<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Diamond Interest &#187; Terstimoni Produk Agrobisnis</title>
	<atom:link href="http://www.diamondindonesia.co.id/category/testimoni-konsumen/testimoni-produk-agrobisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.diamondindonesia.co.id</link>
	<description>Sekadar sebuah weblog WordPress lainnya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 14:19:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Hasil Tebasan (Penjualan) Padiku Meningkat</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/hasil-tebasan-penjualan-padiku-meningkat/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/hasil-tebasan-penjualan-padiku-meningkat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 14:53:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1287</guid>
		<description><![CDATA[Selain mencoba pada tanaman bawang merah, saya juga mencoba pupuk DI Grow  pada tanaman padi pada sawah seluas 1500 m2, pada bulan Juli 2006.  Pupuk kimianya saya hanya menggunakan Urea saja.
Pupuk DI Grow  Hijau saya gunakan pada saat tanaman padi berumur 20 hari setelah tanam dengan dosis 50 cc/tangki semprot yang 15 liter, dan pada umur 40 serta 60 hari setelah tanam, saya semprot dengan DI Grow  Merah dengan dosis 60 cc/tangki.  DI Grow  Hijau yang saya gunakan habis 150 cc, sedangkan Rite Grow-Merah habis 350 cc, jadi total penggunaan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Hasil-Tebasan-Penjualan-Padiku-Meningkat.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1288" style="margin: 10px 15px;" title="Hasil Tebasan (Penjualan) Padiku Meningkat" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Hasil-Tebasan-Penjualan-Padiku-Meningkat.jpg" alt="Hasil Tebasan (Penjualan) Padiku Meningkat" width="217" height="265" /></a>Selain mencoba pada tanaman bawang merah, saya juga mencoba pupuk DI Grow  pada tanaman padi pada sawah seluas 1500 m2, pada bulan Juli 2006.  Pupuk kimianya saya hanya menggunakan Urea saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Pupuk DI Grow  Hijau saya gunakan pada saat tanaman padi berumur 20 hari setelah tanam dengan dosis 50 cc/tangki semprot yang 15 liter, dan pada umur 40 serta 60 hari setelah tanam, saya semprot dengan DI Grow  Merah dengan dosis 60 cc/tangki.  DI Grow  Hijau yang saya gunakan habis 150 cc, sedangkan Rite Grow-Merah habis 350 cc, jadi total penggunaan DI Grow  ± 500 cc ( ± Rp 45.000).</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah disemprot DI Grow  pertumbuhan tanaman lebih cepat, anakan lebih banyak, daun lebih lebar, dan produksi yang dihasilkan meningkat.  Kebiasaan di desa saya, bila saat panen, padi ditaksir nilainya untuk ditebas.  Betapa kaget dan gembira ketika padi saya ditebas saya mendapat harga Rp 1.250.000, biasanya paling banter dapat harga Rp 800.000.  Berarti saya dapat tambahan keuntungan sebesar Rp 405.000 (Rp 1.250.000  Rp 800.000  Beli Rite Grow Rp 45.000).  Sekarang saya bener-bener yakin, DI Grow  bener-bener pupuk yang mampu meningkatkan hasil pertanian.</p>
<p style="text-align: justify;">Terimakasih DI Grow .</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>H.Moch.Hasyim, Jl.Basuki Rahmat No.83<br />
Geladak Pakem, Sumber Sari, Jember</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/hasil-tebasan-penjualan-padiku-meningkat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>APEL MALANG &#8211; Berbuah Lebat &amp; Tahan Rontok</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/apel-malang-berbuah-lebat-tahan-rontok/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/apel-malang-berbuah-lebat-tahan-rontok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 20:33:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1173</guid>
		<description><![CDATA[Kota Batu Malang terkenal dengan buah apelnya. Kebiasaan petani apel di sini, bila apel mau berbunga/berbuah, harus di “Rempes” daunnya, begitu juga dengan kebun apel saya.
Juni 2005, seorang leader DII di Batu Malang memperkenalkan pupuk organik Rite Grow-1 pada saya, informasinya dapat merangsang untuk berbunga dan berbuah lebih lebat dan mampu menekan kerontokan bunga/buah. Karena penasaran, saya coba pupuk tersebut pada tanaman apel saya sebanyak 60 pohon, sedangkan sisanya tidak.
