<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Diamond Interest &#187; Testimoni Konsumen</title>
	<atom:link href="http://www.diamondindonesia.co.id/category/testimoni-konsumen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.diamondindonesia.co.id</link>
	<description>Sekadar sebuah weblog WordPress lainnya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 14:19:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Jari Tanganku Remuk, Tetapi PULIH Dalam 3 Minggu Berkat Jelly Gamat</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/1336/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/1336/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 08:36:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Produk Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1336</guid>
		<description><![CDATA[
Pada saat saya merenovasi rumah, saya ikut membantu mengangkat beton meja dapur, saat itu peristiwa terjadi. Jari manis dan jari tengah tangan kanan saya tertimpa beton hingga tulang jari saya remuk dan sakit luar biasa. Karena luka sangat parah, saya diantar ke rumah sakit dan langsung dioperasi. Proses penyembuhan luka pasca operasi sangat lama. Tgl 27 Juli 2004 oleh seorang distributor DII, saya dianjurkan untuk mengkonsumsi Jelly Gamat dan mengoleskannya pada luka &#8211; luka saya. Dalam waktu 3 (tiga) minggu sejak saya mengkonsumsi Jelly Gamat, ada perubahan pada luka-luka di ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Jari-Tangan-Remuk1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1341" style="margin: 10px 15px;" title="Jari Tangan Remuk" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Jari-Tangan-Remuk1.jpg" alt="Jari Tangan Remuk" width="565" height="170" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Graphic1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1324" style="margin: 10px 15px;" title="Graphic1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Graphic1.jpg" alt="Graphic1" width="171" height="171" /></a>Pada saat saya merenovasi rumah, saya ikut membantu mengangkat beton meja dapur, saat itu peristiwa terjadi. Jari manis dan jari tengah tangan kanan saya tertimpa beton hingga tulang jari saya remuk dan sakit luar biasa. Karena luka sangat parah, saya diantar ke rumah sakit dan langsung dioperasi. Proses penyembuhan luka pasca operasi sangat lama. Tgl 27 Juli 2004 oleh seorang distributor DII, saya dianjurkan untuk mengkonsumsi Jelly Gamat dan mengoleskannya pada luka &#8211; luka saya. Dalam waktu 3 (tiga) minggu sejak saya mengkonsumsi Jelly Gamat, ada perubahan pada luka-luka di bekas operasi; daging dan kulit jari saya sudah menyatu dan kering total, serta tulang jari saya yang remuk juga sudah menyatu kembali. Saya tetap melakukan pemeriksaan rutin ke dokter yang mengoperasi saya 2x seminggu dan dokter pun tidak menyangka proses penyembuhannya akan secepat itu. Sea Cucumber / Jelly Gamat dari Diamond Interest International memang benar-benar berkhasiat dan luar biasa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/1336/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lebih Dari 3 Bulan, Luka Bekas Operasi Tidak Sembuh. Akhirnya Tuntas Setelah 5 Hari Mengkonsumsi Jelly Gamat.</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/1323/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/1323/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 09:35:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Produk Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1323</guid>
		<description><![CDATA[Pengalaman dari : Ibu Elvy Kamasi, 40 Tahun Balikpapan, Kal-tim
Pada waktu hamil saya mengikuti saran dari dokter agar selalu mengontrol kandungan secara teratur, bahkan melakukan pemeriksaan dengan USG sampai tujuh kali. Saat USG yang ke enam, dokter mengatakan bahwa saya kekurangan cairan sehingga diharuskan banyak minum es krim. Pada tanggal 6 Oktober 2004 saya masuk rumah sakit bersalin dan kemudian di lakukan pemeriksaan USG lagi, hasilnya tidak ada cairan sehingga dokter sarankan harus dioperasi.
