />
Silahkan</span> <a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=56&amp;idcat=5" target="_blank">KLIK DI SINI </a></span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: medium;"><span style="color: #003300;">Untuk membaca Kesaksian Petani Pengguna DI GROW lainnya,<br />
Silahkan</span> <a href="http://www.diamondindonesia.co.id/category/testimoni-konsumen/testimoni-produk-agrobisnis/" target="_blank">KLIK DISINI</a></span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2012/01/web_Pupuk-Organik-DI-GROW.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2429" title="web_Pupuk Organik DI GROW" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2012/01/web_Pupuk-Organik-DI-GROW.jpg" alt="web_Pupuk Organik DI GROW" width="585" height="277" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2012/01/gunakan-pupuk-organik-digrow-panen-padi-menjadi-13-ton-per-hektar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DI Grow membuat Kopi Arabica Terus Berbuah &amp; Sangat Lebat</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/11/di-grow-membuat-kopi-arabica-terus-berbuah-sangat-lebat/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/11/di-grow-membuat-kopi-arabica-terus-berbuah-sangat-lebat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2010 08:11:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1850</guid>
		<description><![CDATA[Saya mempunyai kebun kopi, jenis kopi Arabica, ditanam sejak tahun 1974. Selama ini hasil panen yang saya dapat sudah cukup baik menurut saya, tetapi saya menginginkan hasil yang lebih baik lagi.
Lima bulan yang lalu, saya mengenal Diamond Interest International, dan saya tertarik dengan pupuk DI Grow. Saya lalu menggunakannya pada tanaman kopi saya. Sungguh luar biasa, setelah saya menggunakan pupuk DI Grow, banyak perubahan pada tanaman kopi saya, diantaranya:

Pertumbuhan pohon sangat baik, daun tambah lebar  dan lebat
Kopi terus berbuah dengan lebat.  Bahkan dalam satu pohon terdapat perbedaan buah yang ada, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/11/Kopi.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1852" style="margin: 10px;" title="Kopi" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/11/Kopi.jpg" alt="Kopi" width="565" height="437" /></a>Saya mempunyai kebun kopi, jenis kopi Arabica, ditanam sejak tahun 1974. Selama ini hasil panen yang saya dapat sudah cukup baik menurut saya, tetapi saya menginginkan hasil yang lebih baik lagi.<br />
Lima bulan yang lalu, saya mengenal Diamond Interest International, dan saya tertarik dengan pupuk DI Grow. Saya lalu menggunakannya pada tanaman kopi saya. Sungguh luar biasa, setelah saya menggunakan pupuk DI Grow, banyak perubahan pada tanaman kopi saya, diantaranya:</p>
<ul>
<li>Pertumbuhan pohon sangat baik, daun tambah lebar  dan lebat</li>
<li>Kopi terus berbuah dengan lebat.  Bahkan dalam satu pohon terdapat perbedaan buah yang ada, yaitu ada buah yang sudah merah, ada yang masih kuning, bahkan ada yang hijau. Ini belum pernah terjadi sebelumnya.</li>
<li>Kerontokan buah jauh berkurang.</li>
<li>Daya tahan buah yang sudah dipetik lebih lama, tidak mudah busuk dan warna kopi mengkilap.</li>
<li>Hasil yang saya peroleh dari satu pohon yaitu 2 kg/sekali panen/periode.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
Terimakasih DI Grow yang sudah meningkatkan hasil panen saya.  Dan kepada para petani, khususnya di daerah saya Takengon, mari kita sama-sama menggunakan DI Grow agar hasil kebun kita meningkat.</p>
<p style="text-align: justify;">Bpk. H. Suardi<br />
Kp. Paya Tumpi Baru, Kec. Keboyakan No.69<br />
Kab. Aceh Tengah, NAD</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/11/di-grow-membuat-kopi-arabica-terus-berbuah-sangat-lebat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil Tebasan (Penjualan) Padiku Meningkat</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/hasil-tebasan-penjualan-padiku-meningkat/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/hasil-tebasan-penjualan-padiku-meningkat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 14:53:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1287</guid>
		<description><![CDATA[Selain mencoba pada tanaman bawang merah, saya juga mencoba pupuk DI Grow  pada tanaman padi pada sawah seluas 1500 m2, pada bulan Juli 2006.  Pupuk kimianya saya hanya menggunakan Urea saja.