Setelah daun dirempes, dua hari kemudian saya semprot dengan Rite Grow-1 Hijau dengan dosis 50 cc/tangki 15 liter, dua minggu kemudian ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Apel-Panjang-ke-bawah.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1176" style="margin: 10px 15px;" title="Apel Panjang ke bawah" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Apel-Panjang-ke-bawah.jpg" alt="Apel Panjang ke bawah" width="150" height="546.8" /></a>Kota Batu Malang terkenal dengan buah apelnya. Kebiasaan petani apel di sini, bila apel mau berbunga/berbuah, harus di “Rempes” daunnya, begitu juga dengan kebun apel saya.</p>
<p>Juni 2005, seorang leader DII di Batu Malang memperkenalkan pupuk organik Rite Grow-1 pada saya, informasinya dapat merangsang untuk berbunga dan berbuah lebih lebat dan mampu menekan kerontokan bunga/buah. Karena penasaran, saya coba pupuk tersebut pada tanaman apel saya sebanyak 60 pohon, sedangkan sisanya tidak.<br />
Setelah daun dirempes, dua hari kemudian saya semprot dengan Rite Grow-1 Hijau dengan dosis 50 cc/tangki 15 liter, dua minggu kemudian saya ulangi penyemprotan dengan dosis yang sama. Selanjutnya setiap dua minggu saya semprot dengan Rite Grow-1 Merah hingga menjelang panen.</p>
<p>Tanaman apel yang tidak disemprot dengan Rite Grow-1, akan keluar tunas daun 15 hari setelah dirempes, tetapi yang disemprot dengan Rite Grow-1, tunas daun sudah tumbuh pada 10 hari setelah dirempes, jumlahnya lebih banyak, daun lebih lebar dan lebih hijau.  Begitu juga dengan munculnya bakal bunga, yang tidak disemprot dengan Rite Grow-1, keluar bakal bunga pada hari ke-30, sedangkan yang disemprot dengan Rite Grow-1, keluar bakal bunga pada hari ke-17.  Yang membuat saya terkagum dengan Rite Grow-1 adalah “bajangan” atau bunga yang tidak jadi buah menurun, hanya 5 %, sedangkan yang tidak disemprot Rite Grow-1 “bajangan” mencapai 10%. Dan apel-ku sudah bisa dipanen pada umur 4,5 bulan, sedangkan yang tidak disemprot Rite Grow-1 dipanen pada umur buah 5 bulan.</p>
<p>Terimakasih DII, berkat Rite Grow-1 buah apelku lebat dan panennya lebih cepat.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Berikut ini perbedaan perkembangan tanaman apel yang menggunakan  Rite Grow-1 dan  yang tidak.</strong><br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Apel.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1175" style="margin: 10px 15px;" title="Apel" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Apel.jpg" alt="Apel" width="570" height="223" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="590" height="470" data="http://www.youtube.com/v/aC8S63rdld0&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/aC8S63rdld0&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=aC8S63rdld0"><img src="http://img.youtube.com/vi/aC8S63rdld0/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p style="text-align: justify;">Diceritakan oleh : Bp. Kaspiin<br />
Ds Banaran, Kec. Bumi Aji, Batu, Malang, Jawa Timur</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Catatan</strong> : Pupuk Organic Plus <span style="font-size: medium;"><strong>Rite Grow</strong></span>, sekarang telah berganti nama menjadi <span style="font-size: medium;"><strong>DI Grow</strong></span> <span style="font-size: x-small;">- Redaksi -</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/apel-malang-berbuah-lebat-tahan-rontok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Testimoni Dari Hasil Penggunaan Pupuk Organik DI Grow Pada Budidaya Tambak Udang Windu (Panaeus Monodon)</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/aplikasi-testimoni-penggunaan-pupuk-organik-di-grow-pada-budidaya-udang-windu/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/aplikasi-testimoni-penggunaan-pupuk-organik-di-grow-pada-budidaya-udang-windu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 12:40:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1148</guid>
		<description><![CDATA[
Untuk kesekian kalinya, Pupuk DI Grow yang terbuat dari Hasil Ekstraksi Rumput Laut membuktikan diri sebagai Pupuk Organik Plus terbaik di Indonesia. Tidak hanya diaplikasikan pada berbagai Tanaman Pertanian, Perkebunan dan Hutan Tanaman Industri, tetapi juga diaplikasikan pada Hewan Ternak. Dan kini, Pupuk DI Grow ternyata juga terbukti ampuh dan sangat menguntungkan Petani Tambak Udang Windu.
Bagaimana Cara Aplikasi dan Hasil Panennya, silahkan simak baik-baik Video Dokumenter berikut ini :
 
Cara Aplikasi Pupuk Organic Plus Di Grow Pada Budidaya Tambak Udang Windu : 


Testimoni Petani Tambak Udang Windu : 

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/DI-GROW-Luxury-Internet2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1154" title="DI GROW Luxury - Internet2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/DI-GROW-Luxury-Internet2.jpg" alt="DI GROW Luxury - Internet2" width="565" height="268" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: x-large;"><span style="font-size: small;">Untuk kesekian kalinya, Pupuk DI Grow yang terbuat dari Hasil Ekstraksi Rumput Laut membuktikan diri sebagai Pupuk Organik Plus terbaik di Indonesia. Tidak hanya diaplikasikan pada berbagai Tanaman Pertanian, Perkebunan dan Hutan Tanaman Industri, tetapi juga diaplikasikan pada Hewan Ternak. Dan kini, Pupuk DI Grow ternyata juga terbukti ampuh dan sangat menguntungkan Petani Tambak Udang Windu.<br />
Bagaimana Cara Aplikasi dan Hasil Panennya, silahkan simak baik-baik Video Dokumenter berikut ini :</span><br />
<strong> </strong></span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: x-large;"><strong>Cara Aplikasi Pupuk Organic Plus Di Grow Pada Budidaya Tambak Udang Windu : </strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="590" height="470" data="http://www.youtube.com/v/rZiVK7AB-1w&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/rZiVK7AB-1w&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=rZiVK7AB-1w"><img src="http://img.youtube.com/vi/rZiVK7AB-1w/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: x-large;"><strong>Testimoni Petani Tambak Udang Windu : </strong></span></p>
<p><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="590" height="470" data="http://www.youtube.com/v/-BVVCtvl2Ps&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/-BVVCtvl2Ps&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=-BVVCtvl2Ps"><img src="http://img.youtube.com/vi/-BVVCtvl2Ps/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/aplikasi-testimoni-penggunaan-pupuk-organik-di-grow-pada-budidaya-udang-windu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil Panen SEMANGKA TANPA BIJI Bisa Meningkat 6 Ton/Ha</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/hasil-panen-semangka-tanpa-biji-bisa-meningkat-6-tonha/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/hasil-panen-semangka-tanpa-biji-bisa-meningkat-6-tonha/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 19:32:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=976</guid>
		<description><![CDATA[


Jika kita melewati jalan raya dari Bandar Lampung menuju Kota Bandar Jaya Lampung Tengah, sepanjang jalan banyak pedagang buah menjajakan buah semangka, baik yang berbiji maupun tanpa biji.  Tentunya harga semangka tanpa biji lebih mahal.  Salah satu daerah pemasok buah semangka tanpa biji yaitu dari Bumi Ayu, Nuban Lampung Tengah.  Salah seorang petani yang membudidayakan semangka tanpa biji dengan menggunakan pupuk D.I.Grow adalah Bpk.Solihin.  Beliau menanam pada lahan seluas 2 Ha.