Karena tidak bisa melahirkan secara normal, tanggal 7 Oktober 2004 saya melakukan persalinan dengan bedah sesar. Bayi ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Graphic1a.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1325" style="margin: 10px 15px;" title="Graphic1a" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Graphic1a.jpg" alt="Graphic1a" width="565" height="175" /></a>Pengalaman dari : Ibu Elvy Kamasi, 40 Tahun Balikpapan, Kal-tim</p>
<p style="text-align: justify;">Pada waktu hamil saya mengikuti saran dari dokter agar selalu mengontrol kandungan secara teratur, bahkan melakukan pemeriksaan dengan USG sampai tujuh kali. Saat USG yang ke enam, dokter mengatakan bahwa saya kekurangan cairan sehingga diharuskan banyak minum es krim. Pada tanggal 6 Oktober 2004 saya masuk rumah sakit bersalin dan kemudian di lakukan pemeriksaan USG lagi, hasilnya tidak ada cairan sehingga dokter sarankan harus dioperasi.<br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Graphic1.jpg"><img class="alignleft size-full  wp-image-1324" style="margin: 10px 15px;" title="Graphic1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Graphic1.jpg" alt="Graphic1" width="219" height="219" /></a>Karena tidak bisa melahirkan secara normal, tanggal 7 Oktober 2004 saya melakukan persalinan dengan bedah sesar. Bayi dan saya dalam keadaan sehat namun luka bekas operasi tetap dalam perawatan dokter, sehingga saya harus mengeluarkan biaya pembelian obat yang cukup besar selama hampir tiga bulan, namun belum sembuh bahkan sering mengeluarkan darah segar dari bekas operasi. Saya pasrah dan bingung karena tidak sanggup membeli obat lagi yang harganya mahal.<br />
Tanggal 28 Desember 2004 saya mu1ai mengkonsumsi <strong>Jelly Gamat</strong> setelah tertarik membaca brosur yang diberikan oleh seorang distributor kepada saya Puji syukur dalam waktu 4 hari saya minum sesuai anjuran, luka bekas operasi yang sering mengeluarkan darah segar dan bengkak mulai mengering dan berangsur-angsur sembuh. Saya merasa segar dan sehat.<br />
Saya telah merasakan khasiat <strong>Jelly Gamat</strong> dari <strong>Diamond Interest International</strong> yang manjur untuk pemulihan ibu yang baru melahirkan, dan mempercepat penyembuhan luka luar / dalam seperti yang saya alami.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/1323/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil Tebasan (Penjualan) Padiku Meningkat</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/hasil-tebasan-penjualan-padiku-meningkat/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/hasil-tebasan-penjualan-padiku-meningkat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 14:53:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1287</guid>
		<description><![CDATA[Selain mencoba pada tanaman bawang merah, saya juga mencoba pupuk DI Grow  pada tanaman padi pada sawah seluas 1500 m2, pada bulan Juli 2006.  Pupuk kimianya saya hanya menggunakan Urea saja.
Pupuk DI Grow  Hijau saya gunakan pada saat tanaman padi berumur 20 hari setelah tanam dengan dosis 50 cc/tangki semprot yang 15 liter, dan pada umur 40 serta 60 hari setelah tanam, saya semprot dengan DI Grow  Merah dengan dosis 60 cc/tangki.  DI Grow  Hijau yang saya gunakan habis 150 cc, sedangkan Rite Grow-Merah habis 350 cc, jadi total penggunaan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Hasil-Tebasan-Penjualan-Padiku-Meningkat.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1288" style="margin: 10px 15px;" title="Hasil Tebasan (Penjualan) Padiku Meningkat" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Hasil-Tebasan-Penjualan-Padiku-Meningkat.jpg" alt="Hasil Tebasan (Penjualan) Padiku Meningkat" width="217" height="265" /></a>Selain mencoba pada tanaman bawang merah, saya juga mencoba pupuk DI Grow  pada tanaman padi pada sawah seluas 1500 m2, pada bulan Juli 2006.  Pupuk kimianya saya hanya menggunakan Urea saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Pupuk DI Grow  Hijau saya gunakan pada saat tanaman padi berumur 20 hari setelah tanam dengan dosis 50 cc/tangki semprot yang 15 liter, dan pada umur 40 serta 60 hari setelah tanam, saya semprot dengan DI Grow  Merah dengan dosis 60 cc/tangki.  DI Grow  Hijau yang saya gunakan habis 150 cc, sedangkan Rite Grow-Merah habis 350 cc, jadi total penggunaan DI Grow  ± 500 cc ( ± Rp 45.000).</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah disemprot DI Grow  pertumbuhan tanaman lebih cepat, anakan lebih banyak, daun lebih lebar, dan produksi yang dihasilkan meningkat.  Kebiasaan di desa saya, bila saat panen, padi ditaksir nilainya untuk ditebas.  Betapa kaget dan gembira ketika padi saya ditebas saya mendapat harga Rp 1.250.000, biasanya paling banter dapat harga Rp 800.000.  Berarti saya dapat tambahan keuntungan sebesar Rp 405.000 (Rp 1.250.000  Rp 800.000  Beli Rite Grow Rp 45.000).  Sekarang saya bener-bener yakin, DI Grow  bener-bener pupuk yang mampu meningkatkan hasil pertanian.</p>
<p style="text-align: justify;">Terimakasih DI Grow .</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>H.Moch.Hasyim, Jl.Basuki Rahmat No.83<br />
Geladak Pakem, Sumber Sari, Jember</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/hasil-tebasan-penjualan-padiku-meningkat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puji Tuhan&#8230; Akhirnya Sakit Decobitus Sembuh Berkat GAMAT, GANO, GINGKO, CHLOROPHYLL dan PRO LSB&#8230;</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/1190/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/1190/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 16:26:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Produk Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1190</guid>
		<description><![CDATA[
Ibu mertua saya berusia 78 tahun mengalami depresi yang berkepanjangan, hingga kondisi kesehatannya semakin menurun. Sepanjang hari hanya bisa berbaring ditempat tidur, akibatnya timbul luka lecet dipunggung dan yang paling parah sekitar pantat. Diperiksa dokter; menderita Decobitus (borok) awalnya berlubang dengan diameter 5 cm dan mengeluarkan nanah sampai akhirnya semakin lebar. Terkadang pingsan, karena tidak bisa makan, susah BAB (buang air besar). Akhirnya kami ajak ke dokter lagi, diberikan obat penenang agar tidak gelisah, tetapi hal ini tidak berhasil juga, sampai akhirnya dokter angkat tangan.