Pupuk DI Grow  Hijau saya gunakan pada saat tanaman padi berumur 20 hari setelah tanam dengan dosis 50 cc/tangki semprot yang 15 liter, dan pada umur 40 serta 60 hari setelah tanam, saya semprot dengan DI Grow  Merah dengan dosis 60 cc/tangki.  DI Grow  Hijau yang saya gunakan habis 150 cc, sedangkan Rite Grow-Merah habis 350 cc, jadi total penggunaan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Hasil-Tebasan-Penjualan-Padiku-Meningkat.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1288" style="margin: 10px 15px;" title="Hasil Tebasan (Penjualan) Padiku Meningkat" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Hasil-Tebasan-Penjualan-Padiku-Meningkat.jpg" alt="Hasil Tebasan (Penjualan) Padiku Meningkat" width="217" height="265" /></a>Selain mencoba pada tanaman bawang merah, saya juga mencoba pupuk DI Grow  pada tanaman padi pada sawah seluas 1500 m2, pada bulan Juli 2006.  Pupuk kimianya saya hanya menggunakan Urea saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Pupuk DI Grow  Hijau saya gunakan pada saat tanaman padi berumur 20 hari setelah tanam dengan dosis 50 cc/tangki semprot yang 15 liter, dan pada umur 40 serta 60 hari setelah tanam, saya semprot dengan DI Grow  Merah dengan dosis 60 cc/tangki.  DI Grow  Hijau yang saya gunakan habis 150 cc, sedangkan Rite Grow-Merah habis 350 cc, jadi total penggunaan DI Grow  ± 500 cc ( ± Rp 45.000).</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah disemprot DI Grow  pertumbuhan tanaman lebih cepat, anakan lebih banyak, daun lebih lebar, dan produksi yang dihasilkan meningkat.  Kebiasaan di desa saya, bila saat panen, padi ditaksir nilainya untuk ditebas.  Betapa kaget dan gembira ketika padi saya ditebas saya mendapat harga Rp 1.250.000, biasanya paling banter dapat harga Rp 800.000.  Berarti saya dapat tambahan keuntungan sebesar Rp 405.000 (Rp 1.250.000  Rp 800.000  Beli Rite Grow Rp 45.000).  Sekarang saya bener-bener yakin, DI Grow  bener-bener pupuk yang mampu meningkatkan hasil pertanian.</p>
<p style="text-align: justify;">Terimakasih DI Grow .</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>H.Moch.Hasyim, Jl.Basuki Rahmat No.83<br />
Geladak Pakem, Sumber Sari, Jember</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/hasil-tebasan-penjualan-padiku-meningkat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>APEL MALANG &#8211; Berbuah Lebat &amp; Tahan Rontok</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/apel-malang-berbuah-lebat-tahan-rontok/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/apel-malang-berbuah-lebat-tahan-rontok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 20:33:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1173</guid>
		<description><![CDATA[Kota Batu Malang terkenal dengan buah apelnya. Kebiasaan petani apel di sini, bila apel mau berbunga/berbuah, harus di “Rempes” daunnya, begitu juga dengan kebun apel saya.
Juni 2005, seorang leader DII di Batu Malang memperkenalkan pupuk organik Rite Grow-1 pada saya, informasinya dapat merangsang untuk berbunga dan berbuah lebih lebat dan mampu menekan kerontokan bunga/buah. Karena penasaran, saya coba pupuk tersebut pada tanaman apel saya sebanyak 60 pohon, sedangkan sisanya tidak.
