Beranda » Arsip

Artikel didalam kategori Terstimoni Produk Agrobisnis

Artikel, Artikel Agrobisnis, Terstimoni Produk Agrobisnis, Utama »

[2 Jan 2012 | 10 Komentar | 603 kali ditampilkan]
Gunakan Pupuk Organik D.I Grow Panen Padi Subak Yehembang Kabupaten Negara – Bali, Naik Jadi 13,5 Ton/Ha

Dikutip dari BALI POST Online

Negara (Bali Post) -Para petani di Subak Yehembang, Mendoyo pada panen ini patut berbangga dengan hasil panen melonjak. Keberhasilan ini berkat sinergitas petani subak, petugas pertanian dengan pihak swasta penyuplai pupuk organik cair Diamond Interest Grow (D.I Grow). Sebanyak 562 petani di subak dengan luas total 382 hektar itu, setelah menggunakan pupuk organik cair D.I Grow, hasil panen mereka meningkat drastis. D.I Grow adalah pupuk organik cair dengan teknologi dan formula terbaik (Nano Technology) yang disemprotkan ke daun dan seluruh bagian tanaman.
Distributor D.I Grow Bali, Hariyanto, …

Terstimoni Produk Agrobisnis, Testimoni Konsumen »

[10 Nov 2010 | 1 Komentar | 2,977 kali ditampilkan]
DI Grow membuat Kopi Arabica Terus Berbuah & Sangat Lebat

Saya mempunyai kebun kopi, jenis kopi Arabica, ditanam sejak tahun 1974. Selama ini hasil panen yang saya dapat sudah cukup baik menurut saya, tetapi saya menginginkan hasil yang lebih baik lagi.
Lima bulan yang lalu, saya mengenal Diamond Interest International, dan saya tertarik dengan pupuk DI Grow. Saya lalu menggunakannya pada tanaman kopi saya. Sungguh luar biasa, setelah saya menggunakan pupuk DI Grow, banyak perubahan pada tanaman kopi saya, diantaranya:

Pertumbuhan pohon sangat baik, daun tambah lebar  dan lebat
Kopi terus berbuah dengan lebat.  Bahkan dalam satu pohon terdapat perbedaan buah yang ada, …

Artikel, Terstimoni Produk Agrobisnis, Testimoni Konsumen »

[12 Feb 2010 | 3 Komentar | 2,464 kali ditampilkan]
Hasil Tebasan (Penjualan) Padiku Meningkat

Selain mencoba pada tanaman bawang merah, saya juga mencoba pupuk DI Grow  pada tanaman padi pada sawah seluas 1500 m2, pada bulan Juli 2006.  Pupuk kimianya saya hanya menggunakan Urea saja.
Pupuk DI Grow  Hijau saya gunakan pada saat tanaman padi berumur 20 hari setelah tanam dengan dosis 50 cc/tangki semprot yang 15 liter, dan pada umur 40 serta 60 hari setelah tanam, saya semprot dengan DI Grow  Merah dengan dosis 60 cc/tangki.  DI Grow  Hijau yang saya gunakan habis 150 cc, sedangkan Rite Grow-Merah habis 350 cc, jadi total penggunaan …

Terstimoni Produk Agrobisnis, Testimoni Konsumen »

[31 Jan 2010 | 2 Komentar | 3,048 kali ditampilkan]
APEL MALANG – Berbuah Lebat & Tahan Rontok

Kota Batu Malang terkenal dengan buah apelnya. Kebiasaan petani apel di sini, bila apel mau berbunga/berbuah, harus di “Rempes” daunnya, begitu juga dengan kebun apel saya.
Juni 2005, seorang leader DII di Batu Malang memperkenalkan pupuk organik Rite Grow-1 pada saya, informasinya dapat merangsang untuk berbunga dan berbuah lebih lebat dan mampu menekan kerontokan bunga/buah. Karena penasaran, saya coba pupuk tersebut pada tanaman apel saya sebanyak 60 pohon, sedangkan sisanya tidak.
Setelah daun dirempes, dua hari kemudian saya semprot dengan Rite Grow-1 Hijau dengan dosis 50 cc/tangki 15 liter, dua minggu kemudian …

Artikel, Artikel Agrobisnis, Terstimoni Produk Agrobisnis, Testimoni Konsumen »

[28 Jan 2010 | 2 Komentar | 4,250 kali ditampilkan]
Testimoni Dari Hasil Penggunaan Pupuk Organik DI Grow Pada Budidaya Tambak Udang Windu (Panaeus Monodon)

Untuk kesekian kalinya, Pupuk DI Grow yang terbuat dari Hasil Ekstraksi Rumput Laut membuktikan diri sebagai Pupuk Organik Plus terbaik di Indonesia. Tidak hanya diaplikasikan pada berbagai Tanaman Pertanian, Perkebunan dan Hutan Tanaman Industri, tetapi juga diaplikasikan pada Hewan Ternak. Dan kini, Pupuk DI Grow ternyata juga terbukti ampuh dan sangat menguntungkan Petani Tambak Udang Windu.
Bagaimana Cara Aplikasi dan Hasil Panennya, silahkan simak baik-baik Video Dokumenter berikut ini :

Cara Aplikasi Pupuk Organic Plus Di Grow Pada Budidaya Tambak Udang Windu :

Testimoni Petani Tambak Udang Windu :