Untuk lahan 2 ha, biasanya Pak Solihin menggunakan pupuk dasar NPK sebanyak 2 ton, atau 1 ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Semangka-Tanpa-Biji.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-977" style="margin: 10px 15px;" title="Semangka Tanpa Biji" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Semangka-Tanpa-Biji.jpg" alt="Semangka Tanpa Biji" width="575" height="433" /></a></p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Jika kita melewati jalan raya dari Bandar Lampung menuju Kota Bandar Jaya Lampung Tengah, sepanjang jalan banyak pedagang buah menjajakan buah semangka, baik yang berbiji maupun tanpa biji.  Tentunya harga semangka tanpa biji lebih mahal.  Salah satu daerah pemasok buah semangka tanpa biji yaitu dari Bumi Ayu, Nuban Lampung Tengah.  Salah seorang petani yang membudidayakan semangka tanpa biji dengan menggunakan pupuk D.I.Grow adalah Bpk.Solihin.  Beliau menanam pada lahan seluas 2 Ha.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Untuk lahan 2 ha, biasanya Pak Solihin menggunakan pupuk dasar NPK sebanyak 2 ton, atau 1 ton NPK/Ha.  Tetapi setelah menggunakan pupuk D.I.Grow pupuk dasar NPK berkurang 500 kg/2ha atau 250 kg/Ha.  Penyemprotan D.I.Grow Green dilakukan setiap 10 hari sekali pada umur 15 HST, 25 HST, dosis 50 cc/15 liter air.  Setelah keluar bunga/buah yaitu pada umur 35 HST, 45 HST dan 60 HST menggunakan D.I.Grow Red, dosis 60 cc/15 liter air.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Ternyata pertumbuhan sangat cepat, ukuran daun lebih lebar, dan ukuran buah juga lebih besar. Warna buah hijau tua, dan warna daging buah merah menyala.  Waktu panen lebih cepat 10 hari dari yang normal, karena bila tidak cepat dipanen, buah akan pecah. <strong> Pada saat panen Pak Solihin memperoleh hasil 48 ton/2 Ha atau 24 ton/Ha.  Biasanya beliau hanya dapat 18 ton/Ha.  Jadi setelah menggunakan D.I.Grow hasil panen meningkat 6 ton/Ha.  Luaaaaarrrrr Biasa…..!!!!!!</strong></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: center;"><strong>Solihin<br />
Bumi Ayu-Bumi Ratu Nuban<br />
Lampung Tengah</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/hasil-panen-semangka-tanpa-biji-bisa-meningkat-6-tonha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jagung Lebih Berbobot Berkat DI Grow</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/jagung-lebih-berbobot-berkat-di-grow/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/jagung-lebih-berbobot-berkat-di-grow/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 19:22:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=970</guid>
		<description><![CDATA[


Pada pertengahan September 2009, saya mulai menanam jagung jenis P21. Sebelumnya, saya rendam dulu bijinya dengan pestisida Marshal untuk menghindari tanaman dimakan semut.
Dari awal tanam sampai jagung berumur 45 hari, tanaman tidak pernah saya beri pupuk, sehingga kondisi tanaman kurang terawat apalagi pengairannya juga kesulitan. Setelah umur 45 hari, saya baru mulai memupuk, meskipun sudah terlambat untuk pemberiannya. Saya pupuk dengan Urea 75 kg, KCl 50 kg, SP36 50 kg. Dosis ± 35 % saya kurangi dari sebelumnya.
