Manfaat Susu Kambing (Goat’s Milk) – Bagian Kedua
Protein atau dikenal dengan senyawa putih telur, merupakan bahan baku penting untuk pertumbuhan-pembentukan jaringan manusia. 90% dari jumlah berat darah kering, 80% berat otot dan 70% berat kulit adalah protein. Protein merupakan bahan dasar dan cikal bakal dari senyawa penting tubuh seperti enzim, hormon dan anti-bodi (=immunoglobulin). Selain itu juga merupakan dasar dari otot, kulit, tulang, rambut, jantung, gigi, darah, dan otak.
Bilamana kita mengalami kekurangan dalam jumlah protein yang memadai di dalam tubuh, maka akan terjadi peningkatan asam atau basa dari darah maupun jaringan. Kekurangan protein dapat menghambat pertumbuhan anak, dan pada orang dewasa akan mengakibatkan kelelahan yang berkepanjangan, depresi, luka yang sukar sembuh dan menurunnya daya tahan tubuh terhadap serangan infeksi kuman.
Seluruhnya ada sekitar 22 jenis asam amino, 8 diantaranya tergolong esensial (=tidak dapat dibuat oleh tubuh manusia) oleh sebab itu perlu mendapat dari luar melalui makanan yang kita makan.
Asam amino yang mengandung unsur belerang methionine, cystine, dan cysteine, penting untuk membangun kesehatan otak dan sistem saraf. Asam amino cysteine, sering mengalami penguraian dan merupakan asam amino antikatabolik (katabolik=menguraikan)
Di dalam kepentingan klinik, pemberian cystine dan asam amino lainnya memiliki manfaat besar untuk membangun/membentuk sel darah yang bermutu dan juga sebagai penawar racun bahan kimia berbahaya yang masuk ke dalam tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemberian 20 mg cysteine setiap hari membuat seseorang memiliki ketahanan tubuh yang lebih pada saat melakukan latihan fisik.
Kandungan senyawa gizi di atas merupakan jumlah kandungan gizi yang tepat dibutuhkan oleh manusia normal. Kebutuhan yang lebih tinggi sering diberikan pada penderita penyakit sesuai kebutuhan pemulihannya. Kandungan tersebut diatas secara penelitian terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan “Otak”.
- Di seluruh dunia orang minum susu kambing lebih banyak dari yang minum susu sapi. Lebih dari 440 juta kambing menghasilkan kurang lebih 4.8 milyar ton susu.
- Kerap kali penderita didiagnosa menderita laktosa intoleransi, padahal mereka hanya tidak cocok dengan susu sapi saja.
- Kandungan protein di dalam susu kambing berbeda dengan yang terkandung di dalam susu sapi, hal ini yang menyebabkan orang sering timbul alergi terhadap susu sapi.
- Susu kambing mengandung laktosa, namun karena senyawa lemak susu di dalam susu kambing memiliki rantai pendek, maka memudahkan pencernaan dan penyerapan ke dalam tubuh manusia. Dibandingkan dengan susu sapi maka, susu kambing mengandung laktosa 13% lebih rendah dari yang terkandung di dalam susu sapi dan 41% lebih rendah dari kandungan laktosa yang ada di dalam susu manusia.
- Susu kambing tidak mengandung protein yang memicu timbulnya reaksi alergi (b-laktoglobulin).
- Susu sapi diketahui memiliki enzim yang dapat merusak otot jantung dan otot dinding pembuluh darah, apalagi kalau sampai terbentuk penyempitan pembuluh darah. Susu kambing memiliki asam lemak yang khas, terutama di dalam metabolisme lemak, mampu menurunkan kelebihan kolesterol di dalam jaringan tubuh.
- Susu kambing juga mengandung asam orotik yang jauh lebih rendah dari susu sapi, sehingga baik untuk mencegah timbulnya proses perlemakan hati.
- Susu kambing baik untuk penderita tukak lambung dan gangguan pencernaan lainnya.
(Bersambung ke Bagian Ketiga)
Mau download lengkap versi e-book ? Silahkan Klik di sini
Klik Goat’s Milk Tablet atau Goat’s Milk Soap untuk belanja Produk












Leave your response!