Artikel didalam kategori Artikel
Artikel, Entrepreneurship »
The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams.
– Eleanor Roosevelt –
(Masa depan hanyalah milik orang-orang yang percaya akan keindahan mimpi-mimpi mereka)
Mereka yang tidak mempunyai impian meninggalkan banyak hal yang ditawarkan oleh kehidupan. Hasrat atau kegigihan mereka mudah sekali pudar, sehingga mereka dengan mudah mengubah impian mereka menjadi sangat sederhana. Padahal, impian yang besar mempunyai kekuatan yang besar pula. Orang-orang yang berhasil mencatat nama dalam sejarah rata-rata mempunyai ciri khas yaitu selalu mampu memperbarui impian mereka.
Impian Adalah Sumber Motivasi
Impian akan mempengaruhi pikiran bawah sadar. Misalnya …
Artikel, Artikel Agrobisnis, Pilihan »
PERSEMAIAN
1. Perlakuan Benih
Benih direndam ± 24 jam dengan larutan D.I. GROW Hijau dengan dosis 50 cc + air 15 liter, bisa untuk benih padi 20 kg. Benih ditaburkan pada bedengan persemaian yang telah disiapkan. Air bekas rendaman jangan dibuang, bias disiramkan di persemaian.
Tujuan Perendaman :
Meningkatkan daya kecambah
Meningkatkan persentase kecambah
Meningkatkan keseragaman/keserempakan kecambah
Mematahkan dormansi
2. Perlakuan Bibit
Pemupukan bibit dipersemaian dengan Urea/NPK pada umur 12-14 hari, dosis 20-25 gr/m2.
Penyemprotan bibit dengan D.I. GROW Hijau pada umur 15-17 hari dengan dosis 2 cc/liter air (30 cc/tangki 15 ltr).
…
Artikel, Artikel Agrobisnis, Pilihan »
MANFAAT :
Meningkatkan perkembangan Phytoplankton dan Zooplankton.
Meningkatkan daya tahan terhadap perubahan kualitas air tambak/kolam.
Meningkatkan nafsu makan.
Memacu pertumbuhan.
Meningkatkan daya tahan terhadap penyakit.
Meningkatkan nilai biologis pakan.
APLIKASI :
PEMBIBITAN.
Diberikan melalui media air yang bertujuan menumbuhkan Phytoplankton berupa Chlorella, Infusiria, Rorifera, sebagai sumber makanan larva. Caranya yaitu larutkan 1 sendok makan D.I. GROW (Green)/m3 + Urea 5 gr/m3, tebarkan merata dipermukaan air tempat pemeliharaan atau bisa juga bak yang subur dialirkan ke bak yang ada larvanya.
PENDEDERAN DAN PEMBESARAN.
1. Kolam Tanah.
Persiapan Kolam/Tambak.
Sebaiknya tambak dikeringkan beberapa hari, kemudian diberi pengapuran dan dicangkul bolak-balik, biarkan selama 5-7 hari. Kemudian …
Artikel, Artikel Agrobisnis, Pilihan »
Produktivitas ternak tergantung pada 3 aspek utama : BREEDING (pemuliabiakan ternak), FEEDING (pakan), dan MANAGEMENT (tatalaksana pemeliharaan ternak). Dari ketiga aspek tersebut diatas, aspek Feeding (pakan) berperan sekitar 60% – 80% dari total biaya produksi peternakan.
Mengapa D.I. GROW (Green) bisa untuk ternak ? Hal ini dapat dipahami karena D.I. GROW terbuat dari zat organik yaitu : rumput laut (seaweed), tidak mengandung racun, maka secara fisiologis tidak akan membahayakan untuk ternak.
MANFAAT :
Meningkatkan nafsu makan.
Memacu pertumbuhan.
Efisiensi waktu.
Daya tahan terhadap penyakit.
Meningkatkan nilai biologis pakan.
Meningkatkan keuntungan.
