<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Diamond Interest &#187; Artikel Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://www.diamondindonesia.co.id/category/artikel-kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.diamondindonesia.co.id</link>
	<description>Sekadar sebuah weblog WordPress lainnya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 14:19:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Penyakit Alzheimer</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/05/penyakit-alzheimer/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/05/penyakit-alzheimer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 May 2010 07:58:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1497</guid>
		<description><![CDATA[
Oleh : dr.Zen Djaja, M.D
(Medical Consultant Diamond Interest International)


 
Alzheimer, salah satu penyakit “Degenerasi” sistem susunan syaraf pusat, yang belum diketahui penyebabnya dan belum ditemukan obatnya.  Namun dapat dihindari dengan memperbaiki “Pola hidup &#38; Pola makan”
 
Sejarah Tentang Alzheimer 

Pada suatu pertemuan ilmiah, tepatnya di bulan Nopember 1906, seorang dokter berkebangsaan German, bernama “Alois Alzheimer” memberi presentasi temuannya yaitu tentang sebuah kasus yang diderita oleh seorang wanita berusia 51 tahun, bernama “Ny. Auguste D.,”.
Wanita ini dibawa oleh keluarganya pada awal 1901 untuk berobat pada Dr. Alois Alzheimer karena mengalami berbagai ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align: right;"><span style="font-size: medium;"><span style="font-size: small;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/dr-Zen-Djaja.jpg"><img class="alignright size-full  wp-image-1507" style="margin: 10px;" title="dr Zen Djaja" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/dr-Zen-Djaja.jpg" alt="dr Zen Djaja" width="100" height="141.5" /></a></span></span></h2>
<h2 style="text-align: right;"><span style="font-size: medium;"><span style="font-size: small;">Oleh : dr.Zen Djaja, M.D<br />
(Medical Consultant Diamond Interest International)</span></span></h2>
<p><span style="font-size: medium;"><br />
</span></p>
<h2><span style="font-size: medium;"> </span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;"><strong>Alzheimer, salah satu penyakit “Degenerasi” sistem susunan syaraf pusat, yang belum diketahui penyebabnya dan belum ditemukan obatnya.  Namun dapat dihindari dengan memperbaiki “Pola hidup &amp; Pola makan”</strong></span></p>
<h2><span style="font-size: medium;"> </span></h2>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;">Sejarah Tentang Alzheimer </span></strong></p>
<h2><span style="font-size: medium;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/1864a.jpg"><img class="size-full wp-image-1502 alignleft" style="margin: 10px;" title="1864a" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/1864a.jpg" alt="1864a" width="146" height="226" /></a></span></h2>
<p style="text-align: justify;">Pada suatu pertemuan ilmiah, tepatnya di bulan Nopember 1906, seorang dokter berkebangsaan German, bernama “Alois Alzheimer” memberi presentasi temuannya yaitu tentang sebuah kasus yang diderita oleh seorang wanita berusia 51 tahun, bernama “Ny. Auguste D.,”.<br />
Wanita ini dibawa oleh keluarganya pada awal 1901 untuk berobat pada Dr. Alois Alzheimer karena mengalami berbagai masalah kesehatan berupa lupa ingatan, berbagai kecurigaan terhadap suaminya tanpa alasan disertai kesulitan berbicara dan nyaris tak tahu apa yang baru dibicarakan.  Tanda dan gejala tersebut terus memburuk dengan cepat, dan hanya dalam beberapa tahun saja, ia sudah tidak mampu lagi untuk beraktivitas (hanya mampu berbaring di tempat tidur). Ny. Auguste D.  akhirnya meninggal dunia pada musim gugur di tahun 1906.    Dr. Alzheimer, mengaku bahwa dirinya belum pernah menjumpai penyakit dengan tanda dan gejala seperti itu sebelumnya. Dan atas dasar keinginannya mengembangkan dunia kedokteran, maka melalui izin dari keluarga, beliau melakukan bedah mayat (Outopsi) atas jasad almarhumah Ny. Auguste D.     Dari hasil outopsi otak Ny.Auguste ditemukan adanya penyusutan materi otak, terutama di bagian Cortex, yaitu lapisan terluar yang menyangkut kemampuan ingatan, berpikir, pengambilan keputusan dan kemampuan berbicara. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/auguste-deter-alzheimers-disease.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1513" style="margin: 10px;" title="auguste-deter-alzheimers-disease" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/auguste-deter-alzheimers-disease.jpg" alt="auguste-deter-alzheimers-disease" width="138" height="140" /></a>Di bawah pemeriksaan mikroskopik, beliau juga menemukan penimbunan lemak yang menyebar disekitar kapiler pembuluh darah, juga di dalam sel dan sekitar sel otak, selain itu juga dijumpai sel sel otak yang akan mati dan yang sudah mengalami kematian. Dr.Alzheimer terus mempublikasikan penemuannya itu, dan pada tahun 1910, sampai akhirnya seorang ahli ilmu penyakit jiwa, “Emil Kraepelin” mencatat pekerjaan/penemuan Alzheimer itu dan menggolongkannya penyakit tersebut ke dalam salah satu golongan penyakit “Kerusakan Otak”, serta mengusulkannya dengan menggunakan nama “Penyakit Alzheimer”  .</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/Perbandingan-Otak-Normal-dan-Yang-Terserang-Penyakit-Alzheimer.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1517" style="margin: 10px;" title="Perbandingan Otak Normal dan Yang Terserang Penyakit Alzheimer" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/Perbandingan-Otak-Normal-dan-Yang-Terserang-Penyakit-Alzheimer.jpg" alt="Perbandingan Otak Normal dan Yang Terserang Penyakit Alzheimer" width="565" height="244.5" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Apa Penyakit Alzheimer Itu ? </strong></span><br />
Berdasarkan penemuan di atas maka, oleh pengetahuan ilmu kedokteran mutakhir penyakit Alzheimer dirumuskan sebagai penyakit :</p>
<ul>
<li>Kerusakan Otak yang cepat memburuk dan membawa maut. Penyakit ini merusakan sel otak, sehingga mengakibatkan hilangnya kemampuan mengingat dan bermasalah dalam hal kemampuan berpikir.  Terjadi gangguan prilaku, hilangnya kemampuan beraktifitas, baik melaksanakan pekerjaan dasar, hoby maupun kehidupan sosial. Penyakit Alzheimer, semangkin lama menjadi semangkin parah dan berakibat fatal. Di Amerika Serikat penyakit ini tercatat sebagai penyakit pembunuh ke-7.</li>
<li>Penyebab Kepikunan terbanyak. Penyakit Alzheimer merupakan penyakit yang sering dikaitkan (50 – 80% kasus) dengan gangguan ingatan (memori) dan berbagai gangguan lain yang menyangkut kepandaian dan berbagai kemampuan untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari. Selain penyakit Alzheimer, ada penyakit otak lain yang juga menyebabkan gangguan memori.</li>
<li>Tidak ada obat yang bisa menyembuhkan. Pengobatan yang diberikan hanya bersifat membantu menghilangkan gangguannya saja, tanpa memberikan kesembuhan pada penyakit dasarnya. Banyak upaya yang dilakukan dan tidak sedikit menghabiskan biaya untuk itu. Tetapi penyakit Alzheimer tetap menempatkan dirinya sebagai salah satu dari sejumlah penyakit “Degenerasi” (= penurunan fungsi) yang tidak dapat disembuhkan.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Adakah Upaya Pencegahannya ? </strong></span><br />
Penyakit Alzheimer sampai sekarang tidak diketahui penyebab pasti, tetapi para ahli penyakit syaraf  menganggap kalau ada pemicu yang mengarah pada meningkatnya resiko terjadinya penyakit Alzheimer yaitu :<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/Keadaan-Otak.jpg"><img class="size-full wp-image-1520 alignright" style="margin: 10px;" title="Keadaan Otak" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/Keadaan-Otak.jpg" alt="Keadaan Otak" width="232" height="342" /></a></p>
<ul>
<li>Perokok di atas usia 65 tahun memiliki resiko mengidap penyakit Alzheimer setinggi 79%.</li>
<li>Kegemukan (Obesitas) pada usia setengah baya dapat meningkatkan resiko Penyakit Alzheimer sampai 31/2 kali lebih tinggi.</li>
<li>Penderita Kencing manis yang tak terkontrol dapat beresiko tinggi mengidap penyakit Alzheimer.</li>
<li>Faktor Keturunan mencatat hanya 25% dari seluruh kasus.</li>
<li>Stress yang berkepanjangan dan dialaminya dalam waktu lama, dapat meningkatkan resiko Alzheimer sampai 4 kali lipat.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Seringnya menerima trauma pada kepala (petinju), juga bisa memberikan resiko terkena penyakit Alzheimer. Nampaknya dari sejumlah pengalaman dan pelajaran dari berbagai catatan kasus, para peneliti dan para ahli penyakit syaraf pun tidak mengabaikan kemungkinan meningkatnya resiko penyakit Alzheimer yang dipicu oleh masalah “Gaya Hidup” ketimbang faktor keturunan. Dari hasil pantauan inilah kemudian mereka sepakat untuk mengupayakan pencegahan melalui berbagai cara perkaya gizi dan melengkapinya dengan berbagai supplemen – makanan kesehatan yang memberikan kekuatan pada otak.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Gizi  &amp; Makanan Sehat Yang Dibutuhkan Bagi Kesehatan Otak </strong></span><br />
Berbagai gizi yang bersumber dari tumbuhan (Herbal), menjadi pilihan utama, terutama yang mengandung cukup vitamin dan asam amino. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/Bentuk-Gizi-Otak.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1523" style="margin: 10px;" title="Bentuk Gizi Otak" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/Bentuk-Gizi-Otak.jpg" alt="Bentuk Gizi Otak" width="311" height="493" /></a>Mengkonsumsi makanan yang mengandung Vitamin seperti Asam Folat, B12 serta vitamin D setiap hari dapat memelihara dan meningkatkan kemampuan daya ingat (memori).    Asam lemak essensial dalam bentuk “Omega 3”, serta berbagai biji bijian (termasuk ekstrak biji anggur) sangat dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin sebagai tambahan pada makanan sehari-harinya. Gizi yang terdapat di dalam susu (Susu Kambing) juga banyak membantu.    Perhatian khusus juga dilakukan terhadap buah buahan dan sayur mayur. Suatu alasan yang tepat dan bijak, karena buah buahan mengandung cukup vitamin, antioksidan, serta zat hijau daun yang berasal dari sayuran, dianggap berguna untuk melakukan pencegahan dan melindungi otak dari berbagai resiko kerusakan.        Berbagai tinjauan kepustakaan sangat besar manfaatnya bagi para awam, agar dapat membuat keputusan yang tepat, dalam hal memilih makanan kesehatan – supplemen yang bermanfaat dan efisien dalam pengeluaran dana.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Peranan Produk Diamond Interest International (DII) </strong></span><br />
Produk makanan kesehatan – Supplemen yang ditawarkan DII sebagai upaya menurunkan resiko teridapnya penyakit Alzheimer terutama harus mengandung :</p>
<ol>
<li><strong>Vitamin B12, D dan asam Folat. (terkandung dalam Goat’s Milk).<br />
</strong></li>
<li><strong>Asam lemak Essensial Omega 3 (terkandung dalam Jeli Gamat).<br />
</strong></li>
<li><strong>Antioksidan kuat (terkandung dalam Grape Seed).<br />
</strong></li>
<li><strong>Zat hijau daun / Chlorophyl (terkandung dalam Chlorophyl dan Spirulina) </strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/Makanan-Sehat-Pencegah-Penyakit-Alzheimer.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1536" style="margin: 10px;" title="Makanan Sehat Pencegah Penyakit Alzheimer" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/05/Makanan-Sehat-Pencegah-Penyakit-Alzheimer.jpg" alt="Makanan Sehat Pencegah Penyakit Alzheimer" width="565" height="202" /></a>Dengan mengkonsumsi secara rutin Makanan Kesehatan (Health Food) yang dianjurkan diatas sejak usia di bawah 50 tahun, maka resiko mengidap penyakit Alzheimer akan menjadi lebih rendah dibandingkan dengan tidak mengkonsumsi.  Mungkin cara mengkonsumsinya tidak perlu sekaligus ke-5 produk ini diminum, melainkan cukup dengan 3 produk (terserah pilihan anda) lebih dahulu selama 3 bulan, kemudian salah satu dapat diganti dengan produk lainnya secara bergantian selama 3 bulan ke depan dan seterusnya.  Yang penting adalah setiap produk seyogyanya dapat dikonsumsi sekurang kurangnya selama 3 bulan untuk memperoleh hasil yang optimal.<span style="font-size: x-small;">(di2drzd)</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/05/penyakit-alzheimer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenali Kondisi Kesehatan Organ Tubuh Anda Dengan Metode IRIDOLOGY</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/04/kenali-kondisi-kesehatan-organ-tubuh-anda-dengan-metode-iridology/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/04/kenali-kondisi-kesehatan-organ-tubuh-anda-dengan-metode-iridology/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 17:54:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1372</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : dr. Zen Djaja, MD &#38; Jimmy
IRIDOLOGY merupakan ilmu yang mempelajari tentang keadaan kesehatan setiap bagian dari tubuh manusia, melalui pemetaan serta penampakannya pada “Iris mata” kita.