Seminggu kemudian, tanaman saya semprot Digrow yang hijau 50 cc/ tangki (15 liter). ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jagung-1.jpg"><img class="size-full wp-image-971 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="Jagung 1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jagung-1.jpg" alt="Jagung 1" width="250" height="332" /></a>Pada pertengahan September 2009, saya mulai menanam jagung jenis P21. Sebelumnya, saya rendam dulu bijinya dengan pestisida Marshal untuk menghindari tanaman dimakan semut.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Dari awal tanam sampai jagung berumur 45 hari, tanaman tidak pernah saya beri pupuk, sehingga kondisi tanaman kurang terawat apalagi pengairannya juga kesulitan. Setelah umur 45 hari, saya baru mulai memupuk, meskipun sudah terlambat untuk pemberiannya. Saya pupuk dengan Urea 75 kg, KCl 50 kg, SP36 50 kg. Dosis ± 35 % saya kurangi dari sebelumnya.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Seminggu kemudian, tanaman saya semprot Digrow yang hijau 50 cc/ tangki (15 liter). Memang aplikasi Digrow ini terlambat pelaksanaannya dari anjuran, yang seharusnya umur 15 dan 30 hari disemprot. Namun, saya tetap aplikasi hanya sekali saja karena melihat tanaman waktu itu masih pendek.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Umumnya umur 55 hari jagung sudah keluar bunga, namun setelah disemprot, jagung masih belum keluar bunga. Tapi perbedaannya bisa dilihat dari daunnya daripada dengan yang tidak disemprot Digrow yaitu warna daunnya <span style="text-decoration: underline;">hijau tua dan tidak kering serta lebih mulus (tidak ada bintik-bintik hitam/penyakit)</span>. Kalau yang tidak pakai Digrow warna daun hijau pucat, berbintik-bintik dan kering, dan apabila kalau dibiarkan, jagung tidak akan berisi penuh bahkan bisa sama sekali tidak berisi.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Setelah 2 minggu disemprot D.I.Grow hijau, tanaman keluar bunga dan selanjutnya saya semprot dengan Digrow merah 60 cc/tangki.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">LUAR BIASA, pada tanggal 28 November 2009, saya coba ambil contoh jagung, waktu itu juga dibantu oleh Ibu Devi konsultan pupuk tersebut yang akan melaksanakan presentasi di desa saya. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jagung-2.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-973" style="margin: 10px 15px;" title="Jagung 2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jagung-2.jpg" alt="Jagung 2" width="250" height="332" /></a>Saya bandingkan antara jagung yang disemprot dengan yang tidak disemprot Digrow. <span style="text-decoration: underline;">jagung bijinya lebih banyak, berisi dari pangkal sampai ujung, berbobot, lebih gemuk dan lebih panjang 3-5 cm</span> dari yang tidak disemprot serta <span style="text-decoration: underline;">daunnya masih hijau meskipun buahnya sudah ada yang kering</span>. 20 hari lagi jagung sudah siap panen bahkan <span style="text-decoration: underline;">lebih cepat 10 hari</span> dari sebelumnya.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">TERIMA KASIH DIAMOND INTEREST INDONESIA…………………………………</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: center;"><em><strong>B</strong><strong>pk. Misral<br />
Dsn. Jatipasir – Kajarharjo IV RT/RW 05/02<br />
Kalibaru &#8211; Banyuwangi</strong></em></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">
<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/jagung-lebih-berbobot-berkat-di-grow/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buah Nanas : Lebih Besar &amp; Rasa Lebih Manis, Berkat DI.Grow</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/buah-nanas-lebih-besar-rasa-lebih-manis-berkat-di-grow/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/buah-nanas-lebih-besar-rasa-lebih-manis-berkat-di-grow/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 18:58:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=964</guid>
		<description><![CDATA[

Komoditi andalan Propinsi Lampung salah satunya adalah Nanas.  Pupuk D.I.Grow dicoba juga diaplikasikan  pada tanaman nanas di lahan Bpk.Timbul di Punggur Lampung Tengah.
Percobaan dilakukan pada lahan seluas 1/8 ha.  Pupuk dasar menggunakan pupuk kandang dan pupuk NPK (kimia), tetapi dosisnya dikurangi 45% dari biasanya.  Sementara aplikasi pupuk D.I.Grow Green disemprotkan pertama kali pada saat tanaman berumur 21 hari dengan dosis 50 cc/15 liter air (1 tangki), kemudian penyemprotan kedua dan ketiga dilakukan setiap 3 minggu sekali setelah keluar bunga dengan D.I.Grow Red, dosis 75 cc/15 liter ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: center;" align="justify"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Nanas.jpg"><img class="size-full wp-image-966 aligncenter" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Nanas" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Nanas.jpg" alt="Nanas" width="575" height="461" /></a></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">Komoditi andalan Propinsi Lampung salah satunya adalah Nanas.  Pupuk D.I.Grow dicoba juga diaplikasikan  pada tanaman nanas di lahan Bpk.Timbul di Punggur Lampung Tengah.