Ketika ada acara seminar dan konsultasi ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.facebook.com/photo_search.php?page=1&amp;oid=148788683960&amp;aid=-1&amp;auser=&amp;view=all" target="_blank"><img style="margin: 10px 15px; float: right;" title="Perkembangan Kesembuhan Ibu Yulia dari Derita Sakit Decobitus. Hanya 6 Bulan....Langsung Sembuh ! " src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Decobitus-Yulia1.jpg" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Ibu mertua saya berusia 78 tahun mengalami depresi yang berkepanjangan, hingga kondisi kesehatannya semakin menurun. Sepanjang hari hanya bisa berbaring ditempat tidur, akibatnya timbul luka lecet dipunggung dan yang paling parah sekitar pantat. Diperiksa dokter; menderita Decobitus (borok) awalnya berlubang dengan diameter 5 cm dan mengeluarkan nanah sampai akhirnya semakin lebar. Terkadang pingsan, karena tidak bisa makan, susah BAB (buang air besar). Akhirnya kami ajak ke dokter lagi, diberikan obat penenang agar tidak gelisah, tetapi hal ini tidak berhasil juga, sampai akhirnya dokter angkat tangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika ada acara seminar dan konsultasi kesehatan yang diadakan Diamond Interest International di Surabaya, saya mengikutinya. Ibu mertua dianjurkan untuk mengkonsumsi Jelly Gamat, selain dioleskan pada lukanya dan dibalut perban. Juga mengkonsumsi Klorofil + Guarana, Pro LSB, Ginkgo dan Gano.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu minggu setelah mengkonsumsi produk-produk diatas, hasilnya sungguh LUAR BIASA; mau makan dan tidak muntah, BAB lancar, dapat tidur nyenyak dan tidak pernah demam lagi. Perlahan Decobitusnya mengecil dan mengering, kondisi fisiknya semakin membaik dan sehat. Syukur kami kepada Tuhan YME dan terimakasih kepada Diamond Interest International berkat produk-produknya yang luar biasa, ibu mertua saya sehat kembali.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://diamondindonesia.com/?m=56&amp;idcat=1" target="_blank"><img style="margin: 10px 15px;" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Decobitus-Product.jpg" alt="" width="565" height="191" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://diamondindonesia.com/?m=56&amp;idcat=1" target="_blank"><img style="margin: 10px 15px; vertical-align: middle;" src="http://diamondindonesia.com/?m=56&amp;idcat=1" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/1190/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>APEL MALANG &#8211; Berbuah Lebat &amp; Tahan Rontok</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/apel-malang-berbuah-lebat-tahan-rontok/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/apel-malang-berbuah-lebat-tahan-rontok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 20:33:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1173</guid>
		<description><![CDATA[Kota Batu Malang terkenal dengan buah apelnya. Kebiasaan petani apel di sini, bila apel mau berbunga/berbuah, harus di “Rempes” daunnya, begitu juga dengan kebun apel saya.
Juni 2005, seorang leader DII di Batu Malang memperkenalkan pupuk organik Rite Grow-1 pada saya, informasinya dapat merangsang untuk berbunga dan berbuah lebih lebat dan mampu menekan kerontokan bunga/buah. Karena penasaran, saya coba pupuk tersebut pada tanaman apel saya sebanyak 60 pohon, sedangkan sisanya tidak.