Sejarah perkembangan Iridologi
Oleh sebagian besar pakar kesehatan dan dunia Ilmu Kedokteran, nampaknya ilmu ini masih dianggap kontrofersial dan mengada ada. Namun segalanya dapat dijelaskan secara ilmiah dan juga melalui suatu pengujian yang memakan waktu cukup lama. Ilmu “Iridologi” sendiri mulai dipelajari di negeri Cina jauh sebelum ilmu kedokteran barat berkembang, dan mulai diperkenalkan oleh bangsa barat (Kulit Putih), setelah zaman perang dunia kedua.  ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/03/Iridology-2.jpg"><img class="size-full  wp-image-1373 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="Iridology - 2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/03/Iridology-2.jpg" alt="Iridology - 2" width="200" height="129" /></a></span></strong><span style="font-size: medium;"><strong>Oleh : dr. Zen Djaja, MD &amp; Jimmy</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;">IRIDOLOGY merupakan ilmu yang mempelajari tentang keadaan kesehatan setiap bagian dari tubuh manusia, melalui pemetaan serta penampakannya pada “Iris mata” kita.</span><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Sejarah perkembangan Iridologi</strong></span><br />
Oleh sebagian besar pakar kesehatan dan dunia Ilmu Kedokteran, nampaknya ilmu ini masih dianggap kontrofersial dan mengada ada. Namun segalanya dapat dijelaskan secara ilmiah dan juga melalui suatu pengujian yang memakan waktu cukup lama. Ilmu “<strong>Iridologi</strong>” sendiri mulai dipelajari di negeri Cina jauh sebelum ilmu kedokteran barat berkembang, dan mulai diperkenalkan oleh bangsa barat (Kulit Putih), setelah zaman perang dunia kedua.  Itupun masih banyak yang menyanggah, dan meragukan kebenarannya, sampai pada  akhirnya  seorang  pakar  kesehatan dari Amerika Serikat (<strong>dr. Bernard Jensen</strong>) mencatat setiap penemuannya itu serta melakukan uji kebenaran terhadap lebih dari 350.000 kasus penyakit yang tersebar diseluruh dunia terutama wilayah Asia. Catatannya kemudian dibukukan menjadi sebuah buku ajar Iridologi yang terdiri dari 2 jilid. Dan sebelum beliau meninggalkan kita semua untuk selamanya, pada tahun 1981, beliau sempat membuat peta Iridologi yang sampai hingga kini menjadi pedoman bagi para pakar iridologi dan juga bagi yang berminat mempelajari iridologi.<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-Chart-English-.jpg"><img class="size-full wp-image-1382 alignnone" style="margin: 10px 15px;" title="Iridology Chart English" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-Chart-English-.jpg" alt="Iridology Chart English" width="550" height="389" /></a><br />
Iridologi adalah ilmu diluar dari Ilmu kesehatan mata. Pemeriksaan Iridologi adalah semacam pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh yang menggunakan Iris mata sebagai media. Dari awal pembentukan (embryo), terdapat lebih dari 280.000 serabut syaraf yang kemudian disatukan dan kemudian masuk ke dalam otak melalui “Syaraf mata” (nervus Optikus), yang kemudian oleh otak, melalui sistem syaraf otonom disebarkan ke semua penjuru organ tubuh manusia. Hal inilah yang menjadi <strong>dasar dari Ilmu Iridologi</strong> untuk menjelaskan mengapa kita dapat menganalisa keadaan organ tubuh melalui Iris mata. Bagi awam maupun ilmu kedokteran barat, masih merupakan hal yang misterius, tetapi setelah dr. Bernard Jensen memperkenalkan dan memberikan uraian serta membuat pemetaan sebagai salah satu pedoman untuk mempelajari dan menganalisa iris maka mulai saat itu Iridologi berkembang menjadi sebuah ilmu yang cukup menarik dan digemari serta penuh tantangan. Dan pada saat yang bersamaan <strong>dr. Bernard Jensen</strong> kemudian dinobatkan menjadi <strong>“Bapak Iridologi”.</strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-Bernard-Jensen.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1389" style="margin: 10px;" title="Iridology - Bernard Jensen" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-Bernard-Jensen.jpg" alt="Iridology - Bernard Jensen" width="252" height="171" /></a><br />
Gelar tersebut patut beliau peroleh,<strong> </strong>karena dasar dasar analisa menuju pada suatu kesimpulan adanya gangguan organ secara fisik telah beliau abadikan ke dalam satu metode yang sederhana dan bersifat ilmiah.<br />
Iridologi sudah diakui dunia kedokteran dan merupakan “<strong>scientific analysis</strong>” dan Iris digunakan sebagai “<strong>Health recorder</strong>” dari individu masing masing.<br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-4.jpg"><img class="alignright size-full  wp-image-1386" style="margin: 10px;" title="Iridology - 4" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-4.jpg" alt="Iridology - 4" width="252" height="242" /></a>Pemeriksaan Iridologi adalah pemeriksaan yang memiliki nilai “Kwalitatif” dimana keakuratannya tergantung pada keterampilan seorang menganalisa. Keterampilan itu diperoleh dari banyaknya ia memeriksa dan menganalisanya dengan benar. Semangkin sering memeriksa, maka semangkin banyak kasus yang dianalisa, maka keilmuannya juga akan semangkin berkembang dan semangkin akurat.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Teknis pemeriksaan Iridologi yang diakui oleh dunia Kesehatan</strong></span><br />
Ilmu Iridologi bukan suatu ilmu yang harus dan dapat dipelajari oleh yang berlatar belakang Kesehatan atau dokter, tetapi dapat dipelajari juga oleh setiap orang yang mempunyai minat serta kesungguhan yang tinggi untuk mempelajarinya. Hanya saja bedanya adalah bila analisa tersebut dibuat atau dilakukan oleh seseorang yang berlatar belakang dari kalangan Non-medis, maka kesimpulannnya hanya sampai pada suatu gangguan saja. Lain halnya kalau yang memeriksa adalah dari <strong>kalangan Medis</strong>, maka kesimpulannya bisa sampai mencapai pada suatu tingkat “<strong>Diagnosa penyakit</strong>” atau pada tingkat keparahan dari penyakit yang diderita. Dan hal inilah yang tidak dapat dilakukan oleh seorang Iridolog yang berasal dari kalangan Non-medis. Berdasarkan konsensus, maka yang memiliki otoritas atau kewenangan untuk menyatakan seseorang itu sakit atau sehat adalah seorang dokter, dan kalau itu dilakukan oleh bukan seorang dokter, maka itu sudah tergolong suatu pelanggaran.  Namun, apabila itu dinyatakan dengan kata “<strong>terdapat gangguan</strong>” dengan tujuan untuk memberikan Peringatan pada seseorang, agar melakukan “<strong>tindakan Pencegahan</strong>”, itu adalah sesuatu yang <strong>Bijak</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-5.jpg"><img class="size-full wp-image-1392 alignnone" style="margin: 10px 15px;" title="Iridology - 5" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-5.jpg" alt="Iridology - 5" width="550" height="360" /></a><br />
Dalam melakukan pemeriksaan Iridologi, juga mengalami perkembangan yang cukup pesat, yaitu dari mulai pemeriksaan hanya memakai lampu senter dan kaca pembesar, Camera digital dan seperangkat monitor sampai kepada peralatan yang menggunakan perangkat Komputer. Namun sekali lagi 70% keakuratan ditentukan oleh keterampilan yang dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;"><strong>Metode pemeriksaan</strong></span><br />
Ada dua metode pemeriksaan, yaitu :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><span style="font-size: medium;"><strong>Metode      pemeriksaan dengan menggunakan mata yang bergerak</strong></span></li>
<li><span style="font-size: medium;"><strong>Metode      pemeriksaan dengan menggunakan mata yang tidak bergerak (melihat gambar).</strong></span></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;"><strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-6.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1395" style="margin: 10px;" title="Iridology - 6" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-6.jpg" alt="Iridology - 6" width="200" height="87" /></a>Pemeriksaan mata bergerak</strong></span>, adalah menggunakan lampu senter dan kaca pembesar, dimana analisa dilakukan langsung pada mata penderita yang diperiksa. Pemeriksaan ini sangat terbatas, sebab pergerakan mata akan mengganggu analisa itu sendiri dan keakuratannya. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-8.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1400" style="margin: 10px;" title="Iridology - 8" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-8.jpg" alt="Iridology - 8" width="200" height="160" /></a>Yang dapat dinilai hanyalah, apakah penderita atau yang diperiksa memiliki masalah kesehatan atau tidak. Sebesar apa gangguannya, sering sulit untuk dinilai. Selain itu kenyamanan dari pihak yang diperiksa juga menjadi kurang nyaman, karena penyinaran yang lama yang menyilaukan mata, akan mengeluarkan air mata, ini juga akan memberikan gangguan tersendiri bagi yang memeriksa, sehingga kerap pemeriksaan menjadi kurang akurat,  kemudian cara ini sudah hampir ditinggalkan.<span style="font-size: medium;"><strong><br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-7.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1397" style="margin: 10px;" title="Iridology - 7" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-7.jpg" alt="Iridology - 7" width="200" height="122" /></a>Pemeriksaan mata tidak bergerak</strong></span>, adalah cara dimana kita mengambil gambar dari mata, dengan cara melakukan fiksasi kepala, penyinaran yang secukupnya dan tidak memberikan pantulan sinar pada iris yang mengganggu analisa. Cara ini ternyata lebih nyaman, baik bagi yang melakukan analisa, maupun yang diperiksa, karena hanya membutuhkan waktu yang singkat untuk mengambil gambar, kemudian analisa dapat dilakukan dengan lebih santai, dimana yang diperiksa dapat melihat matanya sendiri yang bermasalah atau tidak tersebut. Pengambilan gambar dapat dilakukan dengan Camera digital yang kemudian ditampilkan melalui layar monitor. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-9.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1399" style="margin: 10px;" title="Iridology - 9" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-9.jpg" alt="Iridology - 9" width="200" height="138" /></a>Banyak keuntungan lainnya yang diperoleh, selain yang disinggung tersebut di atas, yaitu dimana gambar bisa diperbesar beberapa kali dari besar mata aslinya, sehingga untuk melakukan analisa juga menjadi lebih mudah dan lebih akurat, semangkin canggih alat yang digunakan, tentunya akan menghasilkan gambar yang semangkin sempurna, tetapi kembali saya katakan disini adalah, untuk mendapatkan hasil analisa yang akurat itu tergantung pada keterampilan sipemeriksa, dan bukan dari besaran harga yang harus anda bayar pada setiap pemeriksaan.<br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-10.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1403" style="margin: 10px;" title="Iridology - 10" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-10.jpg" alt="Iridology - 10" width="200" height="176" /></a>Tentu anda akan kembali bertanya, lalu dari ke dua metode pemeriksaan di atas metode mana yang disarankan atau yang <strong>memenuhi standart ilmu kedokteran</strong> ? Jawabannya tentu adalah yang menggunakan metode pemeriksaan menggunakan gambar mata (tidak bergerak). Bahkan kini untuk lebih memudahkan pengambilan gambar, dibuatlah alat khusus yang dapat terkoneksi ke perangkat komputer, lalu dengan segala kemampuan dan keterampilannya sipemeriksa dapat menganalisa serinci mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1377" style="margin: 10px 15px;" title="Iridology - 1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-1.jpg" alt="Iridology - 1" width="550" height="410" /></a><span style="font-size: large;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Program Pemeriksaan Iridologi yang dilakukan Diamond Interest</strong></span><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-11.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1405" style="margin: 10px;" title="Iridology - 11" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/04/Iridology-11.jpg" alt="Iridology - 11" width="200" height="280" /></a><br />
Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas penggunaan makanan kesehatan – supplement yang diproduksi oleh PT. Diamond Interest International, maka pihak produsen mencoba untuk membantu para konsumen dan distributor untuk lebih mengutamakan kebutuhan atas dasar “<strong>Prioritas</strong>”. Banyak produk makanan kesehatan – supplement yang beredar tetapi produk mana yang lebih diperlukan saat ini.  Melalui program “<strong>Cek Up</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Iridolologi</strong>” maka hal tersebut di atas dapat dengan mudah terjawab.<br />
Program Cek-Up Kesehatan Iridologi ini mempunyai kepentingan  untuk melakukan “<strong>Pendeteksian Dini Gangguan Kesehatan</strong>” guna melakukan “<strong>Pencegahan</strong>” terhadap sakit penyakit, dengan demikian maka diharapkan dapat memilih produk Diamond Interest  yang tepat, dan lebih mengena kepada para konsumen dan distributor. Kemudian selanjutnya dilakukan tindak lanjut, 3 bulan berikutnya untuk dilakukan pemeriksaan kembali guna mengetahui adanya perbaikan dari gangguan yang lalu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/04/kenali-kondisi-kesehatan-organ-tubuh-anda-dengan-metode-iridology/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peranan GINSENG dalam Dunia Kesehatan</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/peranan-ginseng-dalam-dunia-kesehatan/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/peranan-ginseng-dalam-dunia-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 18:39:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1220</guid>
		<description><![CDATA[
Mengenal Ginseng :
Terdapat 2 jenis Ginseng, yang diketahui antara lain yaitu :

Panax ginseng, atau disebut juga dengan Ginseng Asia, Ginseng Korea atau  Ginseng Cina.
Panax quinquefolius, disebut juga sebagai Ginseng Amerika, Ginseng Canada, atau Ginseng Amerika Utara.

Berdasarkan ilmu pengobatan tradisional Cina, keduanya memiliki khasiat yang unik, terutama dalam hal pemulihan sakit-penyakit. Perbedaannya adalah, kalau Ginseng Amerika, sifatnya “mendinginkan” tepat untuk menurunkan demam dan memperbaiki gangguan saluran pernapasan, sedangkan Ginseng Asia, bersifat “memanaskan” tepat untuk memperbaiki gangguan sistem sirkulasi darah.   Komponen aktif (zat aktif) dari Ginseng tersebut di atas adalah senyawa “Ginsenoside” ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Ginseng-Kop.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1224" style="margin: 10px;" title="Ginseng Kop" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Ginseng-Kop.jpg" alt="Ginseng Kop" width="565" height="150.7" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Mengenal Ginseng :</strong></span><br />
Terdapat 2 jenis Ginseng, yang diketahui antara lain yaitu :<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Ginseng-2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1226" style="margin: 15px 30px;" title="Ginseng 2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Ginseng-2.jpg" alt="Ginseng 2" width="140" height="197" /></a></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Panax ginseng</strong>, atau disebut juga dengan Ginseng Asia, Ginseng Korea atau  Ginseng Cina.</li>
<li><strong>Panax quinquefolius</strong>, disebut juga sebagai Ginseng Amerika, Ginseng Canada, atau Ginseng Amerika Utara.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan ilmu pengobatan tradisional Cina, keduanya memiliki khasiat yang unik, terutama dalam hal pemulihan sakit-penyakit. Perbedaannya adalah, kalau Ginseng Amerika, sifatnya “<em>mendinginkan</em>” tepat untuk menurunkan demam dan memperbaiki gangguan saluran pernapasan, sedangkan Ginseng Asia, bersifat “<em>memanaskan</em>” tepat untuk memperbaiki gangguan sistem sirkulasi darah.   Komponen aktif (<em>zat aktif</em>) dari Ginseng tersebut di atas adalah senyawa “<strong>Ginsenoside</strong>” yaitu senyawa yang sifatnya menyerupai <strong>hormon “Steroid”.</strong><br />
Golongan Ginseng yang kebanyakan dipasarkan di Indonesia adalah jenis Ginseng Asia atau “<strong>Panax Ginseng</strong>” jenis ini jugalah yang diproduksi oleh perusahaan makanan kesehatan &amp; supplement terkemukan di Asia “<strong>Diamond Interest International”</strong> dalam bentuk ekstrak – akar.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Tujuan penggunaan Ginseng</strong></span><br />
Sesuai dari nama asalnya “<strong>Panax</strong>” (<em>bahasa Yunani</em>) yang artinya adalah “<strong>Pemulihan menyeluruh</strong>”.  Oleh ahli kesehatan Cina, Ginseng dianggap sebagai penyelaras seluruh organ tubuh manusia, dan oleh sebagian ahli kesehatan pada umumnya, Ginseng digunakan sebagai pemulih dan untuk mengembalikan fungsi organ tubuh yang mulai melemah. Karena itu sejak dahulu mereka sudah mengupayakan ekstraknya yang diambil dari akar untuk tujuan “<strong>Meningkatkan kekuatan Organ tubuh</strong>” secara alami.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #000080;"><span style="font-size: medium;"><strong>Memperbaiki tampilan Fisik dan Mental</strong></span></span><br />
Ginseng merupakan suatu <strong><em>Adaptogen</em></strong>, yaitu memiliki khasiat meningkatkan daya tahan tubuh (<em>secara fisik, biokimiawi dan zat polusi – racun</em>). Ginseng secara umum membangun energi dan stamina tubuh secara menyeluruh. Selain itu juga terjadi perbaikan emosi (<em>mood</em>) dan tampilan diri.</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #000080;"><strong><span style="font-size: medium;">Meningkatkan sistem Imunitas tubuh</span></strong></span><br />
Dari uji terhadap 300 orang yang dalam jangka 1 tahun, sering menderita pilek/demam, telah mengalami penurunan jumlah kali menderita secara berbeda bermakna, setelah diberi konsumsi Ginseng selama 4 bulan berturut turut. Uji ini melibatkan 2 kelompok yaitu kelompok yang menggunakan Ginseng dan kelompok plasebo. Pengujian sejenis ini sebenarnya sudah banyak dilakukan namun, oleh sejumlah pakar kesehatan masih saja dianggap sesuatu yang fiktif.</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #000080;"><span style="font-size: medium;"><strong>Menurunkan kadar Gula darah pada kasus Diabetes</strong><strong> (<em>kencing manis</em>)</strong></span></span><br />
Penelitian ‘Panax Ginseng’ dengan menggunakan dosis 200 mg. yang diberikan kepada 36 penderita baru kencing manis di dapat (<strong><em>diabetes type II</em></strong>),. selama 8 minggu pemberian, ternyata mengalami perbaikan (<em>penurunan</em>) kadar gula darah puasa yang sebelumnya tercatat tinggi.  Dosis tersebut di atas memberikan perbaikan pula terhadap nilai dari  <strong><em>hemoglobin A1C</em></strong> (<em>yaitu test yang mengukur sebaik apa kontrol gula darah selama 3 bulan terakhir</em>).</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #000080;"><span style="font-size: medium;"><strong>Memperbaiki masalah gangguan Disfungsi Ereksi</strong></span></span><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Ginseng-3.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1230" style="margin: 10px 15px;" title="Ginseng 3" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Ginseng-3.jpg" alt="Ginseng 3" width="150" height="125" /></a><br />
Uji yang dilakukan terhadap 90 penderita gangguan Ereksi, 60% dilaporkan mengalami perbaikan setelah mengkonsumsi ekstrak Ginseng, dibanding dengan yang menggunakan  plasebo, yaitu tercatat hanya 30% saja yang mengalami perbaikan.</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #000080;"><span style="font-size: medium;"><strong>Membantu perokok untuk berhenti dari Merokok</strong></span></span><br />
Sudah lama diketahui bahwa “Nicotine” sebagai senyawa utama di dalam rokok dapat merangsang keluarnya Dopamine secara berlebih di dalam darah. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Ginseng-43.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1231" style="margin: 10px 15px;" title="Ginseng 43" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Ginseng-43.jpg" alt="Ginseng 43" width="302" height="53" /></a>Dopamine adalah <strong><em>“Neurotransmiter”</em></strong> yang dapat meningkatkan rangsangan syaraf, sehingga dapat memberikan rasa nikmat setelah merokok. Tetapi inilah yang juga akan menyebabkan orang menjadi ketagihan. <strong><em>Ginseng</em></strong> menunjukan kerja yang mirip dengan nicotine, namun tidak menimbulkan ketagihan. Dan ketika seseorang berhenti untuk merokok, bersamaan dengan mengkonsumsi Ginseng, maka dia sama sekali tidak merasa ada perbedaannya.  Oleh sebab itu Ginseng kemudian dijadikan salah satu media untuk menghentikan kebiasaan merokok dengan lebih cepat tanpa mengalami keluhan.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Siapa saja yang tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi Ginseng ?</strong></span><br />
Ibu hamil, menyusui dan anak anak, <strong>tidak dianjurkan</strong> untuk mengkonsumsi Ginseng.  Demikian pula sejumlah penderita dengan gangguan hormonal seperti pada penyakit endometriosis, uterine fibroid, serta pengidap kanker (<em>payudara, indung telur, kandungan dan prost</em>at).   Alasannya adalah karena <strong><em>Panax ginseng mempunyai</em></strong> <strong><em>efek estrogenik</em></strong>.<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Ginseng-copy.jpg"><img class="size-full wp-image-1233 alignright" style="margin: 10px 15px;" title="Ginseng copy" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Ginseng-copy.jpg" alt="Ginseng copy" width="200" height="175" /></a><br />
Panax ginseng, dapat menurunkan frekwensi denyut dan meningkatkan kekuatan denyut jantung, sebab itu juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita lemah jantung, kecuali di bawah pengawasan yang baik oleh seorang dokter ahli.<br />
Seperti dijelaskan di atas, bahwa Ginseng dapat menurunkan kadar gula darah, oleh sebab itu konsumsi Ginseng yang terutama ditujukan pada penderita Diabetes harus mendapat perhatian yang lebih hati hati, sebab penurunan gula darah yang berlebihan apalagi penderita juga minum obat anti diabetes lainnya, dapat memberikan efek ganda.<br />
Ginseng dapat memperberat kasus <strong><em>insomnia</em></strong> (<em>susah tidur</em>), oleh sebab itu tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi Ginseng pada penderita gangguan tidur.<br />
Perhatikan bila ketika minum Ginseng dan mengalami gelisah, gemetar, sukar tidur, diare, sakit kepala, peningkatan tekanan darah dan jantung berdebar, segeralah menghentikan konsumsi Ginsengnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Siapa saja yang tepat untuk mengkonsumsi Ginseng ?</strong></span><br />
<strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/guin.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1237" style="margin: 10px 15px;" title="guin" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/guin.jpg" alt="guin" width="160" height="270" /></a>Ginseng sebaiknya dikonsumsi oleh orang yang tidak memiliki riwayat gangguan organ sebelumnya</strong>, tujuannya untuk mempertahankan dan memperbaiki kelelahan yang ditimbulkan oleh akibat kerja, dan latihan olah raga yang berat.  Dan tidak ditujukan untuk mengobati sakit penyakit, kecuali di bawah pengawasan seorang dokter yang juga menguasai pengobatan menggunakan herbal (<em>herbalist</em>).</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Dapatkah Ginseng dikonsumsi bersama dengan obat obatan ?</strong></span><br />
Sejumlah interaksi obat obatan yang mungkin terjadi ketika bersama sama dikonsumsi dengan Ginseng, dapat menimbulkan ‘<strong>efek ganda</strong>’ yang kurang <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/0000.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1239" style="margin: 10px 15px;" title="0000" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/0000.jpg" alt="0000" width="234" height="182" /></a>menguntungkan  penderita, seperti meningkatnya tekanan darah, melambatnya masa pembekuan darah, jantung yang semangkin berdebar, dan menurunnya kadar gula yang berlebihan. Juga dapat terjadi interaksi dengan obat obat penenang yang diberikan kepada penderita sakit Jiwa sehingga memungkinan timbulnya reaksi hiperaktivitas.<br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Apa-Yang-Lebih-Hebat-Dari-Ginseng.jpg"><img class="size-full wp-image-1240 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="Apa Yang Lebih Hebat Dari Ginseng" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/Apa-Yang-Lebih-Hebat-Dari-Ginseng.jpg" alt="Apa Yang Lebih Hebat Dari Ginseng" width="224" height="224" /></a>Siapa yang menyangka kalau atlet Asia (<em>Cina, Jepang, Korea</em>) dengan postur tubuh yang lebih kecil dari atlet Amerika maupun Eropa, mampu menembus prestasi olah raga, dan menempatkan diri di 10 besar negara negara pengumpul medali emas terbanyak di laga Olympiade musim panas. Dan kita tak pernah menyangka kalau mereka adalah pengkonsumsi Ginseng.  Sementara itu para atlet Barat, berupaya untuk meningkatkan prestasi dan penampilan mereka dilaga yang sama dengan menggunakan obat perangsang yang dikenal dengan “Dopping” yaitu mengkonsumsi, atau menyuntikan senyawa Steroid ke dalam tubuh mereka.  Namun resikonya adalah ketika dilakukan test urine dan ternyata dinyatakan positif Steroid maka hasil perolehan juaranya dinyatakan batal (<strong><em>disqualifikasi</em></strong>), seperti yang pernah dialami oleh pelari 100m dari Canada (<strong><em>Ben Johnson</em></strong>), selanjutnya namanya dicoret untuk selamanya dari kancah laga pertandingan internasional. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/0.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1243" style="margin: 10px 15px;" title="0" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/0.jpg" alt="0" width="213" height="151" /></a>Sesungguhnya para atlet Cina,  Korea dan Jepang juga melakukan hal yang sama, yaitu melakukan dopping, tetapi dengan mengkonsumsi Ginseng. Dan inilah yang sampai sekarang tidak dapat terdeteksi, sehingga juga tidak ada alasan untuk mendisqualifikasi atlet atlet tersebut.   Yang pasti, Ginseng dengan kandungan aktifnya yaitu senyawa <strong>Ginsenoside, </strong>dengan kerja yang serupa dengan hormon “Steroid” mampu melakukan perbaikan stamina, meningkatkan kekuatan otot dan daya tahan tubuh, dengan tanpa merusak fisik, biologis seperti <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/00.jpg"><img class="size-full wp-image-1244 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="00" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/00.jpg" alt="00" width="196" height="186" /></a>apa yang terjadi pada pemakai obat perangsang Steroid.<br />
Ginseng sangat tepat dikonsumsi oleh atlet atlet yang menginginkan peningkatan prestasi, tetapi secara alami akan membentuk tenaga, stamina yang tinggi secara menetap.<br />
Cocok untuk dikonsumsi para Binaragawan, untuk menghasilkan pembentukan otot yang besar, kuat dan indah tanpa merusak fisik dan biologisnya.<br />
Bagi awam yang memiliki aktifitas yang tinggi, kerap akan mengalami kelelahan, dan belum sampai waktu istirahat yang cukup terpenuhi, dia harus kembali bekerja keras dan seterusnya, sampai akhirnya akan menimbulkan berbagai kendala kesehatan. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/romantic-ideas-for-couples.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1246" style="margin: 10px 15px;" title="romantic-ideas-for-couples" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/romantic-ideas-for-couples.jpg" alt="romantic-ideas-for-couples" width="167" height="199" /></a>Antara lain yang sering terganggu adalah masalah kemampuan “<strong>Ereksi</strong>” sehingga akan mengalami kendala yang cukup serius dalam hal kehidupan “Seksual”.  Ginseng, secara alami akan meningkatkan kekuatan fisik dan daya tahan tubuhnya, sehingga kemungkinan terjadi resiko kegagalan Ereksi karena kelelahan (<strong><em>Disfungsi ereksi</em></strong>) dapat dicegah, dan kehidupan Seksualnya secara bermakna dapat dipertahankan.</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/ginseng-Kapsul-DII1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1238" style="margin: 10px;" title="ginseng Kapsul DII" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/02/ginseng-Kapsul-DII1.jpg" alt="ginseng Kapsul DII" width="565" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Dosis anjuran</strong></span><br />
Di dalam sejumlah penelitian, dosis standart yang digunakan adalah sebesar 200 mg ekstrak Panax Ginseng. Sedangkan setiap butir Ekstrak Panax Ginseng yang di Produksi oleh  Diamond Interest International adalah 300mg. <strong><em>Sehingga untuk konsumsi sehari harinya cukup 1 butir saja</em></strong>.<br />
Sejumlah ahli pengobatan herbal, menganjurkan konsumsi Ginseng tidak lebih dari 3 minggu berturut turut, kemudian diikuti dengan jedah selama 1 – 2 minggu. Kemudian dapat mengkonsumsinya kembali dan seterusnya.<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong></p>
<p><span style="font-size: x-small;"><strong>Kepustakaan :<br />
</strong></span></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Choi HK et al</strong>. Clinical efficacy of Korean red ginseng for erectile dysfunction. International Journal of Impotence Research. 7.3 (1995):181-6. </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Predy GN et al</strong>. Efficacy of an extract of North American ginseng containing poly-furanosyl-pyranosyl-saccharides for preventing upper respiratory tract infections: a randomized controlled trial. CMAJ. 173.9 (2005):1043-8. </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Sotaniemi EA, Haapakoski E, Rautio A.</strong> Ginseng therapy in non-insulin-dependent diabetic patients. Diabetes Care 1995;18:1373-5. </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>McElhaney JE <em>et al</em></strong><em>.</em> (2004). &#8220;A placebo-controlled trial of a proprietary extract of North American ginseng (CVT-E002) to prevent acute respiratory illness in institutionalized older adults&#8221;. <em>J Am Geriatr Soc</em> <strong>52</strong> (1): 13–19. </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Davydov M, Krikorian AD</strong>. (October 2000). &#8220;Eleutherococcus senticosus (Rupr. &amp; Maxim.) Maxim. (Araliaceae) as an adaptogen: a closer look&#8221;. <em>Journal of Ethnopharmacology</em> <strong>72</strong> (3): 345–393. </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Lewis WH, Zenger VE, Lynch RG</strong>. (August 1983). &#8220;No adaptogen response of mice to ginseng and Eleutherococcus infusions&#8221;. <em>Journal of Ethnopharmacology</em> <strong>8</strong> (2): 209–214. </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Caso Marasco A, Vargas Ruiz R, Salas Villagomez A, Begona Infante C</strong>. (1996). &#8220;Double-blind study of a multivitamin complex supplemented with ginseng extract&#8221;. <em>Drugs Exp Clin Res.</em> <strong>22</strong> (6): 323–329. </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Shin HR, Kim JY, Yun TK, Morgan G, Vainio H</strong> (2000). &#8220;The cancer-preventive potential of Panax ginseng: a review of human and experimental evidence&#8221;. <em>Cancer Causes Control</em> <strong>11</strong> (6): 565–576</span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Treasure, Jonathan.</strong> <em>Medline &amp; The Mainstream Manufacture of Misinformation</em> 2006</span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Stockley, IH</strong> (2002), Stockley&#8217;s Drug Interactions. 6th ed. London: Pharmaceutical Press.</span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>WHO</strong> (1999), &#8220;Radix Ginseng&#8221;, in,WHO Monographs on Selected Medicinal Plants, Geneva: World Health Organization, 168-182.</span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Hong B; Ji YH; Hong JH; Nam KY; Ahn TY. </strong>A double-blind crossover study evaluating the efficacy of korean red ginseng in patients with erectile dysfunction: a preliminary report<strong>.</strong> J Urol. 2002; 168(5):2070-3 (ISSN: 0022-5347)Department of Urology, University of Ulsan College of Medicine, Asan Medical Center, Seoul, Korea</span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Murphy and Lee</strong> Ginseng, sex behavior, and nitric oxide Ann N Y Acad Sci. 2002 May;962:372-7 </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>de Andrade E; de Mesquita AA; Claro Jde A; de Andrade PM; Ortiz V; Paranhos M; Srougi M. </strong>Study of the efficacy of Korean Red Ginseng in the treatment of erectile dysfunction<strong>.</strong> Sector of Sexual Medicine, Division of Urological Clinic of Sao Paulo University, Sao Paulo, Brazil.</span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Lee, YJ</strong>. <em>Ginsenoside-Rb1 acts as a weak phytoestrogen in MCF-7 human breast cancer cells,; Estrogen-like activity of ginsenoside Rg1 derived from Panax notoginseng</em>. <em>A ginsenoside-Rh1, ;a component of ginseng saponin, activates estrogen receptor in human breast carcinoma MCF-7 cells</em>. </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Stephen Fulder, PhD </strong>&#8220;The Ginseng Book.&#8221; </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Fugh-Berman, Adriane</strong>. <a href="http://www.sciencedirect.com/science/article/B6T1B-41CNTJ6-T/2/5571af69320b04517be500e5704b99c1">&#8220;Herb-drug interactions&#8221;</a>. <em>The Lancet</em> <strong>355</strong> (9198): 134–138.</span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Dan Bensky, Steven Clavey, Erich Stoger, and Andrew Gamble</strong> Chinese Herbal Medicine: Materia Medica, Third Edition 2004</span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Hong B, Ji YH, Hong   JH, Nam KY, Ahn TY</strong>. (2002). &#8220;A double-blind crossover study evaluating the efficacy of Korean red ginseng in patients with erectile dysfunction: a preliminary report&#8221;. <em>Journal of Urology</em> <strong>168</strong> (5): 20–21. </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Suh SO, Kroh M, Kim NR, Joh YG, Cho MY.</strong> (2002). &#8220;Effects of red ginseng upon postoperative immunity and survival in patients with stage III gastric cancer&#8221;. <em>American Journal of Chinese Medicine.</em> <strong>30</strong> (4): 483–94. </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Yun TK, Lee YS, Lee YH, Kim SI, Yun HY</strong> (2001). &#8220;Anticarcinogenic effect of Panax ginseng C.A. Meyer and identification of active compounds&#8221;. <em>Journal of Korean Medical Science</em> <strong>16</strong> (S): 6–18. </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><strong>Sung, Heungsup; Jung, You-Sun and Cho, Young-Keol</strong> (2009). <a href="http://cvi.asm.org/cgi/content/abstract/CVI.00013-09v1">&#8220;Beneficial Effects of a Combination of Korean Red Ginseng and Highly Active Antiretroviral Therapy in HIV-1-Infected Patients&#8221;</a>. <em>Clin. Vaccine Immunol.</em>. </span></li>
<li><span style="font-size: x-small;"><a title="David Winston" href="http://en.wikipedia.org/wiki/David_Winston">Winston, David</a>; Maimes, Steven (2007). <em>Adaptogens: Herbs for Strength, Stamina, and Stress Relief</em>. Healing Arts Press.</span></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/02/peranan-ginseng-dalam-dunia-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BAHAYA MEROKOK &#8211; Bagaimana Mengatasinya Secara Alami ?</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/1123/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/1123/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 09:34:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1123</guid>
		<description><![CDATA[ 
 