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">Percobaan dilakukan pada lahan seluas 1/8 ha.  Pupuk dasar menggunakan pupuk kandang dan pupuk NPK (kimia), tetapi dosisnya dikurangi 45% dari biasanya.  Sementara aplikasi pupuk D.I.Grow Green disemprotkan pertama kali pada saat tanaman berumur 21 hari dengan dosis 50 cc/15 liter air (1 tangki), kemudian penyemprotan kedua dan ketiga dilakukan setiap 3 minggu sekali setelah keluar bunga dengan D.I.Grow Red, dosis 75 cc/15 liter air.  Jadi cukup 3 kali aplikasi selama 1 musim buah.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">Hasil panen yang diperoleh menggunakan D.I.Grow ukuran buah lebih besar, batang besar, daun kepala pendek/kecil dan ukuran mata pada buah besar-besar.  Sangat berbeda jika dibandingkan dengan buah nanas yang tidak menggunakan D.I.Grow dimana daun kepala panjang, ukuran buah sedang, batang kecil, bentuk mata pada buah kecil-kecil.  Dari rasa, yang menggunakan D.I.Grow rasanya mantap, manis banget,wangi, sangat berbeda  dengan yang tidak disemprot D.I.Grow.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">Satu hal lagi, buah nanas yang disengat tawon, jika tidak menggunakan D.I.Grow, buahnya banyak yang busuk, tetapi yang disemprot dengan D.I.Grow lebih tahan dan buah tidak busuk.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"><strong>“Saya sudah membuktikan sendiri, D.I.Grow memang pupuk masa depan, dapat meningkatkan hasil panen” </strong>tutur Pak Timbul sambil merasakan manisnya buah nanas yang baru saja dipanen.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: center;"><strong>Bp. Timbul<br />
Kp.Baru – Mulyodadi<br />
Punggur, Lampung Tenga</strong>h</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/buah-nanas-lebih-besar-rasa-lebih-manis-berkat-di-grow/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selama 8 Tahun Kelapa Sawit Hanya Berbunga Jantan Berkat D.I. GROW, Akhirnya Bisa Berbuah</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/selama-8-tahun-kelapa-sawit-hanya-berbunga-jantan-berkat-d-i-grow-akhirnya-bisa-berbuah/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/selama-8-tahun-kelapa-sawit-hanya-berbunga-jantan-berkat-d-i-grow-akhirnya-bisa-berbuah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 13:24:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=955</guid>
		<description><![CDATA[
Pusing rasanya bila Kelapa Sawit yang kita pelihara dari kecil hingga berumur 8 tahun dan selalu diberi pupuk, pada akhirnya hanya keluar bunga jantan saja.  Hal ini yang dialami oleh Bapak Sudariyadi di Lhoksukon-Aceh Utara.  Pasti hal serupa juga pernah dialami oleh petani perkebunan Kelapa Sawit di seluruh Indonesia.
Tidak semua tanaman kelapa sawit yang ditanam Pak Sudariyadi berbunga jantan, hal ini hanya terjadi pada beberapa pohon saja. Sebelumnya Pak Sudariyadi pernah menggunakan Pupuk Borak, tapi tidak ada hasilnya. Untuk membuktikan informasi yang beliau terima dari Konsultan Pupuk D.I.Grow Bapak Ir.Suhendro ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Kelapa-Sawit.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-959" style="margin: 10px 15px;" title="Kelapa Sawit" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Kelapa-Sawit.jpg" alt="Kelapa Sawit" width="575" height="250" /></a>Pusing rasanya bila Kelapa Sawit yang kita pelihara dari kecil hingga berumur 8 tahun dan selalu diberi pupuk, pada akhirnya hanya keluar bunga jantan saja.  Hal ini yang dialami oleh Bapak Sudariyadi di Lhoksukon-Aceh Utara.  Pasti hal serupa juga pernah dialami oleh petani perkebunan Kelapa Sawit di seluruh Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak semua tanaman kelapa sawit yang ditanam Pak Sudariyadi berbunga jantan, hal ini hanya terjadi pada beberapa pohon saja. Sebelumnya Pak Sudariyadi pernah menggunakan Pupuk Borak, tapi tidak ada hasilnya. Untuk membuktikan informasi yang beliau terima dari Konsultan Pupuk <a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=56&amp;idcat=5" target="_blank"><strong>D.I.Grow</strong></a> Bapak Ir.Suhendro Atmaja, bahwa tanaman Kelapa Sawit yang berbunga jantan, bisa dirangsang keluarnya bunga betina, akhirnya beliau uji coba pada beberapa pohon yang hanya berbunga jantan saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Metode aplikasi dengan cara kombinasi, disemprot ke seluruh bagian tanaman termasuk ke bunga jantan dan sistem injeksi pada batang.  Kalau disemprot, dengan menggunakan <a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=56&amp;idcat=5" target="_blank"><strong>D.I Grow</strong></a> Red dengan dosis 250 cc/tangki 15 liter air dan semprot rutin 30 hari sekali, sedangkan sistem injeksi dengan dosis 7 cc D.I.Grow Red/70 cc air/paralon, setiap 40 hari sekali.  Setelah aplikasi 1.5 bulan, sudah mulai keluar bunga betina pada pelepah yang baru.  <strong>”Saya sudah panen 15 janjang dari tanaman yang tadinya hanya berbunga jantan, dan  tanpa terasa sudah lebih dari setahun saya menggunakan DI Grow pada  Kelapa Sawit, dengan cara aplikasi dan perlakuan seperti ini.  Hasilnya : bunga betina terus menerus keluar.  Saya BANGGA dan PUAS setelah menggunakan D.I.Grow.  Terimakasih <a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=56&amp;idcat=5" target="_blank">D.I.Grow</a>”</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><strong><em>Sudariyadi<br />