Artikel, Terstimoni Produk Agrobisnis, Testimoni Konsumen »

[31 Des 2009 | 1 Komentar | 4,280 kali ditampilkan]
Hasil Panen SEMANGKA TANPA BIJI Bisa Meningkat 6 Ton/Ha

Jika kita melewati jalan raya dari Bandar Lampung menuju Kota Bandar Jaya Lampung Tengah, sepanjang jalan banyak pedagang buah menjajakan buah semangka, baik yang berbiji maupun tanpa biji. Tentunya harga semangka tanpa biji lebih mahal. Salah satu daerah pemasok buah semangka tanpa biji yaitu dari Bumi Ayu, Nuban Lampung Tengah. Salah seorang petani yang membudidayakan semangka tanpa biji dengan menggunakan pupuk D.I.Grow adalah Bpk.Solihin. Beliau menanam pada lahan seluas 2 Ha.
Untuk lahan 2 ha, biasanya Pak Solihin menggunakan pupuk dasar NPK sebanyak 2 ton, atau 1 …

Artikel, Terstimoni Produk Agrobisnis, Testimoni Konsumen »

[31 Des 2009 | 1 Komentar | 1,992 kali ditampilkan]
Jagung Lebih Berbobot Berkat DI Grow

Pada pertengahan September 2009, saya mulai menanam jagung jenis P21. Sebelumnya, saya rendam dulu bijinya dengan pestisida Marshal untuk menghindari tanaman dimakan semut.
Dari awal tanam sampai jagung berumur 45 hari, tanaman tidak pernah saya beri pupuk, sehingga kondisi tanaman kurang terawat apalagi pengairannya juga kesulitan. Setelah umur 45 hari, saya baru mulai memupuk, meskipun sudah terlambat untuk pemberiannya. Saya pupuk dengan Urea 75 kg, KCl 50 kg, SP36 50 kg. Dosis ± 35 % saya kurangi dari sebelumnya.
Seminggu kemudian, tanaman saya semprot Digrow yang hijau 50 cc/ tangki (15 liter). …

Artikel, Terstimoni Produk Agrobisnis, Testimoni Konsumen »

[31 Des 2009 | 2 Komentar | 1,395 kali ditampilkan]
Buah Nanas : Lebih Besar & Rasa Lebih Manis, Berkat DI.Grow

Komoditi andalan Propinsi Lampung salah satunya adalah Nanas. Pupuk D.I.Grow dicoba juga diaplikasikan pada tanaman nanas di lahan Bpk.Timbul di Punggur Lampung Tengah.
Percobaan dilakukan pada lahan seluas 1/8 ha. Pupuk dasar menggunakan pupuk kandang dan pupuk NPK (kimia), tetapi dosisnya dikurangi 45% dari biasanya. Sementara aplikasi pupuk D.I.Grow Green disemprotkan pertama kali pada saat tanaman berumur 21 hari dengan dosis 50 cc/15 liter air (1 tangki), kemudian penyemprotan kedua dan ketiga dilakukan setiap 3 minggu sekali setelah keluar bunga dengan D.I.Grow Red, dosis 75 cc/15 liter …

Artikel, Terstimoni Produk Agrobisnis, Testimoni Konsumen »

[29 Des 2009 | Belum ada komentar | 2,466 kali ditampilkan]
Selama 8 Tahun Kelapa Sawit Hanya Berbunga Jantan Berkat D.I. GROW, Akhirnya Bisa Berbuah

Pusing rasanya bila Kelapa Sawit yang kita pelihara dari kecil hingga berumur 8 tahun dan selalu diberi pupuk, pada akhirnya hanya keluar bunga jantan saja.  Hal ini yang dialami oleh Bapak Sudariyadi di Lhoksukon-Aceh Utara.  Pasti hal serupa juga pernah dialami oleh petani perkebunan Kelapa Sawit di seluruh Indonesia.
Tidak semua tanaman kelapa sawit yang ditanam Pak Sudariyadi berbunga jantan, hal ini hanya terjadi pada beberapa pohon saja. Sebelumnya Pak Sudariyadi pernah menggunakan Pupuk Borak, tapi tidak ada hasilnya. Untuk membuktikan informasi yang beliau terima dari Konsultan Pupuk D.I.Grow Bapak Ir.Suhendro …

Terstimoni Produk Agrobisnis, Testimoni Konsumen »

[29 Des 2009 | 1 Komentar | 5,508 kali ditampilkan]
Meski Tanpa Pupuk Dasar, Tanaman Kedelai Tumbuh Dengan Baik dan Cepat Panen, Berkat Pupuk DI Grow

Pada awalnya Pak Sumadi hanya coba-coba saja pada tanaman kedelai, ternyata diluar dugaan tanaman kedelainya bisa bagus.  Banyak petani yang senang melihat kondisi tanaman kedelai Pak Sumadi. Percobaan ini dilakukan karena banyak para petani yang sudah malas bertanam kedelai sebab setiap kali tanam tidak pernah berhasil, apalagi ditambah himbauan dari aparat desa untuk tidak tanam kedelai dulu melainkan dengan tanaman yg lain. “Saya tidak peduli, sehingga saya langsung memberanikan diri dan membuktikan kepada orang-orang bahwa dengan pakai pupuk D.I.Grow hasilnya bisa sangat memuaskan” tutur Pak Sumadi. Informasi pupuk DI-Grow ini …