Beranda » Artikel Kesehatan, Pilihan

Cara Menghalau Penyakit Amandel Secara Dini dan Alami

30 November 2009 7,866 kali ditampilkan 1 Komentar

Oleh : dr. Zen Djaja, MD

Pendahuluan

Amandel yang lebih dikenal oleh masyarakat awam, nama sebenarnya adalah “Tonsil” yaitu “Kelenjar  Getah bening” yang berada di kanan dan kiri tenggorokan. Peradangan akibat infeksi kuman, disebut dengan “Tonsillitis”.  Istilah umum dari “tonsil” diambil dari  palatine tonsil, yang dapat kita lihat di belakang tenggorokan.Slide 1

Seperti juga organ (sistem limfatik) lainnya, Tonsil berperan sebagai sistem kekebalan tubuh (sistem Imunitas), yaitu sistem yang melindungi tubuh dari serangan infeksi kuman, terutama terhadap infeksi tenggorokan, serta infeksi lainnya yang menyerang saluran pernapasan atas.

Slide 1Semuanya ada 4 pasang jenis Tonsil, melingkari tenggorokan, 2 pasang yang di belakang tenggorokan yaitu :

  • Adenoid tonsil
  • Palatine tonsil

Perjalanan pertumbuhan Tonsil, sesuai dengan pertumbuhan anak, sampai masa pubertas/akil baliq, yang mana akan mencapai besar yang maksimal, kemudian perlahan lahan mengecil terus, sampai tidak nampak lagi. Terkadang besar maksimal dapat dicapai semasa masih kanak-kanak.

Penyakit Amandel

Pembesaran Tonsil, dapat terjadi akibat Radang yang disebabkan oleh infeksi kuman, yang kemudian kita sebut dengan “Tonsillitis”.  Penyakit ini dapat sembuh, disertai dengan pengecilan tonsil keukuran lazim kembali.  Setiap terjadi peradangan oleh sebab infeksi kuman (khususnya infeksi tenggorokan dan saluran pernapasan atas), Tonsil akan membesar dan kembali mengecil.  Slide 1Namun frekwensi atau seringnya terjadi infeksi ini akan membawa Tonsil kepembesaran tonsil yang tidak dapat kembali keukuran lazim sekalipun tidak lagi meradang. Hal ini kita sebut sebagai hypertrofi tonsil. Yang kemudian oleh awam disebut sebut dengan penyakit Amandel. Disebut demikian karena penampakan Tonsil seperti buah almond (amandel).

Pembesaran tonsil (hypertrofi tonsil) yang menetap ini dapat menimbulkan sumbatan jalan pernapasan, serta gangguan menelan.  Hal mana gangguan tersebut akan menyebabkan menurunnya oksigenasi, terutama ke Otak, dan menyebabkan anak menjadi lemah berfikir, kurang konsentrasi menghadapi pelajaran sekolah serta malas belajar.  Hal lainnya menyangkut menurunnya napsu makan, sehingga anak cenderung kekurangan Gizi dan secara umum tentunya akan menghambat pertumbuhan.

Atas pertimbangan semua itulah maka diputuskan untuk dilakukan operasi terhadap Tonsil yang membesar (Tonsillektomi), agar anak dapat bernapas lebih baik, dan napsu makan akan meningkat kembali, sehingga pertumbuhan dan kembang anak dapat terpacu secara optimal kembali. Tonsillektomi bukan suatu tindakan mutlak. Artinya tidak perlu dilakukan kalau Tonsil dapat mengecil sendiri.

Cara alami menghalau dan mencegah penyakit Amandel

Sebagai kita ketahui dari penjelasan di atas, bahwa Tonsil membesar karena adanya peradangan yang diakibatkan oleh infeksi kuman penyakit. Dan peranan Tonsil sebagai benteng pertahanan (sistem kekebalan tubuh/Imunitas), maka jelas kalau pembesaran Tonsil akan terjadi dan cenderung menetap pada sejumlah anak yang sering mengalami infeksi Tenggorokan dan saluran pernapasan atas. Pembesaran yang menetap akan mengarahkan kita untuk melakukan tindakan Tonsillektomi, guna menyelamatkan masa depan Tumbuh dan Kembang anak tersebut.  Adakah tindakan lain secara alami untuk menghalau masalah tersebut di atas ?  Tentunya ada, yaitu dengan memperkaya gizi anak dengan memberikan “Makanan Kesehatan – Supplemen” yang berperan untuk meningkatkan gizi anak secara umum dan meningkatkan daya tahan tubuh (Imunitas), agar anak tidak sering terkena masalah infeksi tenggorokan dan saluran pernapasan atas.

Pilihan tepat konsumsi Makanan Kesehatan – Supplemen

Produk Makanan Kesehatan – Supplemen yang tepat sebagai pilihan kita semua adalah dari Diamond Interest International, yaitu :Slide 1

  • Goat’s Milk
  • Jeli Gamat
  • Prolink (Sebagai peningkat kekebalan tubuh)

Kebutuhan Goat’s milk sehari untuk anak dibawah 5 tahun adalah antara 2 – 4 tablet sehari. Untuk di atas 5 tahun antara 4 – 8 tahun tergantung aktifitas anak bersangkutan.

Kebutuhan Jeli Gamat untuk anak di bawah 5 tahun adalah 1 sendok teh sehari. Dan untuk anak di atas 5 tahun antara 1 sendok teh – 1 sendok makan sehari.

Sebagai pelengkap dan bagi anak anak yang memiliki daya tahan tubuh yang rendah, mungkin akibat riwayat penyakit sebelumnya, maka dapat diberikan Prolink dengan ukuran ½ sachet – 1 sachet perhari.

Kesimpulan

HindariSlide 1lah anak anak anda dari serangan infeksi saluran pernapasan atas, karena pembesaran kelenjar Tonsil yang sering terjadi akibat infeksi dapat mengakibatkan pembesaran yang menetap dari kelenjar Tonsil dan dengan segala akibatnya untuk menyelamatkan “Tumbuh dan Kembang” anak bersangkutan maka harus dilakukan Tonsillektomi.  Sebaiknya kita hindari anak anak dari seringnya terserang infeksi saluran pernapasan atas dengan memberikan Gizi yang cukup, dan untuk menjamin kecukupan kebutuhan Gizi maka sebaiknya berikan mereka juga Goat’s Milk – Jeli Gamat dan Prolink sejak mereka mulai menginjak usia 1 tahun.

Download Artikel Ini

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

1 Komentar »

  • Maria menulis:

    Bagi Seluruh Distributor di Bogor dan sekitarnya, silahkan Belanja di :

    Distributor Centre Bogor
    Jl. Raya Tajur Gg. Kudus no. 3
    Wangun – Bogor 16720
    Telepon : 02518242608 / 08128047576

    Atau dapat juga belanja Online di http://2113400.diamondindonesia.com
    Bila belum anggota gunakan sponsor : 2113400 Wihardja Prawira

    Salam Sukses !

    Pengiriman Luar kota : via JNE ( ditambah ongkos kirim )

Leave your response!

Masukkan komentar disini, ataulacak balik melalui sites anda. Anda juga dapat memantau komentar disini melalui RSS.

Harap teratur. Usahakan sesuai dengan topik. Tulis dengan rapi. Tidak boleh spam.