Setelah daun dirempes, dua hari kemudian saya semprot dengan Rite Grow-1 Hijau dengan dosis 50 cc/tangki 15 liter, dua minggu kemudian ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Apel-Panjang-ke-bawah.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1176" style="margin: 10px 15px;" title="Apel Panjang ke bawah" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Apel-Panjang-ke-bawah.jpg" alt="Apel Panjang ke bawah" width="150" height="546.8" /></a>Kota Batu Malang terkenal dengan buah apelnya. Kebiasaan petani apel di sini, bila apel mau berbunga/berbuah, harus di “Rempes” daunnya, begitu juga dengan kebun apel saya.</p>
<p>Juni 2005, seorang leader DII di Batu Malang memperkenalkan pupuk organik Rite Grow-1 pada saya, informasinya dapat merangsang untuk berbunga dan berbuah lebih lebat dan mampu menekan kerontokan bunga/buah. Karena penasaran, saya coba pupuk tersebut pada tanaman apel saya sebanyak 60 pohon, sedangkan sisanya tidak.<br />
Setelah daun dirempes, dua hari kemudian saya semprot dengan Rite Grow-1 Hijau dengan dosis 50 cc/tangki 15 liter, dua minggu kemudian saya ulangi penyemprotan dengan dosis yang sama. Selanjutnya setiap dua minggu saya semprot dengan Rite Grow-1 Merah hingga menjelang panen.</p>
<p>Tanaman apel yang tidak disemprot dengan Rite Grow-1, akan keluar tunas daun 15 hari setelah dirempes, tetapi yang disemprot dengan Rite Grow-1, tunas daun sudah tumbuh pada 10 hari setelah dirempes, jumlahnya lebih banyak, daun lebih lebar dan lebih hijau.  Begitu juga dengan munculnya bakal bunga, yang tidak disemprot dengan Rite Grow-1, keluar bakal bunga pada hari ke-30, sedangkan yang disemprot dengan Rite Grow-1, keluar bakal bunga pada hari ke-17.  Yang membuat saya terkagum dengan Rite Grow-1 adalah “bajangan” atau bunga yang tidak jadi buah menurun, hanya 5 %, sedangkan yang tidak disemprot Rite Grow-1 “bajangan” mencapai 10%. Dan apel-ku sudah bisa dipanen pada umur 4,5 bulan, sedangkan yang tidak disemprot Rite Grow-1 dipanen pada umur buah 5 bulan.</p>
<p>Terimakasih DII, berkat Rite Grow-1 buah apelku lebat dan panennya lebih cepat.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Berikut ini perbedaan perkembangan tanaman apel yang menggunakan  Rite Grow-1 dan  yang tidak.</strong><br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Apel.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1175" style="margin: 10px 15px;" title="Apel" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Apel.jpg" alt="Apel" width="570" height="223" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="590" height="470" data="http://www.youtube.com/v/aC8S63rdld0&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/aC8S63rdld0&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=aC8S63rdld0"><img src="http://img.youtube.com/vi/aC8S63rdld0/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p style="text-align: justify;">Diceritakan oleh : Bp. Kaspiin<br />
Ds Banaran, Kec. Bumi Aji, Batu, Malang, Jawa Timur</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Catatan</strong> : Pupuk Organic Plus <span style="font-size: medium;"><strong>Rite Grow</strong></span>, sekarang telah berganti nama menjadi <span style="font-size: medium;"><strong>DI Grow</strong></span> <span style="font-size: x-small;">- Redaksi -</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/apel-malang-berbuah-lebat-tahan-rontok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Testimoni Dari Hasil Penggunaan Pupuk Organik DI Grow Pada Budidaya Tambak Udang Windu (Panaeus Monodon)</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/aplikasi-testimoni-penggunaan-pupuk-organik-di-grow-pada-budidaya-udang-windu/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/aplikasi-testimoni-penggunaan-pupuk-organik-di-grow-pada-budidaya-udang-windu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 12:40:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1148</guid>
		<description><![CDATA[
Untuk kesekian kalinya, Pupuk DI Grow yang terbuat dari Hasil Ekstraksi Rumput Laut membuktikan diri sebagai Pupuk Organik Plus terbaik di Indonesia. Tidak hanya diaplikasikan pada berbagai Tanaman Pertanian, Perkebunan dan Hutan Tanaman Industri, tetapi juga diaplikasikan pada Hewan Ternak. Dan kini, Pupuk DI Grow ternyata juga terbukti ampuh dan sangat menguntungkan Petani Tambak Udang Windu.