Unit 5 Ds. Babussalam, Kec. </em></strong><strong><em>Baktiya<br />
Kab. Aceh Utara, NAD</em></strong></p>
<p style="text-align: center;"><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="590" height="470" data="http://www.youtube.com/v/aa4oZ-LgsMg&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/aa4oZ-LgsMg&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=aa4oZ-LgsMg"><img src="http://img.youtube.com/vi/aa4oZ-LgsMg/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/selama-8-tahun-kelapa-sawit-hanya-berbunga-jantan-berkat-d-i-grow-akhirnya-bisa-berbuah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meski Tanpa Pupuk Dasar, Tanaman Kedelai Tumbuh Dengan Baik dan Cepat Panen, Berkat Pupuk DI Grow</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/meski-tanpa-pupuk-dasar-tanaman-kedelai-tumbuh-dengan-baik-dan-cepat-panen-berkat-pupuk-di-grow/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/meski-tanpa-pupuk-dasar-tanaman-kedelai-tumbuh-dengan-baik-dan-cepat-panen-berkat-pupuk-di-grow/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 12:09:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=944</guid>
		<description><![CDATA[Pada awalnya Pak Sumadi hanya coba-coba saja pada tanaman kedelai, ternyata diluar dugaan tanaman kedelainya bisa bagus.  Banyak petani yang senang melihat kondisi tanaman kedelai Pak Sumadi. Percobaan ini dilakukan karena banyak para petani yang sudah malas bertanam kedelai sebab setiap kali tanam tidak pernah berhasil, apalagi ditambah himbauan dari aparat desa untuk tidak tanam kedelai dulu melainkan dengan tanaman yg lain. “Saya tidak peduli, sehingga saya langsung memberanikan diri dan membuktikan kepada orang-orang bahwa dengan pakai pupuk D.I.Grow hasilnya bisa sangat memuaskan” tutur Pak Sumadi. Informasi pupuk DI-Grow ini ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/KEDELAI.jpg"><img class="size-full wp-image-947 alignnone" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="KEDELAI" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/KEDELAI.jpg" alt="KEDELAI" width="575" height="379" /></a>Pada awalnya Pak Sumadi hanya coba-coba saja pada tanaman kedelai, ternyata diluar dugaan tanaman kedelainya bisa bagus.  Banyak petani yang senang melihat kondisi tanaman kedelai Pak Sumadi. Percobaan ini dilakukan karena banyak para petani yang sudah malas bertanam kedelai sebab setiap kali tanam tidak pernah berhasil, apalagi ditambah himbauan dari aparat desa untuk tidak tanam kedelai dulu melainkan dengan tanaman yg lain. “Saya tidak peduli, sehingga saya langsung memberanikan diri dan membuktikan kepada orang-orang bahwa dengan pakai pupuk D.I.Grow hasilnya bisa sangat memuaskan” tutur Pak Sumadi. Informasi pupuk DI-Grow ini diperolehnya pada waktu mengikuti seminar TVRI di kantor TC-Surabaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Percobaan ini dilakukan tepatnya pada tanggal 16 Agustus 2009 dengan mulai tanam kedelai jenis Willis (Kedelai Putih) pada lahan seluas 400 m<sup>2</sup>. Aplikasi ini <strong>tanpa</strong> tambahan pupuk dasar atau kimia yang diberikan lewat tanah sama sekali, cukup dengan disemprot pupuk D.I.Grow.</p>
<p style="text-align: justify;">“Menyesuaikan dari jenis kedelainya, maka setelah tanaman berumur 20 dan 30 hari saya semprot D.I.Grow Hijau dengan dosis 40-50 cc/1 tangki (15 liter air). Hasilnya dalam waktu 1 malam, panjang tanaman bertambah 5 cm, daun menjadi lebar dan tebal, tunas yang keluar langsung mekar, serta batangnya keras”. Setelah menggunakan pupuk D.I.Grow Hijau, selanjutnya pada umur 45 dan 55 hari dilakukan penyemprotan dengan D.I.Grow Merah dengan dosis 50 cc/1 tangki.  Setelah umur 48 hari, tanaman kedelai sudah keluar bunga.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>LUAR BIASA</strong>.., mulai dari pangkal batang sampai ujung,  setiap ruasnya menghasilkan buah, seragam, buahnya padat dan berisi semua serta tidak ada yang kopong (tidak berisi). Kalau biasanya sebelum pakai D.I.Grow buahnya tidak bisa berisi semua (ada yang kopong) dan jumlahnya sedikit serta batangnya pendek.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu pengairan dilakukan 3 kali dengan cara dileb pada umur 20, 30, dan 50 hari, karena waktu itu masih kemarau.  Diperkirakan panen tanggal 1 November 2009. Namun, ternyata perkiraan meleset.  Kedelai dipanen pada umur ± 60 hari  karena kalau terlambat, buah kedelai akan pecah dan bijinya akan keluar semua. Padahal seharusnya umur 70-75 hari kedelai baru bisa dipanen. Ternyata kedelai saya <strong><span style="text-decoration: underline;">lebih cepat</span></strong> 10-15 hari panennya. LUARRR BIASAAA&#8230;.. DI Grow Memang Dahsyat&#8230;.!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><strong><em>Bpk. Sumadi</em><br />
<em>Desa Karangbong RT 1 RW 1<br />