 

 
 
 Oleh : dr. Zen Djaja, M.D.
 
Latar Belakang Masalah
Saat ini rokok telah membunuh 4,9 juta orang (data tahun 2000), dan di perkirakan menjadi 9,8 juta pada tahun 2020 nanti, artinya orang yang mati akibat rokok mencapai sekitar 350.000/bulan, 11.666/hari, 486/jam, dan 8 orang tiap menitnya.  Data tersebut di atas menunjukan kalau “Rokok” menempatkan dirinya sebagai pembunuh nomor 1, melebihi daripada “Kematian” akibat kasus penyakit AIDS, Over dosis narkoba, berbagai Kasus kecelakaan &#8211; pembunuhan dan &#8211; bunuh diri.Sedangkan asap rokok sendiri memiliki kandungan racun yang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1122" style="margin: 10px 15px;" title="Rokok" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok.jpg" alt="Rokok" width="565" height="150.7" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> Oleh</strong><strong> : dr. Zen Djaja, M.D.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Latar Belakang Masalah</strong></span><br />
Saat ini rokok telah membunuh 4,9 juta orang (data tahun 2000), dan di perkirakan menjadi 9,8 juta pada tahun 2020 nanti, artinya orang yang mati akibat rokok mencapai sekitar 350.000/bulan, <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok-2.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1127" style="margin: 10px 15px;" title="Rokok 2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok-2.jpg" alt="Rokok 2" width="200" height="157.6" /></a>11.666/hari, 486/jam, dan 8 orang tiap menitnya.  Data tersebut di atas menunjukan kalau “<strong>Rokok</strong>” menempatkan dirinya sebagai <strong>pembunuh nomor 1</strong>, melebihi daripada “Kematian” akibat kasus penyakit AIDS, Over dosis narkoba, berbagai Kasus kecelakaan &#8211; pembunuhan dan &#8211; bunuh diri.Sedangkan asap rokok sendiri memiliki kandungan racun yang lebih dahsyat dan berbahaya dibandingkan emisi gas buangan yang berasal dari kendaraan bermotor pada umumnya.  Perokok di Indonesia saat ini sebesar 159,4 juta jiwa itu berarti mencapai sekitar 69% penduduk, yang terdiri dari 69.04% pria dan 4,83% wanita.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Mengapa Rokok Itu Berbahaya</strong><strong> :<br />
Alasannya dari sudut KESEHATAN</strong></span><br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok3.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1129" style="margin: 10px 15px;" title="Rokok3" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok3.jpg" alt="Rokok3" width="250" height="175.6" /></a>Kalau kita simak bersama gambar analisis kandungan Rokok berikut ini, maka nampak jelas bahwa terdapat sejumlah senyawa yang semuanya berbahaya (<strong>merupakan racun</strong>) bagi kelangsungan hidup manusia.  Namun masih banyak manusia menganggap sepele hal ini dengan mengatakan kalau merokok itu mendatangkan “<strong>Kenikmatan</strong>”.<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok-4.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1132" style="margin: 10px 15px;" title="Rokok 4" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok-4.jpg" alt="Rokok 4" width="225" height="302.2" /></a><br />
Dibandingkan dengan <strong>Narkoba</strong> (<strong>jenis kokain dan morfin</strong>), maka “<strong>Nikotin” </strong>merupakan senyawa yang memiliki tingkat kecanduan (<strong>adiksi</strong>) 5 sampai 10 kali lebih kuat, selain itu juga <strong>menimbulkan efek psiko-aktif</strong> pada manusia.<br />
Beban yang di timbulkan akibat Rokok diantaranya adalah menurunnya tingkat produktivitas, meningkatnya beban <strong>Ekonomi – Sosial &#8211; Kesehatan</strong> yang mana tidak jarang diakhiri dengan kematian dini.<br />
Asap Rokok yang memiliki kandungan racun lebih tinggi, menyebabkan penghirup asap rokok (= perokok pasif) memiliki resiko gangguan kesehatan yang juga lebih tinggi dari pada Perokok itu sendiri. Resiko inilah yang dimiliki oleh lingkungan, seperti anak-isteri, rekan sekerja/seruangan dan seterusnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Mengapa Rokok Itu Berbahaya</strong><strong> :<br />
Alasannya dari sudut</strong><strong> SOSIO-EKONOMI</strong></span><br />
Uang yang harus disisihkan untuk membeli rokok, dalam 1 hari sebanyak <strong>Rp.10.000,=</strong> maka dalam 1 minggu menjadi <strong>Rp.70.000,=.</strong> Dalam 1 bulan adalah <strong>Rp.300.000,= </strong>dan selama<strong> </strong>satu tahun sudah mengeluarkan uang sejumlah <strong>Rp.3.600.000,= </strong>5 tahun berikutnya uang yang harus disisihkan adalah sejumlah <strong>Rp.18.000.000</strong>,= dan tanpa disadari, 20 tahun kemudian uang yang sudah dikeluarkan adalah sejumlah <strong>Rp.72.000.000,= (</strong><strong>Tujuh puluh dua juta rupiah). </strong>Nilai tersebut<strong> </strong>adalah satu nilai “<strong>Investasi</strong>” dan ketika mulai merokok diusia 20 tahun, sesungguhnya uang yang terhambur setelah mencapai usia 40 tahun sudah dapat dijadikan modal untuk berwira-usaha, kalau sebelumnya siperokok tadi adalah hanya seorang pekerja/karyawan yang bekerja untuk orang lain. Selain itu yang diperolehnya adalah “<strong>Resiko</strong>” terkena penyakit Degenerasi, (<strong>baca artikel tentang <a href="http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/peranan-anti-oksidan-bahaya-radikal-bebas-kaitannya-dengan-perawatan-kesehatan-serta-pencegahan-terhadap-penyakit-degenerasi/" target="_blank">Penyakit Degenerasi</a></strong>), yang membawanya pada suatu <strong>keadaan kesusahan</strong> karena terjadinya hambatan pada fungsi organ tubuh akibat racun Rokok yang diterimanya selama bertahun tahun lamanya. Lalu apakah kita masih berpendapat kalau “<strong>Rokok itu membawa Kenikmatan</strong>” ?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Mari Berhenti Merokok Sekarang Juga</strong></span><br />
Demi kesehatan diri sendiri, agar supaya terhindar dari berbagai penyakit, meningkatkan derajat kesehatan, hidup yang lebih berkualitas dan terbebas dari ketergantungan Rokok, melindungi keluarga dan orang di sekitar, supaya tidak terkena akibat buruk dari asap rokok.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Berhenti Merokok Hanya Bisa Dilakukan Dengan Niat Dari Dalam Diri Perokok Sendiri</strong>. <strong>Tidak Ada Kata “Tidak Bisa”.</strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok-Tips-Berhenti-Merokok3.jpg"><img class="size-full wp-image-1125  alignnone" style="margin: 10px 15px;" title="Rokok - Tips Berhenti Merokok3" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok-Tips-Berhenti-Merokok3.jpg" alt="Rokok - Tips Berhenti Merokok3" width="565" height="245" /></a></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut data yang yang diperoleh, dari 70% Perokok yang berhenti merokok, 5% -10% yang mampu melakukannya tanpa bantuan, keberhasilan sulit tercapai jika tidak ada keinginan yang kuat. Dukungan dari keluarga serta Motivasi yang kuat merupakan dasar dari keberhasilan.</p>
<p style="text-align: center;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok-Tabel3.jpg"><img class="size-full wp-image-1126 aligncenter" title="Rokok Tabel3" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok-Tabel3.jpg" alt="Rokok Tabel3" width="565" height="289" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Dukungan Alami Dengan Cara Mengkonsumsi Makanan Kesehatan/Supplement</strong></span><br />
Perlunya Pendukung bagi Perokok untuk berhenti merokok adalah untuk menekan angka kematian yang di sebabkan oleh rokok, hal mana membutuhkan solusi terapi terpadu yang intensif dengan kemudahan akses memperoleh “Dukungan” tersebut.<br />
Peranan Makanan Kesehatan-Supplement Diamond Interest Int’N sebagai <strong>PENDUKUNG</strong>, yaitu antara lain dengan mengkonsumsi Produk-produknya yaitu :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong><span style="font-size: medium;">Milk Thistle</span></strong></li>
<li><strong><span style="font-size: medium;">Ganoderma plus</span></strong></li>
<li><strong><span style="font-size: medium;">Grape Seed</span></strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Milk Thistle :</strong></span><br />
Atau dikenal dengan <strong>Silymarin</strong>, merupakan tumbuhan dengan kandungan aktif   <strong>Flavonoid</strong>. Flavonoid dalam Milk Thistle adalah : <strong>silybin, silydianin,</strong> dan <strong>silychristin</strong>. Secara bersama-sama, ketiga flavonoid ini disebut sebagai <strong>Silymarin</strong>. Oleh karena itu, orang sering menyebut milk thistle dengan <strong>Silymarin</strong><strong>.</strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok-Struktur-Kimia-Silymarin3.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1135" style="margin: 10px 15px;" title="Rokok - Struktur Kimia Silymarin3" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok-Struktur-Kimia-Silymarin3.jpg" alt="Rokok - Struktur Kimia Silymarin3" width="250" height="123.5" /></a><br />
Formula <strong>C<sub>25</sub>H<sub>22</sub>O<sub>10</sub></strong>, Silymarin atau Silibinin mempunyai peranan sebagai Anti-oksidan, yaitu melindungi aksi Radikal-bebas yang berbahaya dan merusak sel organ tubuh, (<strong>baca artikel tentang peranan Anti-oksidan dan bahayanya Radikal-bebas</strong>).<br />
<strong>Silymarin</strong> melindungi hati dengan merangsang perbaikan sel-sel hati yang rusak. Dengan menghambat pembentukan peroxidation, <strong>silymarin</strong> membantu mengurangi atau melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh alkohol, jamur beracun, obat-obatan, dan berbagai racun lainnya termasuk senyawa Rokok.<br />
Jika anda mau mencoba membeli ekstrak <strong>Milk Thistle</strong>, maka yang penting adalah, pastikan standarisasi dari proses ekstraksi dan perusahaan yang telah memiliki <strong>Good standard Manufacturing Processes</strong> (<strong>GMP</strong>) serta perhatikan dosis yang dianjurkan.<br />
Setiap butir <a href="http://diamondindonesia.com/index.php" target="_blank"><strong>Milk Thistle</strong></a> dari <strong>Diamond Interest International</strong> mengandung 100mg ekstrak <strong>Silymarin</strong> yang berarti kebutuhannya untuk pencegahan dan perlindungan adalah antara 200 – 300 mg. berarti 2 – 3 butir <a href="http://diamondindonesia.com/index.php" target="_blank"><strong>Milk Thistle</strong></a> per hari, diberikan 3 kali, 1 butir.<br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok-Supplemen-Anti-Rokok.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1136" style="margin: 10px 15px;" title="Rokok - Supplemen Anti Rokok" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Rokok-Supplemen-Anti-Rokok.jpg" alt="Rokok - Supplemen Anti Rokok" width="565" height="422" /></a><br />
<strong>Cara mengkonsumsinya</strong> : adalah bersama-sama pada saat makan.<br />
Dengan menambahkan<span style="font-size: large;"> <a href="http://diamondindonesia.com/index.php" target="_blank"><strong>Ganoderma Plus</strong></a></span> dan <a href="http://diamondindonesia.com/index.php" target="_blank"><span style="font-size: large;"><strong>Grape Seed</strong></span></a>, akan mempercepat proses Netralisasi racun Rokok di dalam tubuh, dan manfaatnya selain sel terlindungi dari kerusakan yang lebih dalam, juga membantu menghilangkan ketergantungan Rokok itu dengan lebih cepat.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Dukungan Dari Sudut Sosio-Ekonomi</strong>,</span><br />
Pemerintah dapat menaikkan “<strong>Cukai Rokok</strong>” setinggi tingginya. Di Dunia Barat, seperti Eropah dan Amerika, Cukai Rokok sangat tinggi. Di Inggris misalnya, harga 1 bungkus rokok dapat mencapai 5 dollar lebih, yaitu sekitar Rp. 50.000,=  sedangkan Cukai Rokok di Indonesia tercatat paling murah di dunia yaitu belum mencapai 1 dollar (kurang dari Rp.10.000,= per bungkus). Sebaliknya Cukai atau Pajak untuk makanan kesehatan – supplement seyogyanya dapat direndahkan, dengan demikian maka masyarakat akan memilih mengkonsumsi makanan kesehatan – supplement yang menyehatkan ketimbang merokok yang akan membuatnya menjadi ber-Penyakit. <sub><br />
nzen6.blogspot.com</sub></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/1123/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peranan Anti-oksidan &amp; Bahaya Radikal Bebas, Kaitannya Dengan Perawatan Kesehatan Serta Pencegahan Terhadap Penyakit Degenerasi</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/peranan-anti-oksidan-bahaya-radikal-bebas-kaitannya-dengan-perawatan-kesehatan-serta-pencegahan-terhadap-penyakit-degenerasi/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/peranan-anti-oksidan-bahaya-radikal-bebas-kaitannya-dengan-perawatan-kesehatan-serta-pencegahan-terhadap-penyakit-degenerasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 13:18:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1106</guid>
		<description><![CDATA[