Bagaimana Cara Aplikasi dan Hasil Panennya, silahkan simak baik-baik Video Dokumenter berikut ini :
 
Cara Aplikasi Pupuk Organic Plus Di Grow Pada Budidaya Tambak Udang Windu : 


Testimoni Petani Tambak Udang Windu : 

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/DI-GROW-Luxury-Internet2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1154" title="DI GROW Luxury - Internet2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/DI-GROW-Luxury-Internet2.jpg" alt="DI GROW Luxury - Internet2" width="565" height="268" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: x-large;"><span style="font-size: small;">Untuk kesekian kalinya, Pupuk DI Grow yang terbuat dari Hasil Ekstraksi Rumput Laut membuktikan diri sebagai Pupuk Organik Plus terbaik di Indonesia. Tidak hanya diaplikasikan pada berbagai Tanaman Pertanian, Perkebunan dan Hutan Tanaman Industri, tetapi juga diaplikasikan pada Hewan Ternak. Dan kini, Pupuk DI Grow ternyata juga terbukti ampuh dan sangat menguntungkan Petani Tambak Udang Windu.<br />
Bagaimana Cara Aplikasi dan Hasil Panennya, silahkan simak baik-baik Video Dokumenter berikut ini :</span><br />
<strong> </strong></span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: x-large;"><strong>Cara Aplikasi Pupuk Organic Plus Di Grow Pada Budidaya Tambak Udang Windu : </strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="590" height="470" data="http://www.youtube.com/v/rZiVK7AB-1w&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/rZiVK7AB-1w&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=rZiVK7AB-1w"><img src="http://img.youtube.com/vi/rZiVK7AB-1w/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: x-large;"><strong>Testimoni Petani Tambak Udang Windu : </strong></span></p>
<p><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="590" height="470" data="http://www.youtube.com/v/-BVVCtvl2Ps&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/-BVVCtvl2Ps&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=-BVVCtvl2Ps"><img src="http://img.youtube.com/vi/-BVVCtvl2Ps/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/aplikasi-testimoni-penggunaan-pupuk-organik-di-grow-pada-budidaya-udang-windu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil Panen SEMANGKA TANPA BIJI Bisa Meningkat 6 Ton/Ha</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/hasil-panen-semangka-tanpa-biji-bisa-meningkat-6-tonha/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/hasil-panen-semangka-tanpa-biji-bisa-meningkat-6-tonha/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 19:32:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=976</guid>
		<description><![CDATA[


Jika kita melewati jalan raya dari Bandar Lampung menuju Kota Bandar Jaya Lampung Tengah, sepanjang jalan banyak pedagang buah menjajakan buah semangka, baik yang berbiji maupun tanpa biji.  Tentunya harga semangka tanpa biji lebih mahal.  Salah satu daerah pemasok buah semangka tanpa biji yaitu dari Bumi Ayu, Nuban Lampung Tengah.  Salah seorang petani yang membudidayakan semangka tanpa biji dengan menggunakan pupuk D.I.Grow adalah Bpk.Solihin.  Beliau menanam pada lahan seluas 2 Ha.
Untuk lahan 2 ha, biasanya Pak Solihin menggunakan pupuk dasar NPK sebanyak 2 ton, atau 1 ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Semangka-Tanpa-Biji.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-977" style="margin: 10px 15px;" title="Semangka Tanpa Biji" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Semangka-Tanpa-Biji.jpg" alt="Semangka Tanpa Biji" width="575" height="433" /></a></p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Jika kita melewati jalan raya dari Bandar Lampung menuju Kota Bandar Jaya Lampung Tengah, sepanjang jalan banyak pedagang buah menjajakan buah semangka, baik yang berbiji maupun tanpa biji.  Tentunya harga semangka tanpa biji lebih mahal.  Salah satu daerah pemasok buah semangka tanpa biji yaitu dari Bumi Ayu, Nuban Lampung Tengah.  Salah seorang petani yang membudidayakan semangka tanpa biji dengan menggunakan pupuk D.I.Grow adalah Bpk.Solihin.  Beliau menanam pada lahan seluas 2 Ha.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Untuk lahan 2 ha, biasanya Pak Solihin menggunakan pupuk dasar NPK sebanyak 2 ton, atau 1 ton NPK/Ha.  Tetapi setelah menggunakan pupuk D.I.Grow pupuk dasar NPK berkurang 500 kg/2ha atau 250 kg/Ha.  Penyemprotan D.I.Grow Green dilakukan setiap 10 hari sekali pada umur 15 HST, 25 HST, dosis 50 cc/15 liter air.  Setelah keluar bunga/buah yaitu pada umur 35 HST, 45 HST dan 60 HST menggunakan D.I.Grow Red, dosis 60 cc/15 liter air.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Ternyata pertumbuhan sangat cepat, ukuran daun lebih lebar, dan ukuran buah juga lebih besar. Warna buah hijau tua, dan warna daging buah merah menyala.  Waktu panen lebih cepat 10 hari dari yang normal, karena bila tidak cepat dipanen, buah akan pecah. <strong> Pada saat panen Pak Solihin memperoleh hasil 48 ton/2 Ha atau 24 ton/Ha.  Biasanya beliau hanya dapat 18 ton/Ha.  Jadi setelah menggunakan D.I.Grow hasil panen meningkat 6 ton/Ha.  Luaaaaarrrrr Biasa…..!!!!!!</strong></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: center;"><strong>Solihin<br />