Setelah daun dirempes, dua hari kemudian saya semprot dengan Rite Grow-1 Hijau dengan dosis 50 cc/tangki 15 liter, dua minggu kemudian ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Apel-Panjang-ke-bawah.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1176" style="margin: 10px 15px;" title="Apel Panjang ke bawah" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Apel-Panjang-ke-bawah.jpg" alt="Apel Panjang ke bawah" width="150" height="546.8" /></a>Kota Batu Malang terkenal dengan buah apelnya. Kebiasaan petani apel di sini, bila apel mau berbunga/berbuah, harus di “Rempes” daunnya, begitu juga dengan kebun apel saya.</p>
<p>Juni 2005, seorang leader DII di Batu Malang memperkenalkan pupuk organik Rite Grow-1 pada saya, informasinya dapat merangsang untuk berbunga dan berbuah lebih lebat dan mampu menekan kerontokan bunga/buah. Karena penasaran, saya coba pupuk tersebut pada tanaman apel saya sebanyak 60 pohon, sedangkan sisanya tidak.<br />
Setelah daun dirempes, dua hari kemudian saya semprot dengan Rite Grow-1 Hijau dengan dosis 50 cc/tangki 15 liter, dua minggu kemudian saya ulangi penyemprotan dengan dosis yang sama. Selanjutnya setiap dua minggu saya semprot dengan Rite Grow-1 Merah hingga menjelang panen.</p>
<p>Tanaman apel yang tidak disemprot dengan Rite Grow-1, akan keluar tunas daun 15 hari setelah dirempes, tetapi yang disemprot dengan Rite Grow-1, tunas daun sudah tumbuh pada 10 hari setelah dirempes, jumlahnya lebih banyak, daun lebih lebar dan lebih hijau.  Begitu juga dengan munculnya bakal bunga, yang tidak disemprot dengan Rite Grow-1, keluar bakal bunga pada hari ke-30, sedangkan yang disemprot dengan Rite Grow-1, keluar bakal bunga pada hari ke-17.  Yang membuat saya terkagum dengan Rite Grow-1 adalah “bajangan” atau bunga yang tidak jadi buah menurun, hanya 5 %, sedangkan yang tidak disemprot Rite Grow-1 “bajangan” mencapai 10%. Dan apel-ku sudah bisa dipanen pada umur 4,5 bulan, sedangkan yang tidak disemprot Rite Grow-1 dipanen pada umur buah 5 bulan.</p>
<p>Terimakasih DII, berkat Rite Grow-1 buah apelku lebat dan panennya lebih cepat.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Berikut ini perbedaan perkembangan tanaman apel yang menggunakan  Rite Grow-1 dan  yang tidak.</strong><br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Apel.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1175" style="margin: 10px 15px;" title="Apel" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Apel.jpg" alt="Apel" width="570" height="223" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="590" height="470" data="http://www.youtube.com/v/aC8S63rdld0&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/aC8S63rdld0&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=aC8S63rdld0"><img src="http://img.youtube.com/vi/aC8S63rdld0/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p style="text-align: justify;">Diceritakan oleh : Bp. Kaspiin<br />
Ds Banaran, Kec. Bumi Aji, Batu, Malang, Jawa Timur</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Catatan</strong> : Pupuk Organic Plus <span style="font-size: medium;"><strong>Rite Grow</strong></span>, sekarang telah berganti nama menjadi <span style="font-size: medium;"><strong>DI Grow</strong></span> <span style="font-size: x-small;">- Redaksi -</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/apel-malang-berbuah-lebat-tahan-rontok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Testimoni Dari Hasil Penggunaan Pupuk Organik DI Grow Pada Budidaya Tambak Udang Windu (Panaeus Monodon)</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/aplikasi-testimoni-penggunaan-pupuk-organik-di-grow-pada-budidaya-udang-windu/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/aplikasi-testimoni-penggunaan-pupuk-organik-di-grow-pada-budidaya-udang-windu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 12:40:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1148</guid>
		<description><![CDATA[
Untuk kesekian kalinya, Pupuk DI Grow yang terbuat dari Hasil Ekstraksi Rumput Laut membuktikan diri sebagai Pupuk Organik Plus terbaik di Indonesia. Tidak hanya diaplikasikan pada berbagai Tanaman Pertanian, Perkebunan dan Hutan Tanaman Industri, tetapi juga diaplikasikan pada Hewan Ternak. Dan kini, Pupuk DI Grow ternyata juga terbukti ampuh dan sangat menguntungkan Petani Tambak Udang Windu.