Pandangan Umum
Di awal memasuki usia 40 tahun-an, seseorang akan mengalami penuaan secara nyata. Seperti kulit mulai tampak mengeriput dan kering, sebab produksi kelenjar keringat kulit mulai menurun. Selanjutnya, diikuti oleh proses pigmentasi kulit yang semakin meningkat disertai rambut yang mulai beruban. Gejala negatif lainnya seperti stress, gangguan fungsi jantung, katarak (lensa mata yang menjadi keruh) dan berbagai perubahan kejiwaan yang tampak menurun. Gangguan jantung akan semakin cepat nampak jika seseorang sering mengalami stress, yang akan merangsang peningkatan kholesterol darah khususnya LDL kholesterol sehingga berisiko tinggi terhadap penyakit ‘jantung koroner’.
Sementara itu, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Anti-Oksidan-Kop.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1110" title="Anti Oksidan Kop" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Anti-Oksidan-Kop.jpg" alt="Anti Oksidan Kop" width="565" height="331" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Pandangan Umum</strong></span><br />
Di awal memasuki usia 40 tahun-an, seseorang akan mengalami penuaan secara nyata. Seperti kulit mulai tampak mengeriput dan kering, sebab produksi kelenjar keringat kulit mulai menurun. Selanjutnya, diikuti oleh proses pigmentasi kulit yang semakin meningkat disertai rambut yang mulai beruban. Gejala negatif lainnya seperti stress, gangguan fungsi jantung, katarak (<em>lensa mata yang menjadi keruh</em>) dan berbagai perubahan kejiwaan yang tampak menurun. Gangguan jantung akan semakin cepat nampak jika seseorang sering mengalami stress, yang akan merangsang peningkatan kholesterol darah khususnya LDL kholesterol sehingga berisiko tinggi terhadap penyakit ‘<em>jantung koroner</em>’.<br />
Sementara itu, gejala perubahan kejiwaan yang tampak dalam proses penuaan adalah ‘<em>kepikunan</em>’ alias cepat lupa terhadap apa yang baru saja dilakukan, seperti tempat meletakkan kunci mobil, tas, jam tangan dan lain-lain. Gejala lainnya adalah sulit membedakan dan mengingat sesuatu seperti nama orang, tempat, dan ruang (<em>kalau kepikunannya sudah amat parah</em>).<br />
Untuk mencegah dan menghindari agar kulit tetap bersih, kencang dan tidak keriput, menurunkan resiko terkena penyakit jantung koroner, stroke, kepikunan serta berbagai penyakit Degenerasi lainnya, para ahli kesehatan memberikan <strong><em>tips sehat</em></strong> untuk mencegah terjadinya <strong><a href="http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/menjadi-tua-adalah-alami-tetapi-penuaan-adalah-penyakit/" target="_blank">penuaan dini</a></strong>.  Di dalam tips sehat yang disampaikan, seperti makan makanan yang bergizi seimbang, hindari kebiasaan buruk (<em>seperti merokok, minum minuman beralkohol, konsumsi obat obatan diluar anjuran dokter</em>) juga tidak lupa anjuran untuk mengkonsumsi makanan kesehatan – Supplemen yang mengandung “<strong>Anti-Oksidan</strong>”.  Tujuannya adalah untuk menghalau ‘<strong>Radikal Beba</strong>s’ yang terdapat di dalam tubuh.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Pengertian tentang Anti-Oksidan dan Radikal Bebas</strong></span><br />
Anti-oksidan dan Radikal bebas, menjadi topik yang amat digemari masyarakat modern, terutama yang tertarik pada cara melakukan pencegahan terhadap <a href="http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/menjadi-tua-adalah-alami-tetapi-penuaan-adalah-penyakit/" target="_blank"><strong>penuaan dini</strong></a>, serta upaya menurunkan resiko terkena penyakit Degenerasi.<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Radikal-Bebas.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1112" style="margin: 10px 15px;" title="Radikal Bebas" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Radikal-Bebas.jpg" alt="Radikal Bebas" width="565" height="260" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Kalau Radikal bebas berguna bagi tubuh, lalu mengapa harus takut dan mengambil langkah untuk mengikat dan membuangnya melalui pemberian “Anti oksidan” ?<br />
Radikal bebas memang penting bagi kelangsungan hidup manusia, tetapi kita lupa kalau di dalam perjalanan hidup manusia, terjadi berbagai perubahan terutama yang mempengaruhi lingkungan hidup.  Perkembangan teknologi modern, dari mulai ditemukannya mesin, perkembangan jumlah penduduk yang mengharuskan manusia membuka lahan hutan untuk pemukiman tanpa ada gantinya, serta berbagai penemuan makanan – minuman siap saji dalam kemasan, yang diawetkan.  Semua inilah yang kemudian kita sebut dengan “<strong>Polusi</strong>”</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Polusi.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1113" style="margin: 10px 15px;" title="Polusi" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Polusi.jpg" alt="Polusi" width="565" height="381" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Radikal Bebas akan mengganggu aktifitas metabolisme sel.  Sel menjadi lebih mudah rusak.  Radikal Bebas akan mengikat lemak, membentuk <strong><em>Oksidase lemak</em></strong> yang kemudian melekat pada dinding pembuluh darah, membentuk “<strong><em>Plaq</em></strong>” yang akan menyumbat saluran darah.  Yang kemudian kita kenal dengan penyempitan pembuluh darah, dengan segala akibatnya.  Beberapa sel sel penting penghasil Hormon juga mengalami gangguan, seperti sel Beta pulau Langerhans organ Pankreas, yang menghasilkan hormon Insulin, hal mana akan mengakibatkan penyakit Diabetes Mellitus (<em>Kencing manis</em>).<br />
Hasil dari paparan sejumlah senyawa polusi yang merugikan yang berasal dari lingkungan sekitar seperti sinar ultra violet matahari, polusi udara berupa asap kendaraan bermotor, asap rokok dan bahan-bahan beracun lainnya, termasuk juga bahan bahan kimia pengawet-perasa-pewarna yang terkandung di dalam jenis makanan tertentu seperti ‘fast food’ (<em>cepat saji</em>) serta makanan kemasan atau kaleng (<em>siap saji</em>).<br />
Radikal bebas yang terbentuk di dalam tubuh adalah hasil “<strong><em>Oksidasi bebas</em></strong>” dari paparan tersebut di dalam tubuh, yang kemudian membentuk molekul atau atom apa saja yang sangat tidak stabil karena memiliki satu atau lebih elektron yang tak berpasangan.<br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/pollution2.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1116" style="margin: 10px 15px;" title="pollution2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/pollution2.jpg" alt="pollution2" width="200" height="154" /></a>Radikal bebas ini berbahaya karena amat reaktif mencari pasangan elektronnya. Jika radikal bebas sudah terbentuk dalam tubuh maka akan terjadi reaksi berantai dan menghasilkan radikal bebas baru yang akhirnya jumlahnya terus bertambah. Hasil dari reaksi termaksud yang paling berbahaya adalah “<strong><em>Peroksidase lemak</em></strong>”, yang mampu memporak porandakan tatanan – fungsi – dan sistem regenerasi selluler. Selanjutnya akan merusakan sel-sel tubuh kita, selanjutnya terjadi pengerusakan jaringan yang akan mempercepat proses penuaan &#8211; Degenerasi.<br />
Semua sel dalam tubuh, mempunyai enzim yang dapat menangkal serangan radikal bebas. Enzim <strong>SOD</strong> (<strong><em>S</em></strong><em>uper<strong>o</strong>xide <strong>d</strong>ismutase</em>) dan <strong><em>Glutation peroksidase</em></strong> misalnya, merupakan sebagian dari contoh anti-oksidan alami dalam tubuh manusia. SOD akan menjinakkan senyawa oksigen reaktif seperti superoksida anion (<strong>O<sup>-2</sup></strong>) radikal, menjadi hidrogen peroksida (H<sub>2</sub>O<sub>2</sub>), selanjutnya glutation peroksidase mengubahnya menjadi air.<br />
Dengan meningkatnya usia, terjadilah penurunan jumlah kedua enzim ini dalam tubuh, sehingga kelebihan Radikal bebas tidak dapat sepenuhnya dimusnahkan. Belum lagi masuknya Radikal bebas dari luar yang menyusup masuk ke dalam tubuh akan memperburuk sistem regenerasi sel tubuh.<strong><br />
Solusinya :<br />
Mencari Sumber Antioksidan</strong>. Pada zaman dahulu, ketika paparan Polusi masih sangat rendah, dan fungsi Radikal babas tubuh masih berjalan seimbang, kita tidak butuh Anti-oksidan untuk memusnahkan Radikal bebas.  Tetapi pada zaman sekarang, Anti oksidan menjadi kebutuhan untuk meredam tingginya Radikal bebas yang beredar di dalam tubuh.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Berbagai Penelitian</strong></span><br />
Hasil penelitian ilmiah menunjukkan bahwa buah-buahan, sayuran dan biji-bijian adalah sumber antioksidan yang baik dan bisa meredam reaksi berantai radikal bebas dalam tubuh, yang pada akhirnya dapat menekan proses penuaan dini. Tomat mengandung likopene, yakni antioksidan yang ampuh menghentikan radikal bebas sehingga tak berkeliaran mencari asam lemak tak jenuh dalam sel. Hal yang sama dilakukan lutein dan zeasantin yang terdapat di dalam bayam, diketahui amat aktif mencegah reaksi oksidasi lemak pada dinding sel lensa (mata) sehingga kita dapat terhindar dari katarak. Sedangkan antioksidan vitamin seperti vitamin C, E dan betakarotenoid (<em>Vitamin A</em>) akan menstabilkan membran sel lensa dan mempertahankan konsentrasi glutation tereduksi dalam lensa.<br />
<strong>American Heart Association (AHA</strong>) dalam petunjuk ilmiahnya yang dimuat dalam <strong>Journal of the American Heart Association edisi Februari 1999</strong>, mengatakan bukti-bukti yang ada sekarang tidak cukup kuat menjadi dasar merekomendasikan suplemen vitamin antioksidan untuk masyarakat umum. Namun, di sisi lain AHA terus merekomendasikan agar masyarakat meningkatkan konsumsi makanan kaya antioksidan seperti sayuran, buah dan kacang-kacangan. Hal yang sama juga dilakukan Institut Kanker Nasional AS, terus mengampanyekan agar masyarakat mengonsumsi 5 kali atau lebih buah atau sayur dalam sehari. Data ilmiah menyebutkan, individu yang rajin mengonsumsi buah dan sayur memiliki peluang untuk awet muda dan terhindar dari penyakit yang terkait dengan penuaan seperti kanker, gangguan saluran pernapasan dan penyakit Degenerasi lainnya.<br />
Langkah sehat lainnya adalah mengurangi asupan jumlah kalori yang berasal dari karbohidrat dan lemak. Kalori yang berlebihan, dapat mempercepat <a href="http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/menjadi-tua-adalah-alami-tetapi-penuaan-adalah-penyakit/" target="_blank"><strong>penuaan dini</strong></a> karena untuk mengubahnya menjadi energi diperlukan lebih banyak oksigen. Di lain pihak oksigen memicu terbentuknya lebih banyak radikal bebas dari senyawa reaktif oksigen (<em>sumber polusi</em>), yang kemudian menyerang sel-sel dan akhirnya mempercepat proses penuaan.  Sungguh merepotkan, belum lagi ada individu yang tidak suka makan sayuran dan buah-buahan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Peranan produk Diamond Interest</strong></span><br />
<span style="font-size: medium;"><a href="http://www.diamondindonesia.co.id/perusahaan/" target="_blank"><strong>Diamond Interest International</strong></a></span>, merupakan perusahaan Makanan Kesehatan &amp; Supplement terkemuka di kawasan Asia, yang melebarkan sayap penyebarannya ke Eropa – Amerika dan Afrika. Produknya yang berhubungan dengan kandungan antioksidan dan anti penuaan dapat kita peroleh melalui konsumsi produk <a href="http://diamondindonesia.com/?m=56&amp;idcat=1" target="_blank"><strong>Grape Seed</strong> dan <strong>Spirulina</strong>.</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Grape Seed</strong></span><br />
Dikenal sebagai biji buah Anggur, yang mengandung senyawa anti oksidan alami seperti vitamin A, C dan E serta OPC (<strong><em>Leucoanthocyanin</em></strong>). OPC adalah singkatan dari <strong>“Oligomeric Proantho Cyanidin” </strong>yang untuk pertama kali dipelajari pada tahun <strong>1534</strong> oleh <strong><em>Jacques Masquelier</em></strong> dari the <strong>University  of Bordeaux &#8211; Prancis</strong>, kini menjadi bagian dari kebutuhan gizi manusia. OPC dikenal sebagai antioksidan yang kuat dan mampu mengaktifkan enzym SOD yang lemah, sehingga mengantarnya menjadi salah satu supplemen yang terkemuka di daratan Eropa terutama untuk mencegah terjadinya “Penuaan Dini”.<br />
Mengkonsumsi <strong>Grape Seed</strong>, 2 tablet sehari cukup untuk memenuhi kebutuhan Anti oksidan tubuh anda, guna menyeimbangkan keberadaan Radikal bebas yang meningkat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;">Spirulina</span></strong><br />
Sebagai sumber gizi yang lengkap dan seimbang, juga tidak terlepas dari kandungan antioksidan yang kuat.<br />
<strong><a href="http://diamondindonesia.com/?m=56&amp;idcat=1" target="_blank">Grape Seed dan Spirulina</a></strong>, kini banyak dikonsumsi masyarakat dunia, dan menjadi senjata untuk melawan masalah <a href="http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/menjadi-tua-adalah-alami-tetapi-penuaan-adalah-penyakit/" target="_blank"><strong>PENUAAN DINI</strong></a> yang amat menakutkan.</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Grape-Seedd.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1114" style="margin: 10px 15px;" title="Grape Seedd" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Grape-Seedd.jpg" alt="Grape Seedd" width="565" height="390" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><strong><span style="font-size: medium;">Bagaimana dengan anda ?<br />
Apakah Anda rela mengalami <a href="http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/menjadi-tua-adalah-alami-tetapi-penuaan-adalah-penyakit/" target="_blank">Penuaan Dini</a>, di kala masih banyak hal yang masih perlu dialami sepanjang hidup dengan penuh kebahagiaan ?<br />
Jawabannya ada pada anda melalui konsumsi <a href="http://diamondindonesia.com/?m=56&amp;idcat=1" target="_blank">GRAPE SEED &amp; SPIRULINA</a>. </span></strong><sub>zd12</sub></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/peranan-anti-oksidan-bahaya-radikal-bebas-kaitannya-dengan-perawatan-kesehatan-serta-pencegahan-terhadap-penyakit-degenerasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadi TUA Adalah ALAMI, Tetapi PENUAAN Adalah PENYAKIT</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/menjadi-tua-adalah-alami-tetapi-penuaan-adalah-penyakit/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/menjadi-tua-adalah-alami-tetapi-penuaan-adalah-penyakit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 18:51:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=1058</guid>
		<description><![CDATA[

Latar belakang Masalah
Dalam menjalani kehidupan, manusia selalu akan berhadapan dengan berbagai kesusahan hidup. “Menderita Sakit” adalah salah satu kesusahan terbesar yang dihadapi manusia selama hidupnya. Tidak ada satupun manusia di Bumi yang mau dengan suka rela Menderita suatu Penyakit apapun.  Tetapi Penyakit datang sekonyong konyong tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.  Dan penyakit yang paling sering seperti itu, adalah yang kita sebut dengan “Penyakit DEGENERASI”.