Gedangan-Sidoarjo, Jawa Timur</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/meski-tanpa-pupuk-dasar-tanaman-kedelai-tumbuh-dengan-baik-dan-cepat-panen-berkat-pupuk-di-grow/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jeruk Yang Sudah Mau Mati, Sudah Ditebang Setengah Lingkaran Batang, Akhirnya Sehat Kembali &amp; Berbuah Semakin Lebat</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/jeruk-yang-sudah-mau-mati-batang-sudah-ditebang-setengah-lingkaran-akhirnya-sehat-kembali-berbuah-semakin-lebat/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/jeruk-yang-sudah-mau-mati-batang-sudah-ditebang-setengah-lingkaran-akhirnya-sehat-kembali-berbuah-semakin-lebat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 07:28:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=829</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya saya tidak percaya akan hebatnya pupuk D.I.Grow, karena sudah banyak penawaran pupuk yang tidak berbobot, sehingga saya merasa dibohongi.  Untuk pupuk D.I.Grow inipun saya mau mencoba karena yang datang adalah Bibi saya (Ibu Ternalem Tarigan).  Awalnya saya ingin bukti, sehingga Bibi saya memberikan sample untuk uji coba pada tanaman jeruk.  Terus terang kondisi jeruk saya ini baru berumur 10 tahun, tetapi kondisinya sudah banyak yang mau mati, daunnya kecil-kecil dan meranggas, sebagian sudah saya tebang.  Bila pupuk D.I.Grow ini bisa memulihkan kondisi tanaman jeruk yang sudah mau mati menjadi ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jeruk-bulat.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-833" style="margin: 10px 15px;" title="Jeruk bulat" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jeruk-bulat.jpg" alt="Jeruk bulat" width="195" height="198" /></a>Sebelumnya saya tidak percaya akan hebatnya pupuk D.I.Grow, karena sudah banyak penawaran pupuk yang tidak berbobot, sehingga saya merasa dibohongi.  Untuk pupuk D.I.Grow inipun saya mau mencoba karena yang datang adalah Bibi saya (Ibu Ternalem Tarigan).  Awalnya saya ingin bukti, sehingga Bibi saya memberikan sample untuk uji coba pada tanaman jeruk.  Terus terang kondisi jeruk saya ini baru berumur 10 tahun, tetapi kondisinya sudah banyak yang mau mati, daunnya kecil-kecil dan meranggas, sebagian sudah saya tebang.  Bila pupuk D.I.Grow ini bisa memulihkan kondisi tanaman jeruk yang sudah mau mati menjadi sehat kembali, saya pasti akan setia memakainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Penyemprotan pertama saya menggunakan D.I.Grow Green dengan dosis 50 cc/15 ltr air, katanya agar kondisi tanaman cepat pulih, daun lebar.  Baru 2 x semprot dengan interval 10 hari sekali,ee…eeee..ternyata daun muda bermunculan dan seminggu kemudian muncul bakal bunga.  Selanjutnya setiap 2 minggu sekali saya semprotkan dengan D.I.Grow Red dengan dosis 50 cc/15 ltr air.  Akhirnya semua tanaman jeruk saya semprot dengan pupuk D.I.Grow.  <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jeruk-kotak.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-835" style="margin: 10px 15px;" title="Jeruk kotak" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jeruk-kotak.jpg" alt="Jeruk kotak" width="368" height="250" /></a>Sungguh luar biasa….karena biasanya untuk memperbesar buah, sebagian buah harus dibuang.  Tetapi setelah menggunakan D.I.Grow, semua buah tidak ada yang dibuang dan hasilnya buahnya hampir sama besar, ukuran super, berwarna kuning cerah, dan rasanya manis.</p>
<p style="text-align: justify;">“D.I.Grow pupuk luar biasa, saya sudah buktikan di ladang jeruk, kalau tidak percaya datang langsung ke ladang jeruk kami”.  Mejuah-juah Pupuk D.I.Grow.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p><span style="font-size: small;"><em><strong>Bp. Baik Tarigan<br />
Desa Tiga Jumpa, Barus Jahe<br />
Tanah Karo, Sumatera Utara<br />
</strong></em></span><em><span style="font-size: small;"><em><strong>Telp.0628-7353012</strong></em></span><br />
</em></p>
<p><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="590" height="470" data="http://www.youtube.com/v/23eVm3wqOm0&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/23eVm3wqOm0&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=23eVm3wqOm0"><img src="http://img.youtube.com/vi/23eVm3wqOm0/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p><em><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/jeruk-yang-sudah-mau-mati-batang-sudah-ditebang-setengah-lingkaran-akhirnya-sehat-kembali-berbuah-semakin-lebat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masa Panen Jeruk Bisa Diperpanjang Selama 4 bulan &amp; Berbuah Terus Menerus</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/masa-panen-jeruk-bisa-diperpanjang-selama-4-bulan-berbuah-terus-menerus/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/masa-panen-jeruk-bisa-diperpanjang-selama-4-bulan-berbuah-terus-menerus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 18:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=675</guid>
		<description><![CDATA[Kisah dari Perkebunan Jeruk milik Bapak Marlon Sinulingga, Kepala Desa Kubusimbelang, Tanah Karo &#8211; Sumatera Utara 
&#8221; Awalnya saya membaca artikel tentang pupuk ini dari majalah kita Maranatha. Saya mulai menggunakan Pupuk DI GROW mulai bulan September 2008. Jeruk saya berjumlah 450 batang dan saat ini (Agustus 2009) sangat luar biasa hasilnya.  Buah jeruk saya lengkap kelasnya (A, B, dan C) semua tersedia sebanding. Dan kelas jeruk saya ini juga dapat berubah karena ternyata dengan pemakaian Pupuk DI GROW ini  bisa memperpanjang masa panen hingga  4 bulan lebih lama. Dengan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kisah dari Perkebunan Jeruk milik<strong> Bapak Marlon Sinulingga, Kepala Desa Kubusimbelang, Tanah Karo &#8211; Sumatera Utara </strong></p>