Bumi Ayu-Bumi Ratu Nuban<br />
Lampung Tengah</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/hasil-panen-semangka-tanpa-biji-bisa-meningkat-6-tonha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jagung Lebih Berbobot Berkat DI Grow</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/jagung-lebih-berbobot-berkat-di-grow/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/jagung-lebih-berbobot-berkat-di-grow/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 19:22:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=970</guid>
		<description><![CDATA[


Pada pertengahan September 2009, saya mulai menanam jagung jenis P21. Sebelumnya, saya rendam dulu bijinya dengan pestisida Marshal untuk menghindari tanaman dimakan semut.
Dari awal tanam sampai jagung berumur 45 hari, tanaman tidak pernah saya beri pupuk, sehingga kondisi tanaman kurang terawat apalagi pengairannya juga kesulitan. Setelah umur 45 hari, saya baru mulai memupuk, meskipun sudah terlambat untuk pemberiannya. Saya pupuk dengan Urea 75 kg, KCl 50 kg, SP36 50 kg. Dosis ± 35 % saya kurangi dari sebelumnya.
Seminggu kemudian, tanaman saya semprot Digrow yang hijau 50 cc/ tangki (15 liter). ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jagung-1.jpg"><img class="size-full wp-image-971 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="Jagung 1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jagung-1.jpg" alt="Jagung 1" width="250" height="332" /></a>Pada pertengahan September 2009, saya mulai menanam jagung jenis P21. Sebelumnya, saya rendam dulu bijinya dengan pestisida Marshal untuk menghindari tanaman dimakan semut.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Dari awal tanam sampai jagung berumur 45 hari, tanaman tidak pernah saya beri pupuk, sehingga kondisi tanaman kurang terawat apalagi pengairannya juga kesulitan. Setelah umur 45 hari, saya baru mulai memupuk, meskipun sudah terlambat untuk pemberiannya. Saya pupuk dengan Urea 75 kg, KCl 50 kg, SP36 50 kg. Dosis ± 35 % saya kurangi dari sebelumnya.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Seminggu kemudian, tanaman saya semprot Digrow yang hijau 50 cc/ tangki (15 liter). Memang aplikasi Digrow ini terlambat pelaksanaannya dari anjuran, yang seharusnya umur 15 dan 30 hari disemprot. Namun, saya tetap aplikasi hanya sekali saja karena melihat tanaman waktu itu masih pendek.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Umumnya umur 55 hari jagung sudah keluar bunga, namun setelah disemprot, jagung masih belum keluar bunga. Tapi perbedaannya bisa dilihat dari daunnya daripada dengan yang tidak disemprot Digrow yaitu warna daunnya <span style="text-decoration: underline;">hijau tua dan tidak kering serta lebih mulus (tidak ada bintik-bintik hitam/penyakit)</span>. Kalau yang tidak pakai Digrow warna daun hijau pucat, berbintik-bintik dan kering, dan apabila kalau dibiarkan, jagung tidak akan berisi penuh bahkan bisa sama sekali tidak berisi.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">Setelah 2 minggu disemprot D.I.Grow hijau, tanaman keluar bunga dan selanjutnya saya semprot dengan Digrow merah 60 cc/tangki.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">LUAR BIASA, pada tanggal 28 November 2009, saya coba ambil contoh jagung, waktu itu juga dibantu oleh Ibu Devi konsultan pupuk tersebut yang akan melaksanakan presentasi di desa saya. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jagung-2.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-973" style="margin: 10px 15px;" title="Jagung 2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Jagung-2.jpg" alt="Jagung 2" width="250" height="332" /></a>Saya bandingkan antara jagung yang disemprot dengan yang tidak disemprot Digrow. <span style="text-decoration: underline;">jagung bijinya lebih banyak, berisi dari pangkal sampai ujung, berbobot, lebih gemuk dan lebih panjang 3-5 cm</span> dari yang tidak disemprot serta <span style="text-decoration: underline;">daunnya masih hijau meskipun buahnya sudah ada yang kering</span>. 20 hari lagi jagung sudah siap panen bahkan <span style="text-decoration: underline;">lebih cepat 10 hari</span> dari sebelumnya.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;">TERIMA KASIH DIAMOND INTEREST INDONESIA…………………………………</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: center;"><em><strong>B</strong><strong>pk. Misral<br />