 
Pengertian dan Mengenal Penyakit Degenerasi
Banyak yang masih awam akan pengetahuan penyakit Degenerasi.  Bahkan tidak tahu sama sekali apa itu Penyakit Degenerasi.  Istilah Penyakit Degenerasi sendiri memang kurang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-1059" title="Penuaan Dini kop" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-kop.jpg" alt="Penuaan Dini kop" width="565" height="281" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Latar belakang Masalah</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam menjalani kehidupan, manusia selalu akan berhadapan dengan berbagai kesusahan hidup. “<strong><em>Menderita Sakit</em></strong>” adalah salah satu kesusahan terbesar yang dihadapi manusia selama hidupnya. Tidak ada satupun manusia di Bumi yang mau dengan suka rela Menderita suatu Penyakit apapun.  Tetapi Penyakit datang sekonyong konyong tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.  Dan penyakit yang paling sering seperti itu, adalah yang kita sebut dengan “<strong>Penyakit DEGENERASI</strong>”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Pengertian dan Mengenal Penyakit Degenerasi</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Banyak yang masih awam akan pengetahuan penyakit Degenerasi.  Bahkan tidak tahu sama sekali apa itu Penyakit Degenerasi.  Istilah Penyakit Degenerasi sendiri memang kurang popular terdengar dikalangan masyarakat.  Dan baru mulai didengungkan sekitar era tahun 1990an, namun dunia kedokteran sudah mengenalnya sejak lama.</p>
<p style="text-align: justify;">Penyakit Degenerasi adalah penyakit “<strong><em>PENUAAN</em></strong>” dimana terjadi penurunan fungsi sistem organik tubuh manusia.  Ada 9 sistem organ yang menjalankan roda kehidupan manusia :<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Bulat.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1061" style="margin: 10px 15px;" title="Penuaan Dini Bulat" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Bulat.jpg" alt="Penuaan Dini Bulat" width="200" height="203" /></a></p>
<ol>
<li>Sistem <strong>Pengatur Umum</strong> Otak – Syaraf – Hormon</li>
<li>Sistem <strong>Peredaran darah</strong> – Jantung</li>
<li>Sistem <strong>Pernapasan</strong> – Paru paru</li>
<li>Sistem <strong>Pencernaan makanan</strong> + Hati</li>
<li>Sistem <strong>Pengaturan cairan tubuh</strong> – Ginjal – Saluran kemih</li>
<li>Sistem <strong>Imunitas</strong>/<strong><em>kekebalan tubuh</em></strong> –  Limpa &#8211; Saluran dan Kelenjar Getah bening</li>
<li>Sistem <strong>Pergerakan</strong> &#8211; Tulang – Sendi – Otot</li>
<li>Sistem <strong>Panca Indra</strong> (<em>Pengelihatan – Penciuman – Pendengaran &#8211; Pengecapan – Perabaan</em>)</li>
<li>Sistem <strong>Reproduksi</strong> – Alat kelamin – Organ Reproduksi</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Ke-9 Sistem tersebut di atas, tidak boleh ada kurang satu apapun bila kita ingin sehat. Dan apabila ada sesuatu kekurangan pada salah satu sistem &#8211; organ, maka akan terjadi penyakit. Berat ringannya penyakit tergantung pada banyak-sedikitnya kekurangan/ kehilangan yang terjadi, dan sistem-organ mana yang terkena.  Ada sejumlah penyakit yang tidak sampai mengalami hal yang fatal seperti kecacatan, dan sampai kematian, namun amat sangat mengganggu jalan kehidupan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan ada sejumlah penyakit yang tidak sama sekali terasa ditubuh, tetapi lama kelamaan dapat menjadi fatal. Penyakit yang baru disebutkan itulah yang kemudian diistilahkan dengan “<strong><em>Penyakit Degenerasi</em></strong>”  Tidak ada satu manusia, bahkan dokter ahli sekalipun yang dapat mengetahui kapan Penyakit Degenerasi mulai diderita.  Kemunculan penyakit Degenerasi baru diketahui ketika penderita jatuh dalam suatu kondisi yang sudah parah.  Arti <strong>Parah</strong> disini bukan berarti harus berakhirnya satu kehidupan, tetapi yang pasti adalah bahwa penderita mengalami sekurang kurangnya 50% kehilangan kemampuan untuk menjalankan kehidupan normalnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena Penyakit Degenerasi adalah penyakit yang memiliki perjalanan panjang, bahkan sepanjang hidupnya, maka sering kemudian disebut juga dengan istilah <strong><em>penyakit Kronis</em></strong>. Walaupun istilahnya tidak tepat, namun awam lebih mengenalnya dari pada istilah Penyakit Degenerasi.  Degenerasi atau penurunan Fungsi dapat terjadi pada ke-9 sistem – organ tersebut di atas, tentunya dengan sejumlah gangguan. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/10-Penyakit-Dehenareatif.jpg"><img class="size-full wp-image-1062 alignnone" style="margin: 10px 15px;" title="10 Penyakit Dehenareatif" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/10-Penyakit-Dehenareatif.jpg" alt="10 Penyakit Dehenareatif" width="565" height="423" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sampai hingga kini, penyakit Degenerasi belum ada obatnya, artinya obat untuk mengembalikan fungsi normal organ seperti sedia kala. Yang ada adalah obat obatan yang membantu meringankan beban berat yang dialami oleh organ yang mengalami degenerasi, agar penderita tidak merasakan penderitaannya selama sisa hidupnya.  Bahkan para ahli kesehatan kerap kali menganjurkan agar obat obatan yang diberikannya itu harus terus diminum sepanjang hidupnya.  Penyakit Degenerasi adalah keadaan dimana terjadi kerusakan sel, bahkan sampai pada kematian sel di atas jumlah yang tidak wajar sebelum waktunya. Menjadi masalah karena kerusakan atau kematian sel tersebut tidak tergantikan oleh apapun.  Regenerasi atau perbaikan Sel dapat terjadi ketika kerusakan yang terjadi masih dalam batas kewajaran, dan ini yang disebut dengan “<strong>Reversibel</strong>”.  Tetapi ketika terjadi kerusakan <strong><em>di atas tingkat kewajaran</em></strong> dan atau sampai pada kematian sel, maka ini disebut dengan “<strong>Ireversibel”. </strong>Dan keadaan Ireversibel inilah yang akan menghilangkan kemampuan fungsi organ, berat ringannya penderitaan tergantung pada besar kecilnya kehilangan tersebut. Kehilangan di atas 50% akan mengarah penderita kepada suatu “<strong>Kegagalan organ</strong>” (<em>Gagal jantung, gagal ginjal, gagal hati dan sebagainya</em>)</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Apa saja yang dapat membuat kerusakan dan sampai kepada kematian Sel ?</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Setiap kegiatan – kerja manusia akan menyebabkan sel menjadi rusak, hal ini dikarenakan meningkatnya metabolisme <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-PGP.jpg"><img class="alignleft  size-full wp-image-1063" style="margin: 10px 15px;" title="Penuaan Dini - PGP" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-PGP.jpg" alt="Penuaan Dini - PGP" width="399" height="275" /></a>dan memicu pada kerja sel yang meningkat sampai pada ambang batas.  Ketika peningkatan metabolisme sel masih dalam batas wajar, maka sel secara mandiri akan memperbaiki diri dan kembali pada status normalnya.  Keadaan tersebut diperoleh ketika, tubuh menerima kecukupan Gizi, dan keseimbangan antara kerja dan istirahat yang cukup.  Kekurangan zat Gizi dan kekurangan istirahat, akan membawa sel kepada suatu keadaan yang berat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kembali pada peroses Degenerasi, yang telah dibahas di atas, bahwa proses ini berjalan sejak lahir, dan tidak ada yang dapat menghentikan peroses tersebut, kecuali “<strong><em>Melambatkan</em></strong>”.  Ada 2 hal penting sebagai pemicu jalannya proses Degenerasi, yaitu :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Alam</strong> dan <strong>Pola hidup</strong>.  Alam adalah fenomena yang tidak dapat dirubah oleh siapapun. (contohnya : Usia – Keturunan – Lingkungan hidup). Pola hidup adalah fenomena yang dibentuk oleh manusia sepanjang hidupnya, dalam bentuk kebiasaan-kebiasaan.  Pola-pola inilah yang kemudian akan memberikan sesuatu yang dapat berdampak buruk atau baik terhadap peroses Degenerasi. (<em>Dampak buruknya adalah mempercepat peroses Degenerasi, sedangkan dampak baiknya adalah sebaliknya</em>).</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Pola hidup</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong>Adalah berbagai kebiasaan yang dijalankan selama suatu kehidupan berlangsung.  <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Rokok.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1064" style="margin: 10px 15px;" title="Penuaan Dini - Rokok" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Rokok.jpg" alt="Penuaan Dini - Rokok" width="150" height="170" /></a>Pola hidup dapat membuat kita hidup berkwalitas (<strong><em>bermutu</em></strong>) sepanjang hidup atau membuat hidup kita menjadi terpuruk.  Pola hidup yang membuat hidup kita bermutu sepanjang kehidupan disebut dengan “<strong>Pola Hidup Sehat</strong>”  Menjalankan Pola Hidup Sehat berawal dari kanak-kanak, dimana orang tua sangat  berperan.  Pengetahuan tentang Kesehatan akan diterapkan pada anak-anaknya, yang kemudian akan dilanjutkan sampai dewasa dan seterusnya.  Pola Hidup Sehat adalah kebiasaan untuk hidup sehat yang diajarkan dan diterapkan oleh orang tua kepada anaknya.  Pola hidup sehat yang dimaksud adalah :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Kerja – Istirahat – Mengurus diri yang seimbang.</li>
<li>Berolah raga secara teratur sesuai kemampuan dan      ketrampilannya</li>
<li>Makan makanan yang      bergizi, termasuk mengkonsumsi      makanan kesehatan dan Supplemen.</li>
<li>Menciptakan lingkungan hidup yang ASRI.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Sesungguhnya Pola Hidup Sehat di atas sangat sederhana namun dapat diperluas.  Tetapi yang kita lihat di masyarakat, justeru tidak satupun yang dilakukan dengan baik. Melainkan sebaliknya, seperti Merokok, lebih meng-utamakan Jajan dari pada mengkonsumsi makanan kesehatan/supplemen, menciptakan lingkungan hidup yang buruk dengan membuka lahan perumahan baru tetapi lupa melakukan penghijauan. Dan masih banyak lagi, dan kalau disebutkan satu persatu akan menyinggung dan membuat sejumlah pihak menjadi geram karena kepentingannya terhalangi.  Kebiasaan hidup dengan Pola hidup yang buruk inilah yang harus kita bayar dengan resiko <strong>Meningkatnya Penyakit Degenerasi</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Data data tentang akibat pola hidup yang buruk </strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Data yang di survei WHO mencatat : </strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>17      juta orang meninggal lebih awal, setiap tahunnya  akibat penyakit Degenerasi. 5 juta      diantaranya akibat mengkonsumsi rokok</li>
<li>Kerugian yang diderita negara antara 300 – 500 $US.      per penderita setahun.</li>
<li>400 ribu lebih orang meninggal akibat mengkonsumsi      rokok.</li>
<li>Sekitar 43 juta anak di Indonesia akan menderita      penyakit Degenerasi 10 – 20 tahun kedepan.</li>
<li>1 milyar orang menderita kegemukan setiap tahunnya.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Survei demografi Nasional yang dilakukan oleh Universitas Indonesia mencatat</strong> :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>427.948 orang      meninggal setiap tahunnya, akibat penyakit “Degenerasi” yang dipicu oleh      konsumsi rokok.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sehubungan dengan kebiasaan merokok, maka data yang diperoleh adalah :</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Indonesia</strong><strong> menempati urutan ke-5 </strong>negara-negara pengkonsumsi rokok      terbesar dunia (<em>208 milyar batang      rokok/tahun</em>), di bawah Cina, Amerika Serikat Jepang, dan Rusia.</li>
<li>Sedangkan      dari 4 negara pengkonsumsi rokok terbanyak di kawasan Asia, <strong>Indonesia</strong><strong> menempati urutan pertama</strong> yaitu <em>69%</em> masyarakat adalah perokok.       Di atas negara India,      Cina dan Thailand.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Data data tersebut di atas baru dari kebiasaan merokok saja, sebab mudah diambil datanya, ketimbang pemicu yang lain yang juga tidak kalah pentingnya seperti yang sekarang sedang ramai dibahas dan dibicarakan yaitu “<strong>Pemanasan Global</strong>” meningkatnya <strong>kadar gas emisi</strong> kendaraan bermotor yang akan merusak udara lingkungan dan lain-lain nya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Upaya secara konkrit untuk melepaskan diri dari belenggu Degenerasi</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk dapat melakukan upaya, tentunya kita harus tahu dulu apa yang harus diupayakan dan apa yang menjadi akar permasalahannya. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Makanan.jpg"><img class="size-full wp-image-1065 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="Penuaan Dini - Makanan" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Makanan.jpg" alt="Penuaan Dini - Makanan" width="200" height="212" /></a> Kata kuncinya adalah <strong>Pencemaran lingkungan hidup – Kebiasaan buruk – Rendahnya Gizi makanan yang dikonsumsi</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari ketiga persoalan tersebut di atas, salah satunya yang dengan mudah dapat kita upayakan adalah “<strong>Meningkatkan Nilai Gizi</strong>” dengan menambahkan atau memberi tambahan melalui <strong><em>konsumsi Makanan Kesehatan – Supplemen</em></strong>. Tidak itu saja, namun secara tak langsung, juga menghilangkan Kebiasaan Buruk seperti merokok dan mengkonsumsi jajanan.  Apabila jumlah persentase perokok dapat diturunkan, maka Penurunan Resiko Pencemaran lingkungan hidup pun menjadi lebih baik.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;"><br />
</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;">Pilihan Makanan Kesehatan &#8211; Supplemen </span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pertama tama, kita tentukan terlebih dahulu pilihan sumber perolehan Produk-produknya, (= <strong>D</strong>IAMOND <strong>I</strong>NTEREST <strong>I</strong>NTERNATIONAL=), baru kemudian produknya :</p>
<p><strong>1. </strong><strong>Goat’s Milk</strong><br />
<strong>2. </strong><strong>Ganoderma plus</strong><br />
<strong>3. </strong><strong>Garlic plus</strong><br />
<strong>4. </strong><strong>Jeli Gamat</strong><br />
<strong>5. </strong><strong>Ginkgo plus</strong><br />
<strong>6. </strong><strong>Spirulina </strong></p>
<p style="text-align: justify;">(<em>lihat juga artikel tentang peranan antioksidan dan bahayanya radikal bebas&#8230;&#8230;</em>)<br />
Pilihan produk di atas sudah disesuaikan kebutuhan untuk tujuan pencegahan penyakit Degenerasi.<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Goats-milk.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1079" style="margin: 10px 15px;" title="Penuaan Dini - Goats milk" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Goats-milk.jpg" alt="Penuaan Dini - Goats milk" width="200" height="185" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Goat’s Milk</strong></span><br />
4 tablet hisap Goat’s Milk setara dengan 1 gelas susu 200 cc. Kandungan gizi yang lengkap dan seimbang, menjadi andalan penambahan gizi pada makanan yang dikonsumsi sehari hari. Kebutuhan minimal orang dewasa adalah 4 tablet sehari, dan dapat ditingkatkan sesuai kebutuhannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Ganoderma plus</strong></span><br />
<span style="font-size: large;"> </span>Kandungan khas Ganoderan dan Ganoderat dapat mencegah terjadinya <span style="font-size: large;"><strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Gano.jpg"><img class="size-full  wp-image-1084 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="Penuaan Dini - Gano" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Gano.jpg" alt="Penuaan Dini - Gano" width="200" height="187.2" /></a></strong></span>pertumbuhan kanker, serta menstabilkan gula darah pada kadar yang normal. Selain itu kandungan mineral, polysacharida, serta steroidnya (<em>merupakan kandungan plus</em>) juga merupakan kebutuhan yang mendasar bagi sel agar dapat mempertahankan <span style="font-size: large;"> </span>kehidupannya menjadi lebih panjang dan berkwalitas. Untuk kebutuhan perawatan dan pencegahan penyakit Degenerasi, cukup mengkonsumsi 1 – 2 kapsul sehari.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"> </span><span style="font-size: large;"><strong>Garlic plus</strong></span><br />
Siapa yang tidak mengenal “<strong><em>Bawang Putih</em></strong>” ? walaupun dikenal sebagai salah satu bumbu penyedap masakan alami, namun ternyata memiliki khasiat lebih untuk perawatan kesehatan.<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Garlic.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1090" style="margin: 10px 15px;" title="Penuaan Dini - Garlic" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Garlic.jpg" alt="Penuaan Dini - Garlic" width="200" height="183.2" /></a> <strong>Asam amino Alliin</strong> yang terkandung di dalam bawang putih telah berhasil diekstrak menjadi “<strong>Diallyl disulfide</strong>”, yang memiliki khasiat setara dengan asam amino Alliin, tetapi tidak berbau. Khasiat yang tercatat dari Garlic adalah sebagai anti kholesterol, anti mikroba – virus &#8211; parasit, anti kanker serta menstabilkan tekanan darah. Selain Diallyl disulfide, garlic juga mengandung sejumlah jenis Vitamin B, mineral serta senyawa gizi lainnya yang juga sangat dibutuhkan tubuh. Kebutuhan Garlic perhari untuk tujuan pencegahan penyakit Degenerasi, cukup dengan 2 kapsul perhari.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Jeli Gamat</strong></span><br />