Bagaimana Cara Aplikasi dan Hasil Panennya, silahkan simak baik-baik Video Dokumenter berikut ini :
 
Cara Aplikasi Pupuk Organic Plus Di Grow Pada Budidaya Tambak Udang Windu : 


Testimoni Petani Tambak Udang Windu : 

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/DI-GROW-Luxury-Internet2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1154" title="DI GROW Luxury - Internet2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/DI-GROW-Luxury-Internet2.jpg" alt="DI GROW Luxury - Internet2" width="565" height="268" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: x-large;"><span style="font-size: small;">Untuk kesekian kalinya, Pupuk DI Grow yang terbuat dari Hasil Ekstraksi Rumput Laut membuktikan diri sebagai Pupuk Organik Plus terbaik di Indonesia. Tidak hanya diaplikasikan pada berbagai Tanaman Pertanian, Perkebunan dan Hutan Tanaman Industri, tetapi juga diaplikasikan pada Hewan Ternak. Dan kini, Pupuk DI Grow ternyata juga terbukti ampuh dan sangat menguntungkan Petani Tambak Udang Windu.<br />
Bagaimana Cara Aplikasi dan Hasil Panennya, silahkan simak baik-baik Video Dokumenter berikut ini :</span><br />
<strong> </strong></span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: x-large;"><strong>Cara Aplikasi Pupuk Organic Plus Di Grow Pada Budidaya Tambak Udang Windu : </strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="590" height="470" data="http://www.youtube.com/v/rZiVK7AB-1w&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/rZiVK7AB-1w&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=rZiVK7AB-1w"><img src="http://img.youtube.com/vi/rZiVK7AB-1w/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: x-large;"><strong>Testimoni Petani Tambak Udang Windu : </strong></span></p>
<p><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="590" height="470" data="http://www.youtube.com/v/-BVVCtvl2Ps&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/-BVVCtvl2Ps&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=-BVVCtvl2Ps"><img src="http://img.youtube.com/vi/-BVVCtvl2Ps/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/aplikasi-testimoni-penggunaan-pupuk-organik-di-grow-pada-budidaya-udang-windu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil Panen SEMANGKA TANPA BIJI Bisa Meningkat 6 Ton/Ha</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/hasil-panen-semangka-tanpa-biji-bisa-meningkat-6-tonha/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/hasil-panen-semangka-tanpa-biji-bisa-meningkat-6-tonha/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 19:32:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=976</guid>
		<description><![CDATA[


Jika kita melewati jalan raya dari Bandar Lampung menuju Kota Bandar Jaya Lampung Tengah, sepanjang jalan banyak pedagang buah menjajakan buah semangka, baik yang berbiji maupun tanpa biji.  Tentunya harga semangka tanpa biji lebih mahal.  Salah satu daerah pemasok buah semangka tanpa biji yaitu dari Bumi Ayu, Nuban Lampung Tengah.  Salah seorang petani yang membudidayakan semangka tanpa biji dengan menggunakan pupuk D.I.Grow adalah Bpk.Solihin.  Beliau menanam pada lahan seluas 2 Ha.
Untuk lahan 2 ha, biasanya Pak Solihin menggunakan pupuk dasar NPK sebanyak 2 ton, atau 1 ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Semangka-Tanpa-Biji.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-977" style="margin: 10px 15px;" title="Semangka Tanpa Biji" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Semangka-Tanpa-Biji.jpg" alt="Semangka Tanpa Biji" width="575" height="433" /></a></p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Jika kita melewati jalan raya dari Bandar Lampung menuju Kota Bandar Jaya Lampung Tengah, sepanjang jalan banyak pedagang buah menjajakan buah semangka, baik yang berbiji maupun tanpa biji.  Tentunya harga semangka tanpa biji lebih mahal.  Salah satu daerah pemasok buah semangka tanpa biji yaitu dari Bumi Ayu, Nuban Lampung Tengah.  Salah seorang petani yang membudidayakan semangka tanpa biji dengan menggunakan pupuk D.I.Grow adalah Bpk.Solihin.  Beliau menanam pada lahan seluas 2 Ha.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Untuk lahan 2 ha, biasanya Pak Solihin menggunakan pupuk dasar NPK sebanyak 2 ton, atau 1 ton NPK/Ha.  Tetapi setelah menggunakan pupuk D.I.Grow pupuk dasar NPK berkurang 500 kg/2ha atau 250 kg/Ha.  Penyemprotan D.I.Grow Green dilakukan setiap 10 hari sekali pada umur 15 HST, 25 HST, dosis 50 cc/15 liter air.  Setelah keluar bunga/buah yaitu pada umur 35 HST, 45 HST dan 60 HST menggunakan D.I.Grow Red, dosis 60 cc/15 liter air.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Ternyata pertumbuhan sangat cepat, ukuran daun lebih lebar, dan ukuran buah juga lebih besar. Warna buah hijau tua, dan warna daging buah merah menyala.  Waktu panen lebih cepat 10 hari dari yang normal, karena bila tidak cepat dipanen, buah akan pecah. <strong> Pada saat panen Pak Solihin memperoleh hasil 48 ton/2 Ha atau 24 ton/Ha.  Biasanya beliau hanya dapat 18 ton/Ha.  Jadi setelah menggunakan D.I.Grow hasil panen meningkat 6 ton/Ha.  Luaaaaarrrrr Biasa…..!!!!!!</strong></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: center;"><strong>Solihin<br />
Bumi Ayu-Bumi Ratu Nuban<br />
Lampung Tengah</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/hasil-panen-semangka-tanpa-biji-bisa-meningkat-6-tonha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jagung Lebih Berbobot Berkat DI Grow</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/jagung-lebih-berbobot-berkat-di-grow/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/jagung-lebih-berbobot-berkat-di-grow/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 19:22:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=970</guid>
		<description><![CDATA[


Pada pertengahan September 2009, saya mulai menanam jagung jenis P21. Sebelumnya, saya rendam dulu bijinya dengan pestisida Marshal untuk menghindari tanaman dimakan semut.