<p style="text-align: justify;">&#8221; Awalnya saya membaca artikel tentang pupuk ini dari majalah kita Maranatha. Saya mulai menggunakan <strong>Pupuk DI GROW</strong> mulai bulan September 2008. Jeruk saya berjumlah 450 batang dan saat ini (Agustus 2009) sangat luar biasa hasilnya.  Buah jeruk saya lengkap kelasnya (A, B, dan C) semua tersedia sebanding. Dan kelas jeruk saya ini juga dapat berubah karena ternyata dengan pemakaian <strong>Pupuk DI GROW</strong> ini  bisa memperpanjang masa panen hingga  4 bulan lebih lama. Dengan perpanjangan 4 bulan ini, tentu buah semakin besar dan harga juga bisa maksimal. Dan satu hal lagi, dengan pemakaian pupuk ini juga, po<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/5156_1115144877889_1204961956_30416073_8120984_n.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-679" style="margin: 10px 15px;" title="5156_1115144877889_1204961956_30416073_8120984_n" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/5156_1115144877889_1204961956_30416073_8120984_n.jpg" alt="5156_1115144877889_1204961956_30416073_8120984_n" width="302" height="226" /></a>hon jeruk saya bisa berbuah terus menerus, sehingga saya tinggal atur waktu panennya saja yang disesuaikan dengan harga di pasaran.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pupuk DI GROW</strong> yang pertama kali saya pakai adalah <strong>DI GROW Green</strong> (hijau) kemasan 1 liter dicampur dengan 1 drum air. Penyemprotan saya lakukan 2 kali, yaitu tiap 2 minggu sekali (2 kali dalam sebulan).  Setelah 1 (satu) bulan langsung tumbuh pucuk-pucuk daun baru dan diikuti dengan munculnya bunga.  Setelah 2 kali menyemprotkan <strong>DI GROW Green</strong> (hijau), maka sebulan kemudian saya semprotkan <strong>DI GROW Red</strong> (merah). Ini saya lakukan ini tiap sebulan sekali. Saya masih rutin melakukan penyemprotan yang teratur selama 10 bulan sampai sekarang. Jika dihitung, saya sudah bisa menghemat biaya pemupukan yang luar biasa hemat untuk tanaman jeruk saya.  Sebelum menggunakan <strong>DI GROW</strong>, jumlah pupuk campuran lainnya yang saya gunakan adalah sebesar 6 kg/pohon/tahun. Tetapi setelah menggunakan <strong>DI GROW</strong>, saya Pupuk Campuran lainnya bisa saya kurangi, dan dengan dosis hanya tinggal  1 kg/pohon/tahun. <strong>LUAR BIASA HEMAT !!!!</strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/4337_1106646505435_1204961956_30391523_6326934_n.jpg"><img class="size-full wp-image-678 alignright" style="margin: 10px 15px;" title="4337_1106646505435_1204961956_30391523_6326934_n" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/4337_1106646505435_1204961956_30391523_6326934_n.jpg" alt="4337_1106646505435_1204961956_30391523_6326934_n" width="302" height="226" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Padahal, awalnya banyak orang yang berkomentar <strong>Pupuk DI GROW</strong> ini mahal. Tapi setelah saya  buktikan sendiri, ternyata pemakaian <strong>DI GROW</strong> ini mengurangi biaya pemupukan dari Pupuk Campuran lainnya. Dan hasil panenannya, juga meningkat sangat luar biasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Terima kasih <strong>Pupuk DI GROW</strong>&#8230;<br />
Para teman-teman Petani <strong>JANGAN RAGU MENGGUNAKAN PUPUK DI GROW. </strong><strong>Dan karena BUKTI HASIL PANEN tersebut, kini saya tidak ragu lagi menjadi Konsumen sekaligus Distributor setia Pupuk </strong><strong>DI GROW dari </strong><strong>PT. Diamond Interest Internasional.</strong> Bagi Petani yang mungkin selama ini sudah banyak mencoba berbagai jenis pupuk, dan belum mendapatkan hasil yang maksimal, cobalah <strong>Pupuk DI GROW</strong> dan <strong>buktikan&#8230;!!!! </strong>&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: medium;"> </span></strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/n1204961956_30216853_5918.jpg"><img class="size-full wp-image-676 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="n1204961956_30216853_5918" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/n1204961956_30216853_5918.jpg" alt="n1204961956_30216853_5918" width="123" height="167" /></a>Seperti yang diceritakan kepada :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Budi Mulia Ginting, SP<br />
Alumnus Fakultas Pertanian USU, Medan.<br />
Pasar 7 ujung no. 138 P. Bulan Medan<br />
Telp. 061-7657.2772<br />
HP.  0811.612.868<br />
email : <a class="linkification-ext" title="Linkification: mailto:gbudimulia@yahoo.co.id" href="mailto:gbudimulia@yahoo.co.id">gbudimulia@yahoo.co.id</a><br />
website : <a class="linkification-ext" title="Linkification: http://2142463.diamondindonesia.co.id" href="http://2142463.diamondindonesia.co.id">http://2142463.diamondindonesia.co.id</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/masa-panen-jeruk-bisa-diperpanjang-selama-4-bulan-berbuah-terus-menerus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