Adalah ekstrak dari Gamat atau jenis tripang, tetapi species tertentu (<strong><em>Stichofus varigatus</em></strong>) yang juga kita kenal sebagai “timun mas”. Hidupnya di dasar laut. g bersih. Kandungan ekstrak Gamat menyerupai kandungan yang terdapat di dalam minyak ikan, tetapi dilengkapi dengan senyawa antibiotika alami. Tujuannya adalah agar Gamat dapat hidup tanpa gangguan mikroorganisme yang senantiasa menjadi parasit bagi hidupnya di alam. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Gamat.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1092" style="margin: 10px 15px;" title="Penuaan Dini - Gamat" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Gamat.jpg" alt="Penuaan Dini - Gamat" width="200" height="186.4" /></a>Karena itulah manusia dengan teknologi yang terlebih dahulu melakukan penelitian,  kemudian menjadikan ekstrak Jeli Gamat sebagai Makanan Kesehatan – Supplemen yang berharga, dan mampu untuk mencegah berbagai resiko penyakit Degenerasi, seperti penyakit jantung, stroke, penyempitan celah sendi/rematik, serta kepikunan dini.<br />
Jeli Gamat juga mengandung faktor pertumbuhan sel, sehingga juga dapat digunakan untuk menyembuhlan perlukaan, baik diluar maupun yang ada di dalam tubuh. Sebab itu Jeli Gamat kerap dipakai sebagai penyembuh tradisional untuk luka kulit, tukak lambung, sariawan, jerawat dan lain lain.  Jeli Gamat juga digunakan untuk mencegah penuaan kulit, sehingga memberikan kecerahan pada kulit dan kulit menjadi kencang alami.  Yang menyebabkan khasiat tersebut adalah kandungan “<strong><em>Kolagen</em></strong>”. Kolagen ini, juga dapat menghambat peroses perjalanan “Pengeroposan Tulang” (<strong><em>Osteopoeresis</em></strong>).<br />
Cukup dengan 1 sendok makan (15cc) setiap hari Jeli Gamat, maka kita akan terlindungi dari berbagai penyakit Degenerasi yang menakutkan itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;">Ginko plus</span><br />
</strong>Diambil dari ekstrak daun Ginko Biloba, yang mengandung senyawa Flavonoid sebagai antioksidan.  Senyawa senyawa yang ada di dalam Ginko Biloba dapat mengikat berbagai sisa metabolisme di dalam darah agar dapat dibuang dengan lebih cepat. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Gonkgo.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1095" style="margin: 10px 15px;" title="Penuaan Dini - Gonkgo" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-Gonkgo.jpg" alt="Penuaan Dini - Gonkgo" width="200" height="186.4" /></a>Proses pembersihan ini penting agar fungsi darah dapat menjadi lebih optimal, terutama sel darah merah sebagai pengikat karbon dioksida (<strong>CO<sub>2</sub></strong>) dan pelepas oksigen (<strong>O<sub>2</sub></strong>) dari dan ke dalam sel. Hal ini sangat dibutuhkan Otak, sehingga terjadi oksigenasi sel otak yang sempurna. Dengan demikian dapat memberikan kerja otak yang sempurna. Konkritnya adalah tidak mudah stress, dapat berfikir jernih dan terang, mudah memperoleh ide untuk memecahkan masalah. Tetapi bukan sebagai obat yang konon dikenal masyarakat sebagai obat menjadi pintar.<br />
Khasiat utamanya adalah melancarkan peredaran darah keseluruh organ tubuh manusia, sehingga menurunkan resiko terjadinya kerusakan sel yang parah dan sampai pada kematian sel. Dengan kata lain berkhasiat sebagai pencegah penyakit Degenerasi.<br />
Kebutuhan manusia akan Ginko Biloba adalah sebesar 70 mg. sehari sehingga dengan mengkonsumsi 2 tablet Ginkgo plus yang masing masing mengandung 40 mg ekstrak Ginkgo Biloba sudah mencukupi kebutuhan di atas.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Spirulina</strong></span><br />
Bukan suatu hal yang baru bagi masyarakat dunia akan kekhasiatan dan kandungan Gizinya.  Sebagai Makanan Kesehatan Spirulina telah dipakai luas oleh para Atlet berprestasi untuk meningkatkan Stamina, Penampilan fisiknya dan Daya tahan Tubuh.  <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-siprulina.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1098" style="margin: 10px 15px;" title="Penuaan Dini - siprulina" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Penuaan-Dini-siprulina.jpg" alt="Penuaan Dini - siprulina" width="200" height="190.4" /></a>Penggunaan rutin ekstrak Spirulina (<em>Ganggang hijau biru</em>) sejumlah 1 – 2 gram sehari memberikan kekuatan tersendiri bagi organ tubuh, sehingga sel tidak mudah rusak/mati ketika kita melakukan aktifitas yang tinggi.  Kandungan Chlorophyl (<em>zat hijau daun</em>) Spirulina mampu merubah karbon dioksida menjadi oksigen dan energi ketika kita bekerja di bawah terik matahari (<em>peroses photosintesa</em>).<br />
Sehingga dengan kata lain Spirulina digunakan untuk menghindari kelelahan yang sangat.<br />
Kandungan Gama Linoleic Acid (<strong><em>GLA</em></strong>), dalam penelitian menunjukan kekhasiatannya sebagai anti kanker, kandungan mineral dan vitamin sebagai antioksidan juga menjadi penting artinya bagi perawatan kesehatan. Spirulina tablet Diamond Interest mengandung 250 mg ekstrak spirulina, sehingga cukup mengkonsumsi antara 4 – 8 tablet perhari. (Dapat dimakan dengan 4 X 2 tablet atau 2 X 4 tablet).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Keenam produk makanan Kesehatan – Suplemen di atas dapat dikombinasikan untuk menghasilkan khasiat yang sempurna.</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Jeli Gamat &#8211; Ginkgo plus – Spirulina. (<em>Paket 1</em>)</strong></li>
<li><strong>Goat’s Milk &#8211; Gano plus &#8211; Garlic plus. (<em>Paket 2</em>)</strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;">Info produk selengkapnya dapat anda baca di buku saku saduran dr. Zen Djaja.  Yang dapat diperoleh di setiap MA – DC – TC Diamond Interest International di kota anda.  Silahkan mengkonsumsi sekarang juga sebelum penyakit Degenerasi menggerogoti kehidupan anda.</span> </strong><sub>ZdmXII/09</sub></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/menjadi-tua-adalah-alami-tetapi-penuaan-adalah-penyakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Katarak Mata &#8211; Salah Satu Penyakit Degeneratif Yang Menyebabkan Kebutaan. Bagaimana Menghindarinya ?</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/katarak-mata-salah-satu-penyakit-degeneratif-yang-menyebabkan-kebutaan-bagaimana-menghindarinya/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/katarak-mata-salah-satu-penyakit-degeneratif-yang-menyebabkan-kebutaan-bagaimana-menghindarinya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 07:17:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=986</guid>
		<description><![CDATA[
Latar belakang masalah
Katarak lensa mata, atau biasanya disebut dengan “Katarak”, merupakan penyakit Degenerasi, yang diderita pada kebanyakan Usia Lanjut (Lansia).  Kapan Katarak terjadi, tidak ada yang bisa menjelaskan.  Apakah Katarak harus terjadi pada setiap orang ? Jawabannya adalah “Ya”, tetapi apakah kejadian Katarak harus sampai terjadi gangguan pengelihatan ? Jawabannya “Tidak”.
Katarak lensa mata, adalah suatu proses terjadinya kekeruhan lensa mata, yang menyebabkan hilangnya daya tembus cahaya melalui lensa mata, sehingga menyebabkan gagalnya organ mata menerjemahkan bayangan gambar yang dilihatnya.  Proses kekeruhan yang terjadi pada lensa mata inilah yang selanjutnya dikatakan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Katarak-1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-990" style="margin: 10px 15px;" title="Katarak 1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Katarak-1.jpg" alt="Katarak 1" width="575" height="163.7" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Latar belakang masalah</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Katarak lensa mata, atau biasanya disebut dengan “<strong><em>Katarak</em></strong>”, merupakan penyakit Degenerasi, yang diderita pada kebanyakan Usia Lanjut (<strong><em>Lansia</em></strong>).  Kapan Katarak terjadi, tidak ada yang bisa menjelaskan.  <strong>Apakah Katarak harus terjadi pada setiap orang</strong> ? Jawabannya adalah “<strong>Ya</strong>”, tetapi <strong>apakah kejadian Katarak harus sampai terjadi gangguan pengelihatan</strong> ? Jawabannya “<strong>Tidak</strong>”.<br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Katarak-2.jpg"><img class="size-full wp-image-1039 alignright" style="margin: 10px 15px;" title="Katarak 2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Katarak-2.jpg" alt="Katarak 2" width="225" height="180" /></a>Katarak lensa mata, adalah suatu proses terjadinya <strong><em>kekeruhan lensa mata</em></strong>, yang menyebabkan hilangnya daya tembus cahaya melalui lensa mata, sehingga menyebabkan gagalnya organ mata menerjemahkan bayangan gambar yang dilihatnya.  Proses kekeruhan yang terjadi pada lensa mata inilah yang selanjutnya dikatakan sebagai proses Degenerasi atau penurunan fungsi lensa mata, sehingga terjadi gangguan pengelihatan dan sampai dapat <strong>terjadi kebutaan</strong>.  Gangguan pengelihatan yang disebabkan oleh proses kekeruhan lensa mata ini tergantung pada cepat lambatnya perjalanan proses itu sendiri.  Kadang sedemikian lambatnya proses kekeruhan terjadi, sehingga seorang yang berusia di atas 80 tahun masih dapat melihat dengan jelas. Tetapi sebaliknya, sedemikian cepat proses kekeruhan itu terjadi, dengan segala akibatnya, pada usia di bawah 60 tahun sudah terjadi gangguan pengelihatan, bahkan telah menjadi buta.<br />
Yang pasti proses Katarak (<em>pengkeruhan lensa mata</em>) terjadi seiring dengan bertambahnya usia seseorang, yang secara wajar, fungsi pengelihatannya masih tetap baik sampai akhir hidupnya.  Lalu yang kini menjadi masalah adalah ketika proses Katarak terjadi sedemikian cepat, sehingga seseorang mengalami gangguan pengelihatan, bahkan sampai menjadi buta akibat fungsi matanya buruk.  Inilah kemudian yang kita sebut dengan “<strong>Penyakit Katarak mata</strong>”.Apakah proses Katarak / pengeruhan lensa mata dapat kita hentikan atau hindari ? Jawabannya : “<strong>Tidak</strong>”, sebab proses katarak adalah proses alami yang pasti dialami oleh setiap manusia dalam hidupnya.  Tetapi yang dapat kita lakukan adalah melambatkan proses Katarak itu sedemikian rupa sehingga tidak sampai terjadi gangguan fungsi pengelihatan, sampai akhir hayat.<br />
Hampir semua penderita Katarak tidak menyadari kalau ia sedang mengalami proses pengeruhan lensa mata, hal ini disebabkan karena prosesnya yang berjalan lambat, sehingga gangguan pengelihatannya juga terganggu secara berangsur dan masih dapat menyesuaikan diri dengan gangguannya tersebut.  Namun ketika sudah sampai pada saat yang kritis, dimana fungsi pengelihatannya sudah benar benar terganggu, barulah ia sadar kalau dirinya menderita Katarak.  Dan pada keadaan seperti ini tidak ada satu obatpun yang dapat mengembalikan kekeruhan lensanya untuk menjadi bening kembali, selain menunggu saatnya sampai terjadi kekeruhan yang total, agar dapat dilakukan tindakan operatif yaitu membuang lensa matanya dan menggantikannya dengan lensa buatan.  Dalam hal ini bisa dengan cara menanamkan lensa baru ke dalam mata, atau membantunya dengan menggunakan kaca mata.  Operasi Katarak tidak dapat memulihkan sepenuhnya <strong>ketajaman</strong> pengelihatan, tetapi hanya sebatas mengembalikan fungsi pengelihatan <strong>sebatas dapat melihat</strong>.  Masalah ini sering kemudian menjadi salah pengertian antara penderita dan dokter, karena disatu pihak penderita menuntut agar ketajaman pengelihatan dapat pulih seperti sedia kala, dilain pihak tidak ada jaminan dari satu dokter ahli mata manapun, untuk dapat mewujudkan tuntutan itu, karena seperti telah dijelaskan bahwa pengambilan lensa mata yang keruh (<em>Operasi Katarak</em>), hanyalah mengembalikan fungsi pengelihatan sebatas “Dapat melihat”, tetapi tidak memperbaiki ketajaman pengelihatan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;"><strong>Sejumlah tanda dan tahapan gejala yang terjadi pada penderita Katarak :</strong></span></p>
<p><strong><em>1. </em><em>Merasa gatal-gatal pada mata, </em></strong><br />
<strong><em>2. </em><em>Air matanya mudah keluar, </em></strong><br />
<strong><em>3. </em><em>Pada malam hari terjadi gangguan pengelihatan, </em></strong><br />
<strong><em>4. </em><em>Tidak bisa menahan silaunya sinar matahari atau sinar lampu. </em></strong><br />
<strong><em>5. </em><em>Melihat selaput seperti awan di depan penglihatannya. </em></strong><br />
<strong><em>6. </em><em>Awan yang menutupi lensa mata semakin merapat dan menutup seluruh bagian mata. </em></strong><br />
<strong><em>7. </em><em>Penderita akhirnya kehilangan penglihatannya.</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sampai tahapan ke – 4, penderita sering masih belum sadar kalau terjadi Katarak, dan baru ia ketahui setelah dilakukan pemeriksaan yang intensif ke dokter ahli mata. Dengan peralatan sederhana (<em>lampu senter</em>) seorang dokter umum baru bisa mendeteksi Katarak bila penderita sudah mengalami tahapan gejala ke – 5. Dan itupun tergantung pada kejelian dokter yang bersangkutan.  Dan biasanya awam yang memeriksakan gangguan pengelihatan akibat Katarak lensa mata, sudah berada pada tingkat yang lanjut (<em>di atas tahapan ke 5</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Penyebab Katarak</strong></span><br />
Faktor penyebabnya cukup banyak, faktor yang ditemukan dan tercatat antara lain terbagi menjadi 3 kelompok yaitu :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kelompok alami :</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Faktor penuaan.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kelompok kelainan bawaan/lahiriah/keturunan</strong> :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Faktor keturunan.</li>
<li>Cacat bawaan sejak lahir.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kelompok trauma</strong> :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Mata tanpa pelindung terkena sinar matahari dalam      waktu yang cukup lama.</li>
<li>Operasi mata sebelumnya.</li>
<li>Trauma (<em>kecelakaan</em>)      pada mata.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kelompok akibat penyakit lain</strong> (<em>komplikasi/penyulit</em>) :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Katarak yang terjadi pada bayi karena sang ibu      terinfeksi virus pada saat hamil muda.</li>
<li>Masalah kesehatan lain, seperti pada Diabetes      Mellitus (<em>kencing manis</em>).</li>
<li>Penggunaan obat<sup>2</sup>an tertentu, khususnya      golongan Steroid.(<em>Prednison</em>)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Idiophatic</strong><strong> </strong>:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Faktor-faktor lainya yang belum diketahui penyebabnya      (<em>Idiophatic</em>).</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Terbentuknya Katarak</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Proses terjadinya Katarak adalah karena <strong>terjadinya perubahan komposisi Biokimiawi lensa</strong>. Perubahan Biokimiawi ini dapat terjadi secara alami yaitu akibat penuaan, tetapi bisa juga akibat hal lain seperti karena terjadinya kerusakan enzym (<em>karena faktor keturunan, dan berbagai pengaruh dari luar seperti akibat polusi</em>), trauma pada lensa, penyakit Kencing manis (<em>Diabetes Mellitus</em>), serta penggunaan obat obatan tertentu (<em>golongan Steroid seperti Prednison</em>) dalam jangka panjang.<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Katarak-3.jpg"><img class="size-full wp-image-1040 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="Katarak 3" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Katarak-3.jpg" alt="Katarak 3" width="400" height="165" /></a><br />
Perubahan Biokimiawi yang terus berlangsung akan mengakibatkan timbulnya pengkabutan lensa. <strong>Pengkabutan lensa</strong>, menyerupai pencorengan minyak-gemuk diatas sebuah lensa kamera, hal mana dapat terjadi pada segala usia, namun paling sering nampak pada orang-orang yang berumur di atas usia 42 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhir akhir ini usia terjadinya Katarak lensa mata menjadi tidak menentu, ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebabnya, antara lain yang disebabkan oleh karena polusi udara-makanan/minuman (<strong><em>terbentuknya Radikal bebas</em></strong>).  Dan yang paling dianggap berperan disini adalah akibat “<strong>Radiasi sinar matahari</strong>”.Sejumlah bukti menunjukan bahwa radiasi UV (<em>Ultra Violet</em>) dapat mengkaburkan lensa, yaitu dengan membentuk fragmen-fragmen kimia yang sangat reaktif yang dikenal dengan &#8220;<strong>Radikal bebas</strong>&#8220;.  (<em>Tipe radiasi ultraviolet dari sinar matahari disebut UVB yaitu jenis yang menyebabkan pelepuhan terbakar matahari dan kanker kulit.  Lensa mata mudah menyerap sinar-sinar ini</em>).Selain radiasi UV, ternyata polusi lainnya seperti merokok, juga menunjuk peran yang sama, yaitu mengacaukan / mengganggu struktur lensa yang lembut.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Katarak-6A.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1041" style="margin: 10px 15px;" title="Katarak 6A" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Katarak-6A.jpg" alt="Katarak 6A" width="565" height="250" /><br />
</a><br />
Suatu Katarak dapat berkembang sedemikian lambatnya, sehingga seseorang tidak menyadari bahwa ia sedang mengalami Katarak.  Jika proses Katarak terjadi pada pinggiran luar dari lensa, mungkin ini tidak memberikan dampak perubahan dalam fungsi penglihatannya.  Tetapi jika pengkabutan terjadi dekat pusat (<em>bagian tengah</em>) lensa, maka akan berdampak dan mengganggu penglihatan yang jelas.<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Kaca-Mata-Hitam-1.jpg"><img class="size-full wp-image-1042 alignright" style="margin: 10px 15px;" title="Kaca Mata Hitam 1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Kaca-Mata-Hitam-1.jpg" alt="Kaca Mata Hitam 1" width="150" height="196" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Pencegahan </strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pencegahan utama adalah mengontrol penyakit yang berhubungan dengan katarak dan menghindari faktor-faktor yang mempercepat terbentuknya katarak.<br />