APLIKASI :
1. Golongan Ruminansia (Sapi – Kambing – …
Artikel, Artikel Agrobisnis »
Pada prinsipnya masuknya unsur hara ke dalam tubuh tanaman bisa melalui akar, batang, dan daun. Teknologi pupuk D.I. GROW diprioritaskan pada aplikasi melalui semprot ke daun, karena lebih efektif dan efisien. Kecuali pada tanaman bermasalah yang tidak mungkin diaplikasikan melalui penyemprtotan ke daun, karena tanaman terlalu tinggi. Untuk kasus seperti ini, aplikasi dapat melalui system injeksi (suntik ke batang melalui pengeboran), melalui semprot ke batang atau melalui siram ke tanah (daerah perakaran). Aplikasi untuk masing-masing jenis tanaman dapat dilihat pada lampiran.
Frekuensi aplikasi D.I. GROW secara optimal dilakukan sesuai kondisi kritis …
Artikel, Artikel Agrobisnis »
1. D.I. GROW Green (Hijau)
Digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman pada fase vegetatif, masa pembibitan, sehabis dipanen dan masa dimana tanaman kurang sehat.
D.I. GROW Hijau, sangat cocok untuk semua jenis tanaman buah maupun non buah.
D.I. GROW Hijau berfungsi untuk :
Merangsang dan meningkatkan pertumbuhan akar, batang, daun dan anakan dengan cepat.
Menyehatkan tanaman yang sakit atau sehabis dipanen buahnya.
Spesifikasi D.I. GROW Hijau:
Ukuran/volume : 250 ml, 1 liter dan 4 liter
Kosentrasi : 3 ml + liter air (tergantung umur tanaman)
2. D.I. GROW Red (Merah)
Digunakan untuk mengoptimalkan pertumbuhan vegetatif, dan mempercepat keluarnya …
Artikel, Artikel Agrobisnis »
Kandungan unsur hara yang lengkap, hormone, dan humic acid dalam D.I. GROW dengan kemampuan mekanisme kerja secara bersama dan simultan, menghadirkan potensi manfaat yang dapat dikembangkan dalam meningkatkan produktivitas tanaman budidaya. Manfaat tersebut antara lain:
Merangsang Pembentukan Akar dan Meningkatkan Efisiensi Pupuk Dasar
Proses lanjutan dari aplikasi D.I. GROW dalam tubuh tanaman antara lain meningkatkan pertumbuhan akar. Peningkatan proses ini diikuti dengan proses pembentukan Giberellin dan Sitokinin pada akar. Konsentrasi Giberellin dan Sitokinin di akar meningkat, sebagian keluar kepermukaan akar bersamaan dengan proses eksudat akar.
Hormon tersebut ditambah dengan fotosintesan yang terkumpul pada …
Artikel, Artikel Agrobisnis »
D.I. Grow adalah Pupuk Organik Cair kualitas tinggi terbuat dari Rumput Laut Acadian Seaweed dari jenis Ascophylum nodosum (sejenis alga coklat) yang diambil dari Lautan Atlantik Utara, diproses dengan Nano Technology (USA Formula Technology), mengandung unsur hara lengkap baik makro dan mikro, asam amino, Zat Perangsang Tumbuh (Auksin, Sitokinin, Giberellin), Asam Humik dan Asam Alginat.
D.I.Grow sudah diuji coba bertahun-tahun di R&D centre Lembah Senai – Johor Malaysia, cocok untuk semua jenis tanaman, peternakan, perikanan dan sudah digunakan di 40 negara.
LEGALITAS
Pupuk D.I.Grow telah terdaftar di Pusat Perizinan dan Investasi Departemen Pertanian …
Artikel, Artikel Agrobisnis »
Rusaknya komunitas hutan akibat pembukaan lahan pertanian menyebabkan pergeseran siklus unsur hara. Pada komunitas hutan alam, unsur hara yang keluar dari siklus, jumlahnya relative kecil, sehingga unsur hara tersebut pada perjalanan siklus dapat dicukupi melalui hasil proses pelapukan bahan organik dan batuan. Ketika hutan dibuka menjadi lahan pertanian, unsur hara yang keluar dari siklus relative besar, bahkan sampai mendekati 100%. Hal ini disebabkan eksploitasi dan intensifikasi tanah berlebihan, dimana hasil panen diangkut, sisa tanaman diberikan buat pakan ternak dan tidak ada yang kembali ke lahan. Ditambah lagi semakin meningkatknya erosi …