Dsn. Jatipasir – Kajarharjo IV RT/RW 05/02<br />
Kalibaru &#8211; Banyuwangi</strong></em></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">
<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/jagung-lebih-berbobot-berkat-di-grow/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buah Nanas : Lebih Besar &amp; Rasa Lebih Manis, Berkat DI.Grow</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/buah-nanas-lebih-besar-rasa-lebih-manis-berkat-di-grow/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/buah-nanas-lebih-besar-rasa-lebih-manis-berkat-di-grow/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 18:58:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=964</guid>
		<description><![CDATA[

Komoditi andalan Propinsi Lampung salah satunya adalah Nanas.  Pupuk D.I.Grow dicoba juga diaplikasikan  pada tanaman nanas di lahan Bpk.Timbul di Punggur Lampung Tengah.
Percobaan dilakukan pada lahan seluas 1/8 ha.  Pupuk dasar menggunakan pupuk kandang dan pupuk NPK (kimia), tetapi dosisnya dikurangi 45% dari biasanya.  Sementara aplikasi pupuk D.I.Grow Green disemprotkan pertama kali pada saat tanaman berumur 21 hari dengan dosis 50 cc/15 liter air (1 tangki), kemudian penyemprotan kedua dan ketiga dilakukan setiap 3 minggu sekali setelah keluar bunga dengan D.I.Grow Red, dosis 75 cc/15 liter ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: center;" align="justify"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Nanas.jpg"><img class="size-full wp-image-966 aligncenter" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Nanas" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Nanas.jpg" alt="Nanas" width="575" height="461" /></a></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">Komoditi andalan Propinsi Lampung salah satunya adalah Nanas.  Pupuk D.I.Grow dicoba juga diaplikasikan  pada tanaman nanas di lahan Bpk.Timbul di Punggur Lampung Tengah.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">Percobaan dilakukan pada lahan seluas 1/8 ha.  Pupuk dasar menggunakan pupuk kandang dan pupuk NPK (kimia), tetapi dosisnya dikurangi 45% dari biasanya.  Sementara aplikasi pupuk D.I.Grow Green disemprotkan pertama kali pada saat tanaman berumur 21 hari dengan dosis 50 cc/15 liter air (1 tangki), kemudian penyemprotan kedua dan ketiga dilakukan setiap 3 minggu sekali setelah keluar bunga dengan D.I.Grow Red, dosis 75 cc/15 liter air.  Jadi cukup 3 kali aplikasi selama 1 musim buah.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">Hasil panen yang diperoleh menggunakan D.I.Grow ukuran buah lebih besar, batang besar, daun kepala pendek/kecil dan ukuran mata pada buah besar-besar.  Sangat berbeda jika dibandingkan dengan buah nanas yang tidak menggunakan D.I.Grow dimana daun kepala panjang, ukuran buah sedang, batang kecil, bentuk mata pada buah kecil-kecil.  Dari rasa, yang menggunakan D.I.Grow rasanya mantap, manis banget,wangi, sangat berbeda  dengan yang tidak disemprot D.I.Grow.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">Satu hal lagi, buah nanas yang disengat tawon, jika tidak menggunakan D.I.Grow, buahnya banyak yang busuk, tetapi yang disemprot dengan D.I.Grow lebih tahan dan buah tidak busuk.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"><strong>“Saya sudah membuktikan sendiri, D.I.Grow memang pupuk masa depan, dapat meningkatkan hasil panen” </strong>tutur Pak Timbul sambil merasakan manisnya buah nanas yang baru saja dipanen.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0cm; text-align: center;"><strong>Bp. Timbul<br />
Kp.Baru – Mulyodadi<br />
Punggur, Lampung Tenga</strong>h</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/buah-nanas-lebih-besar-rasa-lebih-manis-berkat-di-grow/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selama 8 Tahun Kelapa Sawit Hanya Berbunga Jantan Berkat D.I. GROW, Akhirnya Bisa Berbuah</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/selama-8-tahun-kelapa-sawit-hanya-berbunga-jantan-berkat-d-i-grow-akhirnya-bisa-berbuah/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/selama-8-tahun-kelapa-sawit-hanya-berbunga-jantan-berkat-d-i-grow-akhirnya-bisa-berbuah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 13:24:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terstimoni Produk Agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=955</guid>
		<description><![CDATA[
Pusing rasanya bila Kelapa Sawit yang kita pelihara dari kecil hingga berumur 8 tahun dan selalu diberi pupuk, pada akhirnya hanya keluar bunga jantan saja.  Hal ini yang dialami oleh Bapak Sudariyadi di Lhoksukon-Aceh Utara.  Pasti hal serupa juga pernah dialami oleh petani perkebunan Kelapa Sawit di seluruh Indonesia.