Dari awal tanam sampai jagung berumur 45 hari, tanaman tidak pernah saya beri pupuk, sehingga kondisi tanaman kurang terawat apalagi pengairannya juga kesulitan. Setelah umur 45 hari, saya baru mulai memupuk, meskipun sudah terlambat untuk pemberiannya. Saya pupuk dengan Urea 75 kg, KCl 50 kg, SP36 50 kg. Dosis ± 35 % saya kurangi dari sebelumnya.
Seminggu kemudian, tanaman saya semprot Digrow yang hijau 50 cc/ tangki (15 liter). ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jagung-1.jpg"><img class="size-full wp-image-971 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="Jagung 1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jagung-1.jpg" alt="Jagung 1" width="250" height="332" /></a>Pada pertengahan September 2009, saya mulai menanam jagung jenis P21. Sebelumnya, saya rendam dulu bijinya dengan pestisida Marshal untuk menghindari tanaman dimakan semut.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Dari awal tanam sampai jagung berumur 45 hari, tanaman tidak pernah saya beri pupuk, sehingga kondisi tanaman kurang terawat apalagi pengairannya juga kesulitan. Setelah umur 45 hari, saya baru mulai memupuk, meskipun sudah terlambat untuk pemberiannya. Saya pupuk dengan Urea 75 kg, KCl 50 kg, SP36 50 kg. Dosis ± 35 % saya kurangi dari sebelumnya.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Seminggu kemudian, tanaman saya semprot Digrow yang hijau 50 cc/ tangki (15 liter). Memang aplikasi Digrow ini terlambat pelaksanaannya dari anjuran, yang seharusnya umur 15 dan 30 hari disemprot. Namun, saya tetap aplikasi hanya sekali saja karena melihat tanaman waktu itu masih pendek.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Umumnya umur 55 hari jagung sudah keluar bunga, namun setelah disemprot, jagung masih belum keluar bunga. Tapi perbedaannya bisa dilihat dari daunnya daripada dengan yang tidak disemprot Digrow yaitu warna daunnya <span style="text-decoration: underline;">hijau tua dan tidak kering serta lebih mulus (tidak ada bintik-bintik hitam/penyakit)</span>. Kalau yang tidak pakai Digrow warna daun hijau pucat, berbintik-bintik dan kering, dan apabila kalau dibiarkan, jagung tidak akan berisi penuh bahkan bisa sama sekali tidak berisi.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Setelah 2 minggu disemprot D.I.Grow hijau, tanaman keluar bunga dan selanjutnya saya semprot dengan Digrow merah 60 cc/tangki.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">LUAR BIASA, pada tanggal 28 November 2009, saya coba ambil contoh jagung, waktu itu juga dibantu oleh Ibu Devi konsultan pupuk tersebut yang akan melaksanakan presentasi di desa saya. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jagung-2.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-973" style="margin: 10px 15px;" title="Jagung 2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jagung-2.jpg" alt="Jagung 2" width="250" height="332" /></a>Saya bandingkan antara jagung yang disemprot dengan yang tidak disemprot Digrow. <span style="text-decoration: underline;">jagung bijinya lebih banyak, berisi dari pangkal sampai ujung, berbobot, lebih gemuk dan lebih panjang 3-5 cm</span> dari yang tidak disemprot serta <span style="text-decoration: underline;">daunnya masih hijau meskipun buahnya sudah ada yang kering</span>. 20 hari lagi jagung sudah siap panen bahkan <span style="text-decoration: underline;">lebih cepat 10 hari</span> dari sebelumnya.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">TERIMA KASIH DIAMOND INTEREST INDONESIA…………………………………</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: center;"><em><strong>B</strong><strong>pk. Misral<br />
Dsn. Jatipasir – Kajarharjo IV RT/RW 05/02<br />
Kalibaru &#8211; Banyuwangi</strong></em></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">
<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/jagung-lebih-berbobot-berkat-di-grow/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buah Nanas : Lebih Besar &amp; Rasa Lebih Manis, Berkat DI.Grow</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/buah-nanas-lebih-besar-rasa-lebih-manis-berkat-di-grow/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/buah-nanas-lebih-besar-rasa-lebih-manis-berkat-di-grow/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 18:58:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=964</guid>
		<description><![CDATA[

Komoditi andalan Propinsi Lampung salah satunya adalah Nanas.  Pupuk D.I.Grow dicoba juga diaplikasikan  pada tanaman nanas di lahan Bpk.Timbul di Punggur Lampung Tengah.
