Beranda » Terstimoni Produk Agrobisnis, Testimoni Konsumen

APEL MALANG – Berbuah Lebat & Tahan Rontok

31 Januari 2010 971 kali ditampilkan 1 Komentar

Apel Panjang ke bawahKota Batu Malang terkenal dengan buah apelnya. Kebiasaan petani apel di sini, bila apel mau berbunga/berbuah, harus di “Rempes” daunnya, begitu juga dengan kebun apel saya.

Juni 2005, seorang leader DII di Batu Malang memperkenalkan pupuk organik Rite Grow-1 pada saya, informasinya dapat merangsang untuk berbunga dan berbuah lebih lebat dan mampu menekan kerontokan bunga/buah. Karena penasaran, saya coba pupuk tersebut pada tanaman apel saya sebanyak 60 pohon, sedangkan sisanya tidak.
Setelah daun dirempes, dua hari kemudian saya semprot dengan Rite Grow-1 Hijau dengan dosis 50 cc/tangki 15 liter, dua minggu kemudian saya ulangi penyemprotan dengan dosis yang sama. Selanjutnya setiap dua minggu saya semprot dengan Rite Grow-1 Merah hingga menjelang panen.

Tanaman apel yang tidak disemprot dengan Rite Grow-1, akan keluar tunas daun 15 hari setelah dirempes, tetapi yang disemprot dengan Rite Grow-1, tunas daun sudah tumbuh pada 10 hari setelah dirempes, jumlahnya lebih banyak, daun lebih lebar dan lebih hijau.  Begitu juga dengan munculnya bakal bunga, yang tidak disemprot dengan Rite Grow-1, keluar bakal bunga pada hari ke-30, sedangkan yang disemprot dengan Rite Grow-1, keluar bakal bunga pada hari ke-17.  Yang membuat saya terkagum dengan Rite Grow-1 adalah “bajangan” atau bunga yang tidak jadi buah menurun, hanya 5 %, sedangkan yang tidak disemprot Rite Grow-1 “bajangan” mencapai 10%. Dan apel-ku sudah bisa dipanen pada umur 4,5 bulan, sedangkan yang tidak disemprot Rite Grow-1 dipanen pada umur buah 5 bulan.

Terimakasih DII, berkat Rite Grow-1 buah apelku lebat dan panennya lebih cepat.

Berikut ini perbedaan perkembangan tanaman apel yang menggunakan  Rite Grow-1 dan  yang tidak.
Apel

Diceritakan oleh : Bp. Kaspiin
Ds Banaran, Kec. Bumi Aji, Batu, Malang, Jawa Timur

Catatan : Pupuk Organic Plus Rite Grow, sekarang telah berganti nama menjadi DI Grow - Redaksi -

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

1 Komentar »

  • pupuk organik menulis:

    pupuk organik : penggunaan pupuk kimia ini sering kali tidak diimbangi dengan pupuk organik.

Leave your response!

Masukkan komentar disini, ataulacak balik melalui sites anda. Anda juga dapat memantau komentar disini melalui RSS.

Harap teratur. Usahakan sesuai dengan topik. Tulis dengan rapi. Tidak boleh spam.