Menggunakan <strong><em>kaca mata hitam</em></strong> ketika berada di luar ruangan pada siang hari agar dapat mengurangi jumlah sinar UltraViolet yang masuk ke dalam mata. Berhenti merokok bisa mengurangi resiko terjadinya katarak.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;"> </span></strong></p>
<p><strong>Peranan Makanan Kesehatan Diamond Interest International</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Katarak-4.jpg"><img class="size-full wp-image-1043  alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="Katarak 4" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/Katarak-4.jpg" alt="Katarak 4" width="300" height="300" /></a>Beberapa penelitian tentang hubungan Gizi dan kesehatan Mata menunjukan bahwa “<strong>Anti-oksidan” </strong>(<strong><em>Lutein, Zeaxanthin, </em></strong>dan<strong><em> vitamin E </em></strong>), efektif membantu pencegahan terhadap Katarak lensa mata. Penelitian tersebut memakan waktu sekitar 10 tahun, melibatkan sekitar 35.000 wanita Amerika usia setengah baya,  dan hasilnya adalah bahwa  wanita yang mendapatkan lebih banyak Lutein, Zeaxanthin, dan vitamin E memiliki resiko lebih kecil (<em>18% lebih rendah</em>) untuk mengembangnya Katarak dibanding wanita yang tidak / kurang mengkonsumsi zat Gizi ini. Zat gizi termaksud di atas dapat kita peroleh dengan mudah melalui konsumsi teratur SPIRULINA dan GRAPE SEED. Anjuran konsumsinya untuk <strong>Spirulina</strong> adalah sedikitnya 1,5 gram perhari terbagi dalam 2 – 3 kali pemberian (= <em>6 tablet Spirulina setiap hari</em>). Untuk konsumsi <strong>Grape Seed</strong>, dibutuhkan sekurang kurangnya 100 mg perhari (= <em>2 tablet Grape Seed setiap hari</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/KATARAK-ENDING.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1053" style="margin: 10px 15px;" title="KATARAK ENDING" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2010/01/KATARAK-ENDING.jpg" alt="KATARAK ENDING" width="550" height="375" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2010/01/katarak-mata-salah-satu-penyakit-degeneratif-yang-menyebabkan-kebutaan-bagaimana-menghindarinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebutuhan Gizi Ibu Hamil dan Menyusui</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/kebutuhan-gizi-ibu-hamil-dan-menyusui/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/kebutuhan-gizi-ibu-hamil-dan-menyusui/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 15:47:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=904</guid>
		<description><![CDATA[
Oleh : dr. Zen Djaja, M.D.
Latar belakang masalah
Kehamilan adalah satu masa yang penting bagi seorang Wanita Produktif, dimana kehidupan yang dijalaninya menjadi semakin kompleks, dengan kehadiran ‘Jabang Bayi’ di dalam rahimnya. Lamanya  kehamilan berkisar antara 40-41 minggu, dan kebutuhan akan Energi, Gizi serta Kualitas hidupnya sangat menentukan “Kesehatan bayi” yang akan dilahirkannya, serta masa depan kehidupan selanjutnya (pertumbuhan &#38; perkembangan). Sedangkan bagi ibu yang mengalami proses Kehamilan, Melahirkan, Menyusui, mempunyai kebutuhan akan Energi, Gizi serta Kualitas hidup yang tidak kalah pentingnya.
Ada satu prinsip dalam ilmu Kesehatan dulu dan sekarang, dimana ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Kop-Ibu-Menyusui.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-907" title="Kop Ibu Menyusui" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Kop-Ibu-Menyusui.jpg" alt="Kop Ibu Menyusui" width="585" height="200.4" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Oleh : dr. Zen Djaja, M.D.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;">Latar belakang masalah</span></strong><br />
Kehamilan adalah satu masa yang penting bagi seorang Wanita Produktif, dimana kehidupan yang dijalaninya menjadi semakin kompleks, dengan kehadiran ‘Jabang Bayi’ di dalam rahimnya. Lamanya  kehamilan berkisar antara 40-41 <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/hamil1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-921" style="margin: 10px 15px;" title="hamil1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/hamil1.jpg" alt="hamil1" width="200" height="241.7" /></a>minggu, dan kebutuhan akan Energi, Gizi serta Kualitas hidupnya sangat menentukan “Kesehatan bayi” yang akan dilahirkannya, serta masa depan kehidupan selanjutnya (pertumbuhan &amp; perkembangan). Sedangkan bagi ibu yang mengalami proses Kehamilan, Melahirkan, Menyusui, mempunyai kebutuhan akan Energi, Gizi serta Kualitas hidup yang tidak kalah pentingnya.<br />
Ada satu prinsip dalam ilmu Kesehatan dulu dan sekarang, dimana pada waktu zaman dulu, Kesehatan Ibu dan Anak hanya berkisar pada keselamatan dari kehidupan keduanya.  Tetapi prinsip yang dianut zaman modern, bukan lagi mempermasalahkan Keselamatan hidup saja, tetapi bagaimana keduanya memiliki masa depan yang cerah, dengan memiliki kehidupan yang bermutu. Agar semuanya ini terwujud, maka langkah awal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana pemenuhan gizi bagi Ibu dan Anak dapat terpenuhi dengan baik, sejak ibu dalam persiapan kehamilan, masa kehamilan sampai persalinan, dan waktu menyusui.  Dan tentunya akan berpengaruh pada Pembentukan, Pertumbuhan, Perkembangan Jabang bayi, serta Tumbuh dan Kembang bayi.<br />
Pendapat bahwa wanita hamil &#8220;makan untuk dua orang &#8221; sebagian besar sudah ditinggalkan, karena dalam hal <strong>kuantitas </strong>(jumlahnya) tidak terbukti demikian. Namun, <strong>kualitas</strong> (mutu) dari makanan yang dimakan selama kehamilan pantas mendapat perhatian khusus untuk meningkatkan kesehatan yang optimal, baik bagi ibu maupun anak.     Prinsipnya adalah, pada waktu Hamil, zat makanan (Gizi), langsung diberikan oleh ibu kepada Jabang bayi, melalui perantara darah (yang diolah di dalam ari-ari), dan pada waktu menyusui anak mendapat makanan (Gizi) dari Air Susu Ibu (ASI).</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Kebutuhan Gizi</strong></span><br />
Seperti yang kita simak pada gambar disebelah, kebutuhan zat Gizi secara umum yang diperlukan ibu Hamil dan menyusui. Namun pada kenyataannya pemenuhan gizi tersebut masih jauh dari kenyataan. Kekurangan Gizi pada ibu Hamil dan Menyusui masih banyak terjadi.  Masyarakat luas mengukur pemenuhan Gizi dengan tolok ukur kenyang dan menjadi gemuk.   <span style="color: #ff0000;"><strong>Padahal kekenyangan dan kegemukan bukan dasar yang dapat dijadikan alasan seseorang telah memenuhi kecukupan Gizi</strong></span>. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Tabel-Menyusui.jpg"><img class="size-full wp-image-925 aligncenter" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Tabel Menyusui" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Tabel-Menyusui.jpg" alt="Tabel Menyusui" width="585" height="420" /></a> Makanan yang kita makan sehari hari sering rendah zat besi, seng, asam folat vitamin B dan vitamin D.  <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Anencephali.jpg"><img class="size-full wp-image-932  alignleft" style="margin: 10px;" title="Anencephali" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Anencephali.jpg" alt="Anencephali" width="183" height="253.5" /></a>Bahkan mungkin tidak mengandung itu semua. Kebutuhan zat gizi ibu yang meningkat dengan pesat, bukan saja untuk keperluan pertumbuhan janin tetapi juga karena metabolisme yang meningkat yang disebabkan terjadinya perubahan keseimbangan hormonal. Perubahan yang dijelaskan tersebut menyebabkan pada awal kehamilan sering nafsu makan ibu menurun, timbul rasa mual dan pusing.   Di lain pihak, Ibu hamil juga harus memiliki cadangan dari sejumlah jenis zat gizi dalam jumlah yang cukup di dalam tubuh, untuk kebutuhan pada waktu melahirkan. Gizi buruk karena kesalahan dalam pengaturan pola makan membawa dampak yang tidak menguntungkan, bukan hanya bagi ibu, tetapi juga bagi bayi yang akan dilahirkan. Defisiensi (kekurangan) zat gizi selama kehamilan dapat memberi dampak merugikan bagi ibu maupun anaknya. Sejumlah kasus cacat lahiriah seperti ‘Anencephali’ (lahir tanpa tempurung kepala), ‘Spina Bifida’ (lahir dengan tulang belakang terbuka), adalah akibat dari kekurangan gizi asam Folat pada waktu ibu hamil. Juga bilamana seorang ibu selama masa kehamilannya dan masa menyusui,  memperoleh pemenuhan Gizi yang baik dan cukup, maka kemungkinan untuk menghasilkan air susu dalam jumlah maksimal akan lebih besar, selain itu unsur-unsur gizi yang terdapat dalam air susu itu juga mencukupi.  Apabila unsur zat gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Spina-Bifida.jpg"><img class="alignright size-full  wp-image-933" style="margin: 10px;" title="Spina Bifida" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Spina-Bifida.jpg" alt="Spina Bifida" width="200" height="150" /></a>tidak dapat dipenuhi dalam makanannya, maka unsur zat gizi itu akan diambil dari tubuhnya sendiri. Dalam keadaan seperti ini, kemungkinan ibu itu akan mudah menderita berbagai penyakit defisiensi (kekurangan Gizi) akut seperti : Anemia,  Kropos tulang, Varises, dll.  Sementara defisiensi zat Gizi bagi sibayi akan memberikan resiko besar terhadap kemungkinan terjadinya : keterbelakangan mental, ediot, prematur, berat bayi lahir rendah, dll. semua ini akan memberikan dampak yang buruk bagi masa depannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Peranan produk Makanan Kesehatan &amp; Supplement dari DIAMOND INTEREST INTERNATIONAL bagi pemenuhan Gizi ibu Hamil dan Menyusui</strong></span><br />
Seperti yang secara singkat digambarkan di atas, betapa tinggi resiko penyakit yang diderita, terutama menyangkut kecacatan dan kegagalan tumbuh – kembang anak. Menurunnya kesehatan ibu dengan ditandainya berbagai kelainan yang muncul, akibat kekurangan zat gizi, ini akan sangat merusak masa depan keluarga.  Dilain pihak, makanan sehari harinya tidak memberikan jaminan  kecukupan gizi, walaupun makanan tadi cukup membuat kenyang.  Kecukupan akan Gizi harus diperoleh melalui penambahan (Supplementasi) dari luar dalam bentuk Makanan Kesehatan. Lalu apa saja yang tepat untuk ibu Hamil dan Menyusui  dari DIAMOND INTEREST INTERNATIONAL ?   Ada sejumlah produk seperti : <span style="font-size: medium;"><strong>Goat’s Milk, Spirulina, Jelly Gamat</strong></span>. 3 Produk andalan DIAMOND INTEREST INTERNATIONAL yang dapat menjamin kecukupan Gizi pada ibu Hamil dan Menyusui, juga memberikan jaminan akan kecukupan Gizi pada Jabang bayi – Bayi yang dilahirkan dan kelanjutan Tumbuh – Kembang anak.  Selain itu juga menurunkan resiko Kecacatan lahir akibat Defisiensi Gizi.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Cara mengkonsumsi Produk makanan kesehatan, yaitu Supplemen dari DIAMOND INTEREST INTERNATIONAL secara efisien-efektif guna pemenuhan Gizi yang sempurna bagi Ibu Hamil &amp; Menyusui</strong></span><br />
<span style="color: #008000;">Kehamilan perlu dipersiapkan sebaik baiknya. Persiapan Jasmani maupun Rohani penting untuk pertumbuhan–perkembangan Janin yang dikandungnya, dan juga Kebugaran Ibu yang sedang mengandungnya. <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Spirulina.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-934" style="margin: 10px 15px;" title="Spirulina" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Spirulina.jpg" alt="Spirulina" width="250" height="220" /></a>Di dalam persiapan ini perlu penambahan Gizi lengkap &amp; seimbang, dan itu diperolehnya dari ‘SPIRULINA’.  Mengkonsumsi Spirulina Tablet, antara 2 – 3 gram (8 – 12 tablet) sehari, terbagi dalam beberapa kali minum (3 atau 4 kali 2 – 3 tablet) sehari. Diawali dari sebelum hamil dan diteruskan sampai masa menyusui.  Hal ini penting untuk memberikan energi lebih dan pemenuhan Gizi yang paripurna, guna pelaksanaan Metabolisme yang sempurna. Bilamana hal ini terlaksana, maka proses pematangan telur – pembuahan dan penanaman benih di dalam rahim (inplantasi) diperkirakan akan berjalan sempurna. Rahim yang sudah siap akan dapat menerima telur yang dibuahi (bakal Janin) dengan baik.  Resiko terjadinya keguguran pada hamil muda (akibat rahim yang lemah, pembuahan yang kurang sempurna)dapat dihindari. </span><span style="color: #008000;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Goats-Milk.jpg"><img class="size-full wp-image-935  alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="Goats Milk" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Goats-Milk.jpg" alt="Goats Milk" width="150" height="209.4" /></a></span><span style="color: #008000;">Pada pertengahan kehamilan yaitu antara kehamilan bulan ke 3 – 4, dan seterusnya, terjadi pembentukan dari organ organ tubuh, penyempurnaan pembentukan sistem syaraf-otak, Jantung dan pembuluh darah, serta sistem lainnya membutuhkan tambahan Gizi. Saat tepat untuk menambahkan “GOAT’S MILK”.  Kebutuhan Goat’s Milk tablet (Tablet Sari Susu Kambing), adalah 2 gram perhari atau 8 tablet Goat’s Milk DIAMOND INTEREST INTERNATIONAL. Pemberian dapat dilaksanakan 2 kali sehari, 4 tablet dihisap di bawah lidah. Gizi yang ada di dalam Goat’s Milk akan memberikan kecukupan Gizi pada ibu Hamil guna pembentukan organ tubuh Jabang bayi, sehingga akan tumbuh bayi yang sehat, selain itu juga menurunkan resiko kecacatan lahiriah pada bayi.  Pada hamil tua, antara kehamilan di atas bulan ke 7, merupakan persiapan menuju persalinan. Selain itu juga janin semangkin matang, pertumbuhan dan perkembangan seluruh sistem organ mulai sempurna dan siap untuk dapat hidup diluar rahim.  Kesiapan ini perlu karena bayi yang akan dilahirkan sekejap akan mengalami tekanan/stress akibat terjadinya perubahan lingkungan hidup (yang sebelumnya di dalam rahim, kemudian harus hidup mandiri di luar rahim).  Banyak kejadian yang akan terjadi tiba tiba saat persalinan terjadi, baik yang akan di alami Ibu maupun Janin.  Pengaktifan sistem organ yang mendadak sontak ketika bayi dilahirkan membutuhkan kesempurnaan dan kesiapan organ organ tubuh, terutama otak, jantung, paru paru, ginjal dan hati. </span><span style="color: #008000;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Gmat.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-936" style="margin: 10px 15px;" title="Gmat" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Gmat.jpg" alt="Gmat" width="300" height="258.5" /></a></span><span style="color: #008000;">Agar semua berjalan dengan lancar dan sempurna maka perlu ditambahkan “JELLY GAMAT”.  Kandungan Jelly Gamat, yang kaya akan faktor pertumbuhan akan memberikan kesiapan seluruh sistem organ tubuh bayi untuk dapat hidup mandiri diluar rahim ibunya. Dan untuk Ibu, persiapan menghadapi persalinan juga merupakan hal yang penting.  Karena peroses persalinan akan memberikan perlukaan yang besar pada rahim. Kasus perdarahan yang membawa maut kerap terjadi karena perlukaan tersebut. Peran Jelly Gamat DIAMOND INTEREST INTERNATIONAL, membawa ibu ke dalam titik aman, setidaknya resiko perdarahan yang meresahkan itu dapat diminimalkan.  Selanjutnya ibu akan masuk ke dalam masa Nifas dengan aman.  Banyaknya Jelly Gamat yang dibutuhkan adalah 2 sendok makan sehari, diberikan dalam 2 kali minum, masing masing 1 sendok makan.       Selama masa menyusui, ibu sudah dibekali oleh 3 produk andalan DIAMOND INTEREST INTERNATIONAL yaitu Spirulina, Goat’s Milk, Jelly Gamat. Ini juga akan memberikan dampak positif terhadap Kualitas dan kwantitas Air Susu Ibu (ASI), dan tentunya bayi akan terpenuhi gizinya melalui konsumsi ASI tersebut.  Mengkonsumsi Spirulina &amp; Goat’s Milk dapat diteruskan sampai Ibu selesai masa menyusuinya.  Lalu ketika masa menyusui sudah selesai, apakah produk-produk ini masih dapat dilanjutkan ? Tentunya dapat, tetapi dengan jumlah separuhnya. Spirulina cukup 4 tablet sehari, demikian juga Goat’s Milk. Sedangkan Jelly Gamat sudah dapat dihentikan atau dikurangi pemberiannya setelah melalui masa Nifas (40 hari pasca persalinan). <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Hamil-Sehat-Bayi-Sehat.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-937" style="margin: 10px 15px;" title="Hamil Sehat, Bayi Sehat" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Hamil-Sehat-Bayi-Sehat.jpg" alt="Hamil Sehat, Bayi Sehat" width="300" height="423" /></a></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Pola pikir masyarakat </strong></span><br />
Sepenting dan seperlu apakah pemberian Makanan Kesehatan – Supplemen di atas dibutuhkan ?  Sementara banyak ibu ibu Hamil, dan Menyusui tidak mengalami masalah, tanpa menggunakan atau mengkonsumsi Produk Makanan Kesehatan – Supplemen seperti yang dijelaskan di atas.  Memang benar, pada kenyataannya demikian, namun perlu digaris bawahi disini, bahwa dari awal penjelasan di atas sudah ditekankan bahwa tujuan kehamilan, persalinan bukan saja semata mata keamanan – keselamatan Ibu dan Anak. Tetapi di zaman modern yang maju ini masih ada lagi satu tuntutan yaitu “Menciptakan Manusia Manusia Bermutu” Jadi bukan sekedar hidup dan sehat ala kadarnya saja.  Apakah kita ingin memperoleh Keturunan yang Bermutu, atau Keturunan yang asal hidup saja ? Pilihan ada pada anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: x-small;">(Zd094)</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/kebutuhan-gizi-ibu-hamil-dan-menyusui/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Kelenjar Thyroid (Gondok) : Gangguan dan Pemecahannya</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/mengenal-kelenjar-thyroid-gondok-gangguan-dan-pemecahannya/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/mengenal-kelenjar-thyroid-gondok-gangguan-dan-pemecahannya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 18:50:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=731</guid>
		<description><![CDATA[