Percobaan dilakukan pada lahan seluas 1/8 ha.  Pupuk dasar menggunakan pupuk kandang dan pupuk NPK (kimia), tetapi dosisnya dikurangi 45% dari biasanya.  Sementara aplikasi pupuk D.I.Grow Green disemprotkan pertama kali pada saat tanaman berumur 21 hari dengan dosis 50 cc/15 liter air (1 tangki), kemudian penyemprotan kedua dan ketiga dilakukan setiap 3 minggu sekali setelah keluar bunga dengan D.I.Grow Red, dosis 75 cc/15 liter ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: center;" align="justify"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Nanas.jpg"><img class="size-full wp-image-966 aligncenter" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Nanas" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Nanas.jpg" alt="Nanas" width="575" height="461" /></a></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">Komoditi andalan Propinsi Lampung salah satunya adalah Nanas.  Pupuk D.I.Grow dicoba juga diaplikasikan  pada tanaman nanas di lahan Bpk.Timbul di Punggur Lampung Tengah.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">Percobaan dilakukan pada lahan seluas 1/8 ha.  Pupuk dasar menggunakan pupuk kandang dan pupuk NPK (kimia), tetapi dosisnya dikurangi 45% dari biasanya.  Sementara aplikasi pupuk D.I.Grow Green disemprotkan pertama kali pada saat tanaman berumur 21 hari dengan dosis 50 cc/15 liter air (1 tangki), kemudian penyemprotan kedua dan ketiga dilakukan setiap 3 minggu sekali setelah keluar bunga dengan D.I.Grow Red, dosis 75 cc/15 liter air.  Jadi cukup 3 kali aplikasi selama 1 musim buah.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">Hasil panen yang diperoleh menggunakan D.I.Grow ukuran buah lebih besar, batang besar, daun kepala pendek/kecil dan ukuran mata pada buah besar-besar.  Sangat berbeda jika dibandingkan dengan buah nanas yang tidak menggunakan D.I.Grow dimana daun kepala panjang, ukuran buah sedang, batang kecil, bentuk mata pada buah kecil-kecil.  Dari rasa, yang menggunakan D.I.Grow rasanya mantap, manis banget,wangi, sangat berbeda  dengan yang tidak disemprot D.I.Grow.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">Satu hal lagi, buah nanas yang disengat tawon, jika tidak menggunakan D.I.Grow, buahnya banyak yang busuk, tetapi yang disemprot dengan D.I.Grow lebih tahan dan buah tidak busuk.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"><strong>“Saya sudah membuktikan sendiri, D.I.Grow memang pupuk masa depan, dapat meningkatkan hasil panen” </strong>tutur Pak Timbul sambil merasakan manisnya buah nanas yang baru saja dipanen.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: center;"><strong>Bp. Timbul<br />
Kp.Baru – Mulyodadi<br />
Punggur, Lampung Tenga</strong>h</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/buah-nanas-lebih-besar-rasa-lebih-manis-berkat-di-grow/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selama 8 Tahun Kelapa Sawit Hanya Berbunga Jantan Berkat D.I. GROW, Akhirnya Bisa Berbuah</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/selama-8-tahun-kelapa-sawit-hanya-berbunga-jantan-berkat-d-i-grow-akhirnya-bisa-berbuah/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/selama-8-tahun-kelapa-sawit-hanya-berbunga-jantan-berkat-d-i-grow-akhirnya-bisa-berbuah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 13:24:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=955</guid>
		<description><![CDATA[
Pusing rasanya bila Kelapa Sawit yang kita pelihara dari kecil hingga berumur 8 tahun dan selalu diberi pupuk, pada akhirnya hanya keluar bunga jantan saja.  Hal ini yang dialami oleh Bapak Sudariyadi di Lhoksukon-Aceh Utara.  Pasti hal serupa juga pernah dialami oleh petani perkebunan Kelapa Sawit di seluruh Indonesia.