Tidak semua tanaman kelapa sawit yang ditanam Pak Sudariyadi berbunga jantan, hal ini hanya terjadi pada beberapa pohon saja. Sebelumnya Pak Sudariyadi pernah menggunakan Pupuk Borak, tapi tidak ada hasilnya. Untuk membuktikan informasi yang beliau terima dari Konsultan Pupuk D.I.Grow Bapak Ir.Suhendro ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Kelapa-Sawit.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-959" style="margin: 10px 15px;" title="Kelapa Sawit" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Kelapa-Sawit.jpg" alt="Kelapa Sawit" width="575" height="250" /></a>Pusing rasanya bila Kelapa Sawit yang kita pelihara dari kecil hingga berumur 8 tahun dan selalu diberi pupuk, pada akhirnya hanya keluar bunga jantan saja.  Hal ini yang dialami oleh Bapak Sudariyadi di Lhoksukon-Aceh Utara.  Pasti hal serupa juga pernah dialami oleh petani perkebunan Kelapa Sawit di seluruh Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak semua tanaman kelapa sawit yang ditanam Pak Sudariyadi berbunga jantan, hal ini hanya terjadi pada beberapa pohon saja. Sebelumnya Pak Sudariyadi pernah menggunakan Pupuk Borak, tapi tidak ada hasilnya. Untuk membuktikan informasi yang beliau terima dari Konsultan Pupuk <a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=56&amp;idcat=5" target="_blank"><strong>D.I.Grow</strong></a> Bapak Ir.Suhendro Atmaja, bahwa tanaman Kelapa Sawit yang berbunga jantan, bisa dirangsang keluarnya bunga betina, akhirnya beliau uji coba pada beberapa pohon yang hanya berbunga jantan saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Metode aplikasi dengan cara kombinasi, disemprot ke seluruh bagian tanaman termasuk ke bunga jantan dan sistem injeksi pada batang.  Kalau disemprot, dengan menggunakan <a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=56&amp;idcat=5" target="_blank"><strong>D.I Grow</strong></a> Red dengan dosis 250 cc/tangki 15 liter air dan semprot rutin 30 hari sekali, sedangkan sistem injeksi dengan dosis 7 cc D.I.Grow Red/70 cc air/paralon, setiap 40 hari sekali.  Setelah aplikasi 1.5 bulan, sudah mulai keluar bunga betina pada pelepah yang baru.  <strong>”Saya sudah panen 15 janjang dari tanaman yang tadinya hanya berbunga jantan, dan  tanpa terasa sudah lebih dari setahun saya menggunakan DI Grow pada  Kelapa Sawit, dengan cara aplikasi dan perlakuan seperti ini.  Hasilnya : bunga betina terus menerus keluar.  Saya BANGGA dan PUAS setelah menggunakan D.I.Grow.  Terimakasih <a href="http://www.diamondindonesia.com/index.php?m=56&amp;idcat=5" target="_blank">D.I.Grow</a>”</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><strong><em>Sudariyadi<br />
Unit 5 Ds. Babussalam, Kec. </em></strong><strong><em>Baktiya<br />
Kab. Aceh Utara, NAD</em></strong></p>
<p style="text-align: center;"><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="590" height="470" data="http://www.youtube.com/v/aa4oZ-LgsMg&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/aa4oZ-LgsMg&amp;rel=0&amp;color1=234900&amp;color2=4e9e00&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=aa4oZ-LgsMg"><img src="http://img.youtube.com/vi/aa4oZ-LgsMg/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/selama-8-tahun-kelapa-sawit-hanya-berbunga-jantan-berkat-d-i-grow-akhirnya-bisa-berbuah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
