Memelihara Tekanan Darah Ideal Secara Alami
Oleh : dr. Zen Djaja, M.D. (Konsultan Medis PT. Diamond Interest)
Pendahuluan
Tekanan darah atau tensi darah adalah tekanan darah yang dipompakan jantung keseluruh tubuh, yang kita sebut dengan tekanan “Sistolik”, dan tekanan darah yang balik menuju jantung yang kita sebut dengan tekanan “Diastolik”. Kedua tekanan tersebut memiliki nilai yaitu yang diberi dengan satuan mm Hg (milimeter Air ra’sa). Nilai satuan ini berlaku Internasional / diseluruh dunia. Oleh karena disini kita lihat ada dua tekanan yaitu Sistolik dan Diastolik, maka dalam menyebutkan tekanan darah juga harus menyebutkan 2 nilai tersebut contohnya : 120/70 artinya : nilai 120 mmHg adalah tekanan Sistolik (selalu lebih tinggi) dan 70 mmHg adalah tekanan Diastoliknya. Kedua tekanan tersebut sekurang-kurangnya “Harus” berselisih 30 satuan. Karena jika selisihnya kurang dari 30 satuan, maka diperkirakan aliran darah akan melambat dan menimbulkan Syok, atau otak kekurangan darah sehingga terjadi jatuh “Pingsan” atau istilahnya “Syncope”.
Penyakit Tekanan darah tinggi dan rendah
Tekanan darah tinggi, merupakan penyakit yang bersangkutan dengan organ Jantung dan Ginjal. Tetapi ada juga yang tidak diketahui sebabnya, yang kemudian disebut dengan penyakit tekanan darah tinggi “Primer”. Sedangkan yang berhubungan dengan penyakit jantung dan atau ginjal disebut dengan penyakit tekanan darah tinggi “Sekunder”. Dari kedua jenis penyakit tersebut di atas, yang paling banyak dijumpai dimasyarakat adalah penyakit tekanan darah tinggi “Primer”. Penyakit darah tinggi baik primer maupun sekunder sukar diketahui secara dini, sebab jarang ada penderita yang sengaja datang berobat dengan alasan penyakit ini, kecuali kalau sudah diketahui sebelumnya, dan terkadang diketahuinya pun secara kebetulan karena berobat untuk penyakit lainnya.
Tekanan darah rendah, sebenarnya sukar untuk digolongkan sebagai penyakit, sebab banyak yang memiliki tekanan darah rendah tetapi sanggup melakukan kegiatan rutin sehari harinya. Tetapi penurunan tekanan darah baru dapat dikatakan bilamana, terjadi penurunan lebih dari 30 satuan untuk tekanan Sistolik, dan lebih dari 15 satuan untuk tekanan diastolik. Yang sering terjadi adalah seseorang sudah memiliki tekanan darah dari awal dan itu bukan termasuk penyakit, melainkan bawaan, demikian juga yang terjadi pada seseorang yang sudah memiliki tekanan darah tinggi dari awal.
Mekanisme tekanan darah
Mekanisme tekanan darah, berdasar pada sistem susunan syaraf pusat yang terdiri dari Baroreseptor (pusat pengatur tekanan) yang ada di dasar otak, dan susunan syaraf otonom yang menyebar mengikuti sumsum tulang belakang.
Siklus Baroreseptor > Hormon > Pembuluh darah merupakan siklus mekanisme Tekanan darah “Primer”.
Sedangkan Siklus Sistem syaraf Otonom (SSO) > Jantung – Ginjal > Pembuluh darah adalah siklus mekanisme Tekanan darah “Sekunder”.
Kedua mekanisme di atas nampaknya memberikan penguatan pada “Pembuluh darah”, untuk melaksanakan pengaturan Tekanan darah, yaitu saling mengimbangi, sehingga tekanan darah senantiasa selalu berada dalam keadaan yang seimbang tidak mengalami kenaikan dan atau penurunan yang drastis. Karena kenaikan dan penurunan yang drastis (di atas 30 satuan untuk Sistolik dan di atas 15 satuan untuk Diastolik) menyebabkan pembuluh darah menjadi “Rapuh” dan mudah mengalami pecah. Hal mana akan sangat berdampak buruk terutama bagi pembuluh darah otak yang begitu halus (1/7 X dari tipisnya sehelai rambut), dan mudah pecah sehingga akan menyebabkan STROKE pendarahan.
Peranan makanan Kesehatan – Supplemen bagi pengaturan tekanan darah
Untuk dipahami bersama, bahwa makanan kesehatan – supplement tidak memiliki khasiat di dalam penurunan tekanan atau kenaikan tekanan darah. Berbeda dengan sejumlah obat obatan yang beredar di masyarakat yang memang diakui memiliki khasiat dan berkemampuan untuk menekan kenaikan tekanan darah dengan berbagai ketentuan, tetapi tidak memiliki khasiat menstabilkan, ketika kerja obat berakhir, maka tekanan darah akan meningkat kembali, sehingga ada beberapa dokter kemudian menyarankan untuk menggunakan jenis obat tertentu tersebut seumur hidupnya. Namun sejumlah pakar kesehatan lainnya tidak sependapat dengan cara itu, mereka lebih memilih untuk menstabilkan tekanan darah pada satu ukuran yang stabil walaupun masih termasuk tekanan darah tinggi, tetapi tidak meningkatkan resiko kerapuhan pembuluh darah. Caranya adalah dengan “cara alami” menggunakan makanan kesehatan – supplemen yang lebih aman dan jauh dari efek samping, walau dikonsumsi dalam waktu jangka panjang.
Peranan produk makanan kesehatan – Supplemen Diamond Interest, seperti GinkoBiloba, Garlic, Dyna HB tab. dan Spirulina masing masing melakukan pengenceran darah, memperbaiki kekuatan pembuluh darah, jantung dan ginjal, mengikat kelebihan zat lemak darah, serta memberikan kecukupan gizi pada setip sistem yang berperan, akan membuat keadaan tekanan darah menjadi lebih stabil dan ideal bagi individu yang bersangkutan.
Cara konsumsi
1. Ginko Biloba Tab 2 kali 1 tablet setiap hari sebelum makan.
2. Garlic Caps 2 – 3 kali 1 kapsul setiap hari sesudah makan.
3. Spirulina Tab. 3 kali 4 tablet setiap hari sebelum makan.
4. Dyna HB Tab. (digunakan pada kasus tekanan darah tinggi yang sukar stabil). Dikonsumsi 3 kali 1-2 tablet sehari.
Beberapa produk di atas dapat dibaca juga penggunaannya disejumlah buku saku yang ditulis oleh dr. Zen Djaja secara lengkap.












Untuk daerah Sumatera Utara
hubungi : 0811 612 868
Budi Mulia Ginting, SP
Bagi Seluruh Distributor di Bogor dan sekitarnya, silahkan Belanja di :
Distributor Centre Bogor
Jl. Raya Tajur Gg. Kudus no. 3
Wangun – Bogor 16720
Telepon : 02518242608 / 08128047576
Atau dapat juga belanja Online di http://www.diamondindonesia.com
Salam Sukses !
Pengiriman Luar kota : via JNE ( ditambah ongkos kirim )
Leave your response!
Halaman
Tour
Kategori
Produk DII
Facebook Fans
Aktivasi BPH
Testimoni Konsumen
Belanja Online
Entrepreneurship
Layanan SMS M-Diamond
Konsultasi Langsung