Tidak semua tanaman kelapa sawit yang ditanam Pak Sudariyadi berbunga jantan, hal ini hanya terjadi pada beberapa pohon saja. Sebelumnya Pak Sudariyadi pernah menggunakan Pupuk Borak, tapi tidak ada hasilnya. Untuk membuktikan informasi yang beliau terima dari Konsultan Pupuk D.I.Grow Bapak Ir.Suhendro ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Kelapa-Sawit.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-959" style="margin: 10px 15px;" title="Kelapa Sawit" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Kelapa-Sawit.jpg" alt="Kelapa Sawit" width="575" height="250" /></a>Pusing rasanya bila Kelapa Sawit yang kita pelihara dari kecil hingga berumur 8 tahun dan selalu diberi pupuk, pada akhirnya hanya keluar bunga jantan saja.  Hal ini yang dialami oleh Bapak Sudariyadi di Lhoksukon-Aceh Utara.  Pasti hal serupa juga pernah dialami oleh petani perkebunan Kelapa Sawit di seluruh Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak semua tanaman kelapa sawit yang ditanam Pak Sudariyadi berbunga jantan, hal ini hanya terjadi pada beberapa pohon saja. Sebelumnya Pak Sudariyadi pernah menggunakan Pupuk Borak, tapi tidak ada hasilnya. Untuk membuktikan informasi yang beliau terima dari Konsultan Pupuk <a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=56&amp;idcat=5" target="_blank"><strong>D.I.Grow</strong></a> Bapak Ir.Suhendro Atmaja, bahwa tanaman Kelapa Sawit yang berbunga jantan, bisa dirangsang keluarnya bunga betina, akhirnya beliau uji coba pada beberapa pohon yang hanya berbunga jantan saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Metode aplikasi dengan cara kombinasi, disemprot ke seluruh bagian tanaman termasuk ke bunga jantan dan sistem injeksi pada batang.  Kalau disemprot, dengan menggunakan <a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=56&amp;idcat=5" target="_blank"><strong>D.I Grow</strong></a> Red dengan dosis 250 cc/tangki 15 liter air dan semprot rutin 30 hari sekali, sedangkan sistem injeksi dengan dosis 7 cc D.I.Grow Red/70 cc air/paralon, setiap 40 hari sekali.  Setelah aplikasi 1.5 bulan, sudah mulai keluar bunga betina pada pelepah yang baru.  <strong>”Saya sudah panen 15 janjang dari tanaman yang tadinya hanya berbunga jantan, dan  tanpa terasa sudah lebih dari setahun saya menggunakan DI Grow pada  Kelapa Sawit, dengan cara aplikasi dan perlakuan seperti ini.  Hasilnya : bunga betina terus menerus keluar.  Saya BANGGA dan PUAS setelah menggunakan D.I.Grow.  Terimakasih <a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=56&amp;idcat=5" target="_blank">D.I.Grow</a>”</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><strong><em>Sudariyadi<br />
Unit 5 Ds. Babussalam, Kec. </em></strong><strong><em>Baktiya<br />
Kab. Aceh Utara, NAD</em></strong></p>
<p style="text-align: center;"><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="590" height="470" data="http://www.youtube.com/v/aa4oZ-LgsMg&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/aa4oZ-LgsMg&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=aa4oZ-LgsMg"><img src="http://img.youtube.com/vi/aa4oZ-LgsMg/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/selama-8-tahun-kelapa-sawit-hanya-berbunga-jantan-berkat-d-i-grow-akhirnya-bisa-berbuah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meski Tanpa Pupuk Dasar, Tanaman Kedelai Tumbuh Dengan Baik dan Cepat Panen, Berkat Pupuk DI Grow</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/meski-tanpa-pupuk-dasar-tanaman-kedelai-tumbuh-dengan-baik-dan-cepat-panen-berkat-pupuk-di-grow/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/meski-tanpa-pupuk-dasar-tanaman-kedelai-tumbuh-dengan-baik-dan-cepat-panen-berkat-pupuk-di-grow/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 12:09:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=944</guid>
		<description><![CDATA[Pada awalnya Pak Sumadi hanya coba-coba saja pada tanaman kedelai, ternyata diluar dugaan tanaman kedelainya bisa bagus.  Banyak petani yang senang melihat kondisi tanaman kedelai Pak Sumadi. Percobaan ini dilakukan karena banyak para petani yang sudah malas bertanam kedelai sebab setiap kali tanam tidak pernah berhasil, apalagi ditambah himbauan dari aparat desa untuk tidak tanam kedelai dulu melainkan dengan tanaman yg lain. “Saya tidak peduli, sehingga saya langsung memberanikan diri dan membuktikan kepada orang-orang bahwa dengan pakai pupuk D.I.Grow hasilnya bisa sangat memuaskan” tutur Pak Sumadi. Informasi pupuk DI-Grow ini ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/KEDELAI.jpg"><img class="size-full wp-image-947 alignnone" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="KEDELAI" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/KEDELAI.jpg" alt="KEDELAI" width="575" height="379" /></a>Pada awalnya Pak Sumadi hanya coba-coba saja pada tanaman kedelai, ternyata diluar dugaan tanaman kedelainya bisa bagus.  Banyak petani yang senang melihat kondisi tanaman kedelai Pak Sumadi. Percobaan ini dilakukan karena banyak para petani yang sudah malas bertanam kedelai sebab setiap kali tanam tidak pernah berhasil, apalagi ditambah himbauan dari aparat desa untuk tidak tanam kedelai dulu melainkan dengan tanaman yg lain. “Saya tidak peduli, sehingga saya langsung memberanikan diri dan membuktikan kepada orang-orang bahwa dengan pakai pupuk D.I.Grow hasilnya bisa sangat memuaskan” tutur Pak Sumadi. Informasi pupuk DI-Grow ini diperolehnya pada waktu mengikuti seminar TVRI di kantor TC-Surabaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Percobaan ini dilakukan tepatnya pada tanggal 16 Agustus 2009 dengan mulai tanam kedelai jenis Willis (Kedelai Putih) pada lahan seluas 400 m<sup>2</sup>. Aplikasi ini <strong>tanpa</strong> tambahan pupuk dasar atau kimia yang diberikan lewat tanah sama sekali, cukup dengan disemprot pupuk D.I.Grow.</p>
<p style="text-align: justify;">“Menyesuaikan dari jenis kedelainya, maka setelah tanaman berumur 20 dan 30 hari saya semprot D.I.Grow Hijau dengan dosis 40-50 cc/1 tangki (15 liter air). Hasilnya dalam waktu 1 malam, panjang tanaman bertambah 5 cm, daun menjadi lebar dan tebal, tunas yang keluar langsung mekar, serta batangnya keras”. Setelah menggunakan pupuk D.I.Grow Hijau, selanjutnya pada umur 45 dan 55 hari dilakukan penyemprotan dengan D.I.Grow Merah dengan dosis 50 cc/1 tangki.  Setelah umur 48 hari, tanaman kedelai sudah keluar bunga.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>LUAR BIASA</strong>.., mulai dari pangkal batang sampai ujung,  setiap ruasnya menghasilkan buah, seragam, buahnya padat dan berisi semua serta tidak ada yang kopong (tidak berisi). Kalau biasanya sebelum pakai D.I.Grow buahnya tidak bisa berisi semua (ada yang kopong) dan jumlahnya sedikit serta batangnya pendek.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu pengairan dilakukan 3 kali dengan cara dileb pada umur 20, 30, dan 50 hari, karena waktu itu masih kemarau.  Diperkirakan panen tanggal 1 November 2009. Namun, ternyata perkiraan meleset.  Kedelai dipanen pada umur ± 60 hari  karena kalau terlambat, buah kedelai akan pecah dan bijinya akan keluar semua. Padahal seharusnya umur 70-75 hari kedelai baru bisa dipanen. Ternyata kedelai saya <strong><span style="text-decoration: underline;">lebih cepat</span></strong> 10-15 hari panennya. LUARRR BIASAAA&#8230;.. DI Grow Memang Dahsyat&#8230;.!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><strong><em>Bpk. Sumadi</em><br />
<em>Desa Karangbong RT 1 RW 1<br />
Gedangan-Sidoarjo, Jawa Timur</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/meski-tanpa-pupuk-dasar-tanaman-kedelai-tumbuh-dengan-baik-dan-cepat-panen-berkat-pupuk-di-grow/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