Oleh : dr. Zen Djaja, M.D.
 

Pendahuluan
Kedudukan kelenjar Gondok (Thyroid), berada di leher bagian depan, di bawah jakun.  Kelenjar ini menghasilkan hormon Thyroid, yang fungsinya adalah untuk : Mengatur berbagai ‘Metabolisme’ tubuh, terutama yang berhubungan dengan Pembentukan Energi, penggunaan tubuh atas hormon hormon lain dan vitamin serta mengatur pertumbuhan dan pematangan dari sel jaringan tubuh.Penyakit atau masalah yang dapat ditimbulkan berhubungan dengan produksi hormon yang berlebihan (hyperthyroidism) atau kekurangan (hypothyroidism).


Jenis hormon yang diproduksi oleh kelenjar Gondok
Proses pembentukan hormon kelenjar Gondok mengalami perjalanan yang cukup panjang, dimana diawali dari penerimaan rangsangan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/zen-blue.jpg"><img class="size-full wp-image-732 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="zen blue" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/zen-blue.jpg" alt="zen blue" width="120" height="160" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Oleh : dr. Zen Djaja, M.D.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Pendahuluan</strong></span><br />
Kedudukan kelenjar <strong>Gondok</strong> (<strong><em>Thyroid</em></strong>), berada di leher bagian depan, di bawah jakun.  Kelenjar ini menghasilkan hormon Thyroid, yang fungsinya adalah untuk :<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/gondok-1.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-742" style="margin: 10px 15px;" title="gondok 1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/gondok-1-150x150.jpg" alt="gondok 1" width="250" height="250" /></a> Mengatur berbagai ‘<strong><em>Metabolisme</em></strong>’ tubuh, terutama yang berhubungan dengan <em>Pembentukan Energi, penggunaan tubuh atas hormon hormon lain dan vitam</em><em>in serta mengatur pertumbuhan dan pematangan dari sel jaringan tubuh.</em>Penyakit atau masalah yang dapat ditimbulkan berhubungan dengan produksi hormon yang berlebihan (<strong><em>hyperthyroidism</em></strong>) atau kekurangan (<strong><em>hypothyroidism</em></strong>).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Jenis hormon yang diproduksi oleh kelenjar Gondok</strong></span><br />
Proses pembentukan hormon kelenjar Gondok mengalami perjalanan yang cukup panjang, dimana diawali dari penerimaan rangsangan di <strong>Batang Otak</strong> (<strong><em>hypothalamus</em></strong>).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Hypoth</em></strong><strong><em>alamus </em></strong>melepaskan ‘<strong><em>Thyrotropin-Releasing Hormone</em></strong>’ (<strong>TRH</strong>), melalui peredaran darah hormon ini sampai di kelenjar <strong><em>Pituitary</em></strong> yang berada di dasar otak. Sebagai balasannya, kelenjar Pituitary <strong><em><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/gondok-2.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-743 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="gondok 2" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/gondok-2-150x150.jpg" alt="gondok 2" width="250" height="250" /></a></em></strong>melepaskan  ‘<strong><em>Thyroid-Stimulating Hormone</em></strong>’ (<strong>TSH</strong>) ke dalam sistem peredaran darah yang akhirnya sampai di kelenjar Gondok. TSH kemudian merangsang kelenjar Gondok untuk memproduksi 2 jenis hormonnya yaitu :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>L-thyroxine</strong> (<strong>T4</strong>) dan</li>
<li><strong>Triiodothyronine</strong> (<strong>T3</strong>).</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Selain itu kelenjar Gondok juga membutuhkan <strong>mineral Iodium</strong> yang cukup untuk membentuk ke dua jenis hormon tersebut di atas (T3 dan T4)</p>
<p style="text-align: justify;">Pengaturan akan produksi hormon kelenjar Gondok, diatur oleh rangsangan terhadap kelenjar Pituitary.  Misalnya ketika hormon kelenjar Gondok mencapai kadar yang tinggi di dalam darah, maka pelepasan TRH dan TSH menurun, sehingga rangsangan terhadap kelenjar Gondok juga menurun sehingga produksi hormon kelenjar Gondok juga menurun, sebaliknya ketika kadarnya mulai rendah dan berkurang, maka kelenjar Pituitary kembali melepaskan TSH nya dan mulai merangsang kelenjar Gondok untuk meningkatkan produksi hormon T3 dan T4 nya.  Demikian seterusnya pengaturan dari produksi hormon kelenjar Gondok dapat terus diatur dan akan tetap dalam kadar yang stabil sesuai kebutuhan tubuh.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Kegagalan pada ‘pengaturan’ produksi hormon kelenjar gondok</em></strong> ini akan menyebabkan terjadinya :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Hypothyroidism</strong> (<strong><em>kekurangan</em></strong> hormon kelenjar Gondok)</li>
<li><strong>Hyperthyroidism</strong> (<strong><em>Kelebihan</em></strong> hormone kelenjar Gondok)</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Penyakit kelenjar Gondok</strong></span><br />
Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa terjadinya gangguan pada produksi kelenjar Gondok adalah akibat dari gagalnya system pengaturan.  Tetapi tidak semua penyakit kelenjar Gondok harus mengalami gangg<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/gondok-3.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-744" style="margin: 10px 15px;" title="gondok 3" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/gondok-3-150x150.jpg" alt="gondok 3" width="250" height="250" /></a>uan produksi Hormon.  Ada beberapa penyakit Gondok yang tidak mengalami gangguan produksi Hormon, artinya jumlah hormon kelenjar Gondok yang ada di dalam darah berada pada kadar yang stabil (<em>tidak kurang dan tidak lebih</em>), ini yang disebut dengan <strong>Euthyroid</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada setiap tindakan medis yang akan dilakukan (<em>seperti operasi kelenjar gondok</em>), pertama yang harus diperhatikan adalah, apakah kelenjar dalam keadaan<strong> Euthyroid ? </strong>dan ini mutlak. Dan juga tujuan dari berbagai pengobatan terhadap penyakit kelenjar Gondok adalah agar keadaannya senantiasa berada pada keadaan yang “<strong>Euthyroid”. </strong>Untuk mengetahui keadaan tersebut maka perlu diadakan pemeriksaan Laboratorium terhadap kadar hormon kelenjar Gondok yaitu pemeriksaan terhadap kadar T3, T4 dan TSH.  Serta ratio dari T3 dan T4.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Berbagai penyebab terjadinya gangguan kelenjar Gondok</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;"><strong>Penyebab terjadinya Hypothyroidism :</strong></span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Kehilangan jaringan :</strong> Akibat dari      berbagai tindakan medis yang menyebabkan hilangnya jaringan kelenjar      (seperti tindakan operasi, penyinaran dsb.)</li>
<li><strong>Antibodi Antithyroid:</strong> Ini dapat terjadi      pada sejumlah penderita dengan <em><strong><a href="http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=58855">diabetes</a>, <a href="http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=59247">lupus</a>, <a href="http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=59077">rheumatoid arthritis</a>, </strong><a href="http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=58691"><strong>chronic hepatiti</strong>s</a>, </em>atau<em> Sindroma <a href="http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=59102"><strong>Sjogren</strong></a></em>.  Antibodi ini dapat menyebabkan      menurunnya produksi hormon Thyroid.</li>
<li><strong>Kongenital (<em>Kelainan bawaan</em>) :</strong> Hypothyroidism dapat terjadi sejak      lahir.</li>
<li><strong>Kelainan      pada produksi hormon thyroid :</strong> “<strong><em>Hashimoto thyroiditis</em></strong><strong>”</strong>,  adalah gagalnya kelenjar Gondok      memproduksi hormon Thyroid, hal mana ditandai dengan meningkatnya jumlah      TSH di dalam darah.  Meningkatnya      TSH ini akan menyebabkan “Goiter” (pembesaran kelenjar Gondok yang nyata,      nampak di depan leher)</li>
<li><strong>Akibat pengobatan : </strong>Beberapa tindakan pengobatan yang      mengandung mineral <strong><a href="http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=102840">lithium</a> (<em>Eskalith, Lithobid</em>)</strong>, mempunyai      efek samping hypothyroidism.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;"><strong>Penyebab terjadinya Hyperthyroidism :</strong></span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Penyakit Grave :</strong> Adalah dimana kelenjar      Thyroid, mengalami rangsangan yang berlebihan dalam pembentukan hormon.      Rangsangan ini diduga oleh senyawa yang ada di dalam peredaran darah yang      dikenal dengan  <strong><em>Thyroid Stimulating Immunoglobulin</em></strong> (<strong>TSI). </strong>TSI ini dapat      menyebabkan rangsangan yang berlebihan dan menimbulkan Goiter.</li>
<li><strong><a href="http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=5826">Toxic      multinodular goiter</a> :</strong> Kelainan ini timbul akibat produksi hormon      Thyroid yang berlebihan dari kelenjar Gondok itu sendiri tanpa ada      pengaruh rangsangan dari mana mana. Juga tanpa adanya rangsangan dari      TSH.  Kelainan ini biasanya terjadi      pada penderita yang telah lama mengalami Goiter yang tak terkontrol,      seperti pada usia lanjut. Penyakit Toxic multinodular goiter berbeda dari      Penyakit Grave, karena gejala  hyperthyroidism      nya lebih ringan, dan komplikasi kelainan mata juga tidak separah Grave.</li>
<li><strong>Thyroiditis :</strong> Radang      kelenjar Gondok. Peradangan dapat menyebabkan satu lonjatan hyperthyroid,      sehingga dapat menimbulkan keadaan       hypothyroidism, dan akan menurun ketika radang teratasi.</li>
<li><strong><a href="http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=4912">Pituitary      adenoma</a> :</strong> Penyakit tumor kelenjar pituitary, yang menyebabkan      meningkatnya TSH diluar sistem pengaturan. Hal ini mempengaruhi kelenjar      Gondok, sampai terjadi rangsangan yang berlebihan dan menyebabkan produksi      hormon Thyroid yang juga berlebihan.</li>
<li><strong>Drug-induced hyperthyroidism :</strong> Keadaan ini      adalah akibat efek samping pengobatan.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Tanda dan Gejala</strong></span><br />
Tanda dan gejala demikian banyak dan kompleks, terkadang mirip dengan penyakit lainnya yang lazim terjadi.  Seperti gangguan kulit, rambut, mata, nyeri persendian, kelelahan otot, <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/gondok-6.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-768" style="margin: 10px 15px;" title="gondok 6" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/gondok-6.jpg" alt="gondok 6" width="235" height="145.5" /></a>gangguan saraf tepi sampai kepada gangguan jantung, hati dan otak.  Seringkali terjadinya penyakit kelenjar Gondok tidak pernah terdeteksi secara langsung.  Mungkin kecurigaan dari salah seorang dokter secara pribadi, yang kemudian melakukan test laboratorium terhadap hormon kelenjar Gondok secara kwantitatif, baru diketahui jika penderita tersebut mengalami <strong>Hyperthyroid</strong> atau <strong>Hypotyroid</strong>.<br />
Penyakit Gondok yang paling sering dan mudah terdeteksi adalah penyakit Gondok, “<strong>Hypertrofi Thyroid</strong>”  (<strong><em>Basedow</em></strong>) yang disebabkan oleh kekurangan mineral Iodium. Penyakit ini mudah dikenali karena :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Terjadi pembesaran kelenjar Gondok yang nyata.</strong></li>
<li><strong>Kejadian serupa menimpa satu wilayah tertentu.</strong></li>
<li><strong>Tidak ada tanda tanda Hyperthyroid atau Hypothyroid. (dalam keadaan Euthyroid).</strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;"> </span><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Gondok-Tabel.jpg"><img class="size-full wp-image-759 alignnone" style="margin: 10px 15px;" title="Gondok Tabel" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Gondok-Tabel.jpg" alt="Gondok Tabel" width="546" height="558.7" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Pengobatan dan Penatalaksanaan</strong></span><br />
Pengobatan dan penatalaksanaan Medis mutlak harus dilakukan, oleh seorang pakar dibidang penyakit Hormon (<strong><em>Androlog</em></strong>). Penatalaksanaan yang tidak benar/adeqwat, dapat memberikan dampak yang serius pada penderita, bahkan dapat diakhiri dengan “<strong><em>Kematian</em></strong>”.  Satu kenyataan yang tidak dapat ditawar.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Pencegahan</strong></span><br />
Sampai hingga kini belum ada dasar pencegahan dari penyakit kelenjar Gondok (Hyperthyroid atau Hypothyroid).  Salah satu penyakit kelenjar Gondok yang dapat dicegah adalah <strong><em>Hypertrofi Thyroid</em></strong> , yang disebabkan <strong><em>oleh kekurangan mineral Iodium</em></strong>.  Caranya adalah dengan memperhatikan makanan sehari hari yang kaya akan <strong>mineral Iodium</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Peranan Makanan Kesehatan Supplemen Diamond Interest</strong></span><br />
Banyak tawaran yang diajukan dari pihak produsen Makanan Kesehatan Supplemen, namun belum ada yang benar benar rasional yang dapat diterima untuk kepentingan ini oleh dunia kedokteran.  Beberapa Makanan Kesehatan yang masih dapat dibenarkan adalah <strong>:<br />
</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><span style="font-size: medium;"><strong>Bee Pollen</strong></span>. Dimana kandungan Iodiumnya cukup memenuhi kebutuhan tubuh untuk produksi hormon Thyroid.  Selain itu kandungan gizinya yang juga dapat membantu proses Metabolisme tubuh dan menjaga menstabilkan hormon Thyroid, juga banyak terkandung di dalam Bee Polen <a href="http://www.diamondindonesia.co.id/2009/10/produk-perlebahan-untuk-perawatan-dan-pemulihan-penyakit/"><strong>(<em>Baca tentang kandungan Bee Pollen yang ditulis oleh  Zen Djaja</em>).</strong></a></li>
<li> <span style="font-size: medium;"><strong>Ganoderma Lucidum</strong></span>. Gano berperan sebagai anti radang. Hal mana sangat berguna untuk meredakan resiko radang yang terjadi pada kelenjar Thyroid.</li>
<li>Beberapa kasus instabilitas hormonal, diduga adalah akibat terjadinya paparan ‘<strong><em>Polusi</em></strong>’, sehingga memporak-porandakan sistem.  Peranan <span style="font-size: medium;"><strong>Grape Seed</strong></span>, sebagai anti-oksidan yang mampu melemahkan Radikal bebas sebagai hasil paparan Polusi, ternyata banyak membantu juga.  Grape Seed (<strong><em>ekstrak biji anggur</em></strong>) dengan kandungan <strong><em>Leucoanthocyanin</em></strong>, atau dikenal dengan <strong>OPC</strong> ini,  dapat meredam ganasnya Radikal bebas hidroksil dan oksida.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Gondok-Produk.jpg"><img class="size-full wp-image-752 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="Gondok Produk" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/12/Gondok-Produk.jpg" alt="Gondok Produk" width="550" height="333" /></a></p>
<h3 style="text-align: justify;">Kepustakaan</h3>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Stephanie L Lee, MD, PhD, FACE</strong>, Director of Thyroid Disease Center, Associate Professor, Department of Medicine, Boston Medical Center, Boston University School of Medicine.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/mengenal-kelenjar-thyroid-gondok-gangguan-dan-pemecahannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menghalau Penyakit Amandel Secara Dini dan Alami</title>
		<link>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/11/cara-menghalau-penyakit-amandel-secara-dini-dan-alami/</link>
		<comments>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/11/cara-menghalau-penyakit-amandel-secara-dini-dan-alami/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 14:05:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dion</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diamondindonesia.co.id/?p=633</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : dr. Zen Djaja, MD
Pendahuluan
Amandel yang lebih dikenal oleh masyarakat awam, nama sebenarnya adalah “Tonsil” yaitu “Kelenjar  Getah bening” yang berada di kanan dan kiri tenggorokan. Peradangan akibat infeksi kuman, disebut dengan “Tonsillitis”.  Istilah umum dari &#8220;tonsil&#8221; diambil dari  palatine tonsil, yang dapat kita lihat di belakang tenggorokan.
Seperti juga organ (sistem limfatik) lainnya, Tonsil berperan sebagai sistem kekebalan tubuh (sistem Imunitas), yaitu sistem yang melindungi tubuh dari serangan infeksi kuman, terutama terhadap infeksi tenggorokan, serta infeksi lainnya yang menyerang saluran pernapasan atas.
Semuanya ada 4 pasang jenis Tonsil, melingkari tenggorokan, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Oleh : dr. Zen Djaja, MD</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Pendahuluan</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Amandel yang lebih dikenal oleh masyarakat awam, nama sebenarnya adalah “Tonsil” yaitu “Kelenjar  Getah bening” yang berada di kanan dan kiri tenggorokan. Peradangan akibat infeksi kuman, disebut dengan “Tonsillitis”.  Istilah umum dari &#8220;tonsil&#8221; diambil dari  palatine tonsil, yang dapat kita lihat di belakang tenggorokan.<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/11/zen-amandel-1-copy.jpg"><img class="size-medium wp-image-636 alignright" style="margin: 10px 15px;" title="Slide 1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/11/zen-amandel-1-copy-300x188.jpg" alt="Slide 1" width="245" height="153" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Seperti juga organ (sistem limfatik) lainnya, Tonsil berperan sebagai sistem kekebalan tubuh (sistem Imunitas), yaitu sistem yang melindungi tubuh dari serangan infeksi kuman, terutama terhadap infeksi tenggorokan, serta infeksi lainnya yang menyerang saluran pernapasan atas.</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/11/zen-amandel-2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-640" style="margin: 10px 15px;" title="Slide 1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/11/zen-amandel-2.jpg" alt="Slide 1" width="285" height="250" /></a>Semuanya ada 4 pasang jenis Tonsil, melingkari tenggorokan, 2 pasang yang di belakang tenggorokan yaitu :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="font-size: medium;"><strong>Adenoid tonsil </strong></span></li>
<li><span style="font-size: medium;"><strong>Palatine tonsil</strong></span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan pertumbuhan Tonsil, sesuai dengan pertumbuhan anak, sampai masa pubertas/akil baliq, yang mana akan mencapai besar yang maksimal, kemudian perlahan lahan mengecil terus, sampai tidak nampak lagi. Terkadang besar maksimal dapat dicapai semasa masih kanak-kanak.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;">Penyakit Amandel</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pembesaran Tonsil, dapat terjadi akibat Radang yang disebabkan oleh infeksi kuman, yang kemudian kita sebut dengan “Tonsillitis”.  Penyakit ini dapat sembuh, disertai dengan pengecilan tonsil keukuran lazim kembali.  Setiap terjadi peradangan oleh sebab infeksi kuman (khususnya infeksi tenggorokan dan saluran pernapasan atas), Tonsil akan membesar dan kembali mengecil.  <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/11/zen-amandel-3.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-649" style="margin: 10px 15px;" title="Slide 1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/11/zen-amandel-3-300x236.jpg" alt="Slide 1" width="281" height="251" /></a>Namun frekwensi atau seringnya terjadi infeksi ini akan membawa Tonsil kepembesaran tonsil yang tidak dapat kembali keukuran lazim sekalipun tidak lagi meradang. Hal ini kita sebut sebagai hypertrofi tonsil. Yang kemudian oleh awam disebut sebut dengan penyakit Amandel. Disebut demikian karena penampakan Tonsil seperti buah almond (amandel).</p>
<p style="text-align: justify;">Pembesaran tonsil (hypertrofi tonsil) yang menetap ini dapat menimbulkan sumbatan jalan pernapasan, serta gangguan menelan.  Hal mana gangguan tersebut akan menyebabkan menurunnya oksigenasi, terutama ke Otak, dan menyebabkan anak menjadi lemah berfikir, kurang konsentrasi menghadapi pelajaran sekolah serta malas belajar.  Hal lainnya menyangkut menurunnya napsu makan, sehingga anak cenderung kekurangan Gizi dan secara umum tentunya akan menghambat pertumbuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Atas pertimbangan semua itulah maka diputuskan untuk dilakukan operasi terhadap Tonsil yang membesar (Tonsillektomi), agar anak dapat bernapas lebih baik, dan napsu makan akan meningkat kembali, sehingga pertumbuhan dan kembang anak dapat terpacu secara optimal kembali. Tonsillektomi bukan suatu tindakan mutlak. Artinya tidak perlu dilakukan kalau Tonsil dapat mengecil sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: large;"><strong>Cara alami menghalau dan mencegah penyakit Amandel</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai kita ketahui dari penjelasan di atas, bahwa Tonsil membesar karena adanya peradangan yang diakibatkan oleh infeksi kuman penyakit. Dan peranan Tonsil sebagai benteng pertahanan (sistem kekebalan tubuh/Imunitas), maka jelas kalau pembesaran Tonsil akan terjadi dan cenderung menetap pada sejumlah anak yang sering mengalami infeksi Tenggorokan dan saluran pernapasan atas. Pembesaran yang menetap akan mengarahkan kita untuk melakukan tindakan Tonsillektomi, guna menyelamatkan masa depan Tumbuh dan Kembang anak tersebut.  Adakah tindakan lain secara alami untuk menghalau masalah tersebut di atas ?  Tentunya ada, yaitu dengan memperkaya gizi anak dengan memberikan “Makanan Kesehatan – Supplemen” yang berperan untuk meningkatkan gizi anak secara umum dan meningkatkan daya tahan tubuh (Imunitas), agar anak tidak sering terkena masalah infeksi tenggorokan dan saluran pernapasan atas.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: large;">Pilihan tepat konsumsi Makanan Kesehatan – Supplemen</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Produk Makanan Kesehatan – Supplemen yang tepat sebagai pilihan kita semua adalah dari Diamond Interest International, yaitu :<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/11/zen-amandel-4.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-651" style="margin: 10px 15px;" title="Slide 1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/11/zen-amandel-4-282x300.jpg" alt="Slide 1" width="272" height="287" /></a></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="font-size: medium;"><strong>Goat’s Milk</strong></span></li>
<li><span style="font-size: medium;"><strong>Jeli Gamat</strong></span></li>
<li><span style="font-size: medium;"><strong>Prolink (Sebagai peningkat kekebalan tubuh) </strong></span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kebutuhan Goat’s milk sehari untuk anak dibawah 5 tahun adalah antara 2 – 4 tablet sehari. Untuk di atas 5 tahun antara 4 – 8 tahun tergantung aktifitas anak bersangkutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebutuhan Jeli Gamat untuk anak di bawah 5 tahun adalah 1 sendok teh sehari. Dan untuk anak di atas 5 tahun antara 1 sendok teh – 1 sendok makan sehari.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai pelengkap dan bagi anak anak yang memiliki daya tahan tubuh yang rendah, mungkin akibat riwayat penyakit sebelumnya, maka dapat diberikan Prolink dengan ukuran ½ sachet – 1 sachet perhari.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: right;"><strong><span style="font-size: large;">Kesimpulan</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hindari<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/11/zen-amandel-5.jpg"><img class="size-medium wp-image-656 alignleft" style="margin: 10px 15px;" title="Slide 1" src="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/11/zen-amandel-5-280x300.jpg" alt="Slide 1" width="196" height="210" /></a>lah anak anak anda dari serangan infeksi saluran pernapasan atas, karena pembesaran kelenjar Tonsil yang sering terjadi akibat infeksi dapat mengakibatkan pembesaran yang menetap dari kelenjar Tonsil dan dengan segala akibatnya untuk menyelamatkan “Tumbuh dan Kembang” anak bersangkutan maka harus dilakukan Tonsillektomi.  Sebaiknya kita hindari anak anak dari seringnya terserang infeksi saluran pernapasan atas dengan memberikan Gizi yang cukup, dan untuk menjamin kecukupan kebutuhan Gizi maka sebaiknya berikan mereka juga Goat’s Milk &#8211; Jeli Gamat dan Prolink sejak mereka mulai menginjak usia 1 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: right;"><span style="font-size: medium;"><a href="http://www.diamondindonesia.co.id/wp-content/uploads/2009/11/Cara-Menghalau-Penyakit-Amandel-Secara-Dini-dan-Alami.pdf"><strong>Download Artikel Ini</strong> </a></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diamondindonesia.co.id/2009/11/cara-menghalau-penyakit-amandel-secara-dini-dan